
Siang ini, Kiara mengantarkan Zaskia dan Liam ke Bandara. Sepanjang perjalanan, Kiara enggan untuk melepaskan pelukan nya pada Zaskia. Bahkan, ia tak membiarkan Liam menyentuh Zaskia sama sekali, dia tidak perduli bahwa tadi malah harusnya menjadi malam pertama untuk Zaskia dan Liam, nyatanya malam tadi, dirinya memilih tidur di kamar pengantin, dan membiarkan Liam tidur di kamar nya.
Kurang ajar memang, namun Kiara tidak perduli, ia hanya ingin menyetok rasa rindu bersama kakak nya. Jangan tanyakan bagaimana reaksi mama Rani, tentu saja dia marah, namun Kiara tidak mendengarkan nya. Ia hanya diam saat di marahi dan di caci kembali oleh mama nya, yang penting dirinya bisa bersama dengan Zaskia.
“Hiks hiks, aku akan kangen banget sama kakak.” Ujar Kiara kembali terisak, saat menyadari mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di bandara, “Aku mau ikut kakak aja yah, hiks hiks.”
“Ya Liam yah, boleh aku ikut hiks hiks.”” Imbuh Kiara menatap pada Liam.
“Kia, nanti kami akan segera pulang kok. Tenang saja, kami pasti akan sering mengunjungi kamu, jangan lupa hasilkan ponakan terbaik untuk kami. Dan aku berharap, nanti, anak kamu dan kami, akan bersahabat seperti kita. Ya gak?” kata Liam menahan haru nya.
Kelemahan nya sejak dulu, Dirinya tidak bisa melihat Kiara menangis. Dia sangat menyayangi Kiara, namun rasa sayang itu hanyalah sebatas sahabat dan adik, karena sejak ia bertemu dengan Kiara, dia begitu kagum. Kiara wanita ang mandiri, meskipun gaya nya tomboy, seperti laki laki, namun dia begitu polos dan manja padanya. Itulah yang ia suka, karena dia ingin seorang adik dulu, namun orang tuanya tidak bisa memberikan nya. Makanya saat ia bertemu Kiara, ia merasa mendapatkan seorang adik, dan ia akan sangat menjaga nya dan menyayangi nya.
“Amiin, oke .. kalau begitu, nanti kamu cepat buat kakak hamil yah.” Ujar Kiara terkekeh, ia menghapus air matanya dan juga ingus nya, lalu ia kembali berkata, “Liam, saat kamu melakukan nya nanti saat kakak ku, hati hati. Jangan menyakiti nya lebih dalam, aku sudah tahu rasanya dan itu sangat menyakitkan, jadi—"
__ADS_1
“Gak usah jadi jadian. Kami lebih tua dari mu, jadi jangan menggurui,” celetuk Liam Menggelengkan kepala nya, ia tak menyangka bisa bisa nya Kiara menasehatinya tentang malam pertama di depan umum.
Kiara langsung tergelak saat melihat wajah kakak dan juga sahabat nya, “Baiklah, kalian hati hati yah. Jaga diri dan segera kabari aku kalau sudah sampai.”
“Baiklah, kamu juga hati hati disini. Kakak berharap, kamu dan Kai bisa bahagia selama nya. Jangan lupakan kami, dan tunggulah kami pulang.” Ujar Zaskia kembali memeluk Kiara.
Tak jauh dari sana, mama Rani melihat ke akraban Kiara dan zaskia, membuat hatinya sedikit terenyuh. Ada sedikit rasa sesak di hatinya, Namun ia berusaha menghiraukan nya. Ia tidak ingin ikut terharu melihat kedekatan mereka, mama Rani segera memanggil zaskia dan menggandeng nya untuk pergi lebih dulu.
“Liam, tolong jaga kakak dan mama ku yah. Katakan sama Mama, kalau aku sangat menyayangi nya,” ujar Kiara lirih sambil menundukkan kepala nya, sejujur nya ia sangat ingin memeluk mama Rani sebelum pergi. Namun ia tidak berani, karena mama Rani sudah pasti akan menolak dan menghindar darinya.
“Perpisahan ini kembali terjadi, dan kini aku membawa Zaskia bersama ku. Maafkan aku Kia, maafkan aku yang selalu meninggalkan mu. Aku tidak bisa berjanji akan segera kembali seperti perpisahan dulu, Tapi aku ingin kamu yang berjanji Kia. Berjanjilah, bahwa kamu akan bahagia, tanpa aku dan juga Zaskia. Jangan habiskan waktu mu untuk menangis, aku mohon, bahagia lah.”
“Liam, kamu, adalah orang terjahat yang ku kenal hiks hiks hiks.” Kiara menangis dengan terus memukul mukul dadaa bidang Liam, hatinya semakin sakit saat mendengar ucapan demi ucapan yang Liam katakan.
__ADS_1
“No, tidak Kia. Aku memang jahat, namun kamu akan bertemu dengan yang lebih jahat dariku. Maka dari itu, aku berpesan padamu, siapkan diri untuk melawan orang jahat itu. Kamu harus menguatkan diri, kamu harus bisa.”
“Apa maksud kamu?” tanya Kia menatap Liam, air matanya masih mengalir di pipi nya, namun Liam malah tersenyum lembut menatap nya.
“Aku sayang kamu, adikku!” ucap Liam, sebelum akhirnya ia ia mengecup kening Kiara dan pergi menyusul Zaskia dan mama mertua nya.
.
.
Mengandung sedikit bawang, mata mommy perih pas nulis 😢😢
.
__ADS_1
Ah iya, mommy baru buat Chat story lagi nih, iseng ikut lomba tentang Reinkarnasi. Fantasi ya Sayang, jadi jangan terlalu baper atau berpikir kok bisa atau segala apa. 🙈 intinya sesuai thema koma #REINKARNASI ... Mampir dong, dukung mommy di lomba itu yah 😍😍🥰🥰🙈 cukup like komen dan ikuti jalan ceritanya 😍😍