
“Anak kamu benar benar keterlaluan Pah!” seru mama Irish begitu marah saat mereka pulang ke rumah, belum menemukan keberadaan putra sulung nya juga, “Bisa – bisa nya dia menghilang seperti ini, di saat acara penting! Mama heran, otak dia itu dimana. Harus nya dia mikir, ini adalah acara kakak ipar nya, mertua nya, istrinya. Harusnya dia mengingat ini! Sungguh memalukan!”
“Sudah lah Mah, tenang dulu. Biarkan duu, kita tunggu dia pulang,” ucap papa Krish berusaha menenangkan istrinya.
Mereka sudah pulang dari satu jam yang lalu, Bastian langsung pergi ke rumah sakit, karena mendapatkan panggilan telfon. Sementara Kiara memilih untuk menginap di rumah nya. Ia ingin menghabiskan waktu bersama Zaskia, karena besok, Zaskia dan Liam akan segera berangkat. Bersama mama Rani juga tentu nya.
Mama Irish sangat murka saat melihat wajah polos Kiara yang tampak pasrah, menunggu kedatangan Kai hingga acara selesai, namun tidak juga datang. Mama Irish tahu, betapa kecewa nya Kiara, namun bagaimana lagi. Papa Krish juga sudah menyuruh asisten nya untuk mencari keberadaan Kai, namun mereka belum memberikan nya laporan.
****
“Kai .. “ panggil seorang gadis yang masih terbaring lemah di atas tempat tidur.
__ADS_1
“Temani aku disini sebentar lagi. Setidak nya, sampai Calvin datang besok pagi.” Ucap nya meminta dengan suara lirih.
“May, aku sudah disini sejak pagi! Kamu bilang Calvin akan segera datang, hingga sekarang, dan kamu masih bilang akan datang besok pagi? Kamu gila?” seru Kai yang sudah lelah menahan emosi nya.
Beberapa hari ini, dirinya sudah di repotkan oleh Maya, sepupu dari sahabat nya, atau lebih tepat nya mantan kekasihnya dulu. Maya ikut dengan nya ke Jakarta saat itu, karena untuk berobat. Kai tidak tahu pasti penyakit apa yang di derita oleh Maya, namun menurut Calvin, umur Maya tidak akan lama lagi, dan keinginan nya hanya ingin bersama dengan nya sebelum maut menjemput.
Awalnya, Maya juga tidak tahu bahwa Kai dan Kia akan menikah, karena saat itu Kai memperkenalkan Kia sebagai karyawan nya. Namun, saat hari pernikahan Kai dan Kia, tanpa sengaja, Maya melihat Calvin membuat story dimana Kia dan Kai memakai pakaian pengantin. Yah, saat itu Calvin merasa kecolongan, karena biasanya, ia akan memprivat story nya, namun ia lupa karena ikut turut bahagia atas pernikahan Kai dan Kia.
Namun, meskipun Maya mengetahuinya, ia memilih berpura pura tidak tahu, dan terus mengubungi Kai dengan alasan membutuhkan bantuan nya. Maya hanya memiliki seorang ayah, namun hubungan nya tak baik. Sejak kehancuran keluarga nya, dia semakin hancur dan akhirnya terjerumus.
Beberapa tahun berlalu, hidup Maya semakin tidak karuan, hingga akhirnya dirinya di vonis penyakit mematikan. Hanya Calvin yang mengetahuinya, namun ia selalu berpesan pada sepupu nya agar tidak mengatakan nya pada siapapun, termasuk ayah nya.
__ADS_1
“Kai, hanya sebentar saja. Lagi pula, kamu bisa bilang ke mama kamu, kalau kamu menginap di Apartment kan? Kenapa harus marah sih,” ucap Maya pura pura tak tahu.
“Bukan masalah itu Ma, tapi—"
“Aaaaahrrrkkk!” Saat Kai belum menyelesaikan ucapan nya, tiba tiba Maya berteriak dan memegang kepala nya dengan sangat erat, hingga membuatnya panik dan segera memanggil dokter agar memeriksa nya.
.
.
.
__ADS_1
.
Kalau kalian di posisi bang Kai, gimana?? apa yang kalian lakukan?? 🙈🙈🙈🙈