Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Hula-hula rafia


__ADS_3

Pagi hari di kediaman keluarga Nolan, tawa seorang Kiara Ayuwidya begitu pecah sat melihat sahabat yang menjadi adik ipar nya sudah memakai sebuah pakaian hula-hula yang terbuat dari tali rafia, serta sebuah hiasan kepala yang terbuat dari bulu ayam dan aksesoris lain nya. Bastian sendiri tak tahu, darimana Kiara bisa mendapatkan bulu bulu ayam tersebut. Tak jarang, wanita itu sampai memukul mukul suaminya dengan gemas, serta mengusap perut nya yang sampai kram akibat terlalu sering tertawa.


Bastian, seorang dokter muda dan ahli waris Rumah sakit KNC, pagi pagi sudah memakai pakaian yang begitu wow. Tentu saja Kiara sudah tak bisa menahan tawa nya lagi, begitupun dengan mama Irish yang juga sejak tadi tertawa terbahak bahak. Sementara itu, dua laki laki dewasa yang tak lain adalah Kai dan papa Krish, sejak tadi hanya diam namun juga menahan tawa nya.


“Bang, gak mau ah! Abang aja yang datang! Sumpah gak banget!” kesal Bastian menatap kakak nya dengan tatapan marah, kesal dan benci.


“Loh, kemarin kamu sudah sepakat ya Bas!” ancam Kiara menatap tajam pada Bastian.


“Ra, kamu bilang kemarin bang Kaisar mau ke luar kota kan. Dia gak jadi pergi, lagian kan Kenzo anak kalian berdua, kenapa jadi aku sih yang harus kaya gini!” sungut nya dengan kesal.


“Tapi kan om Bastian, om kesayangan nya Ken.” Jawab Kenzo polos sambil menikmati susu nya.


“Tau ah, udah kamu pergi sama papa kamu, atau sama Opa tuh!”

__ADS_1


“Eh, papa mau kerja Bas. Hari ini ada jadwal operasi, sementara kamu? Kemarin papa lihat jadwal kamu kosong hari ini.” saut papa Krish dengan senyum khas nya membuat Bastian semakin kesal.


“Ayo Om, kita mesti ke apartment dulu, jemput kakak cantik!” ken langsung menarik tangan Bastian saat sudah menghabiskan susu di gelas nya.


“Tunggu, kaka cantik? Di apartment?” tanya mama Irish menyaut ucapan Ken.


“Oma gak tau ya, kan di A—“


“Bastian, tunggu dulu. Maksud Ken tadi apa?” tanya mama Irish masih penasaran.


“Udah deh Mah, jangan kepo sama urusan anak muda. Jadi intinya, anak ganteng Mama udah gak jomblo lagi, jadi berhenti jodoh jodohin Bastian!” kata Bastian dengan tegas, lalu ia segera menyusul Ken yang sudah lebih dulu masuk ke dalam mobil.


****

__ADS_1


Mengendarai mobil nya, kini Bastian dan Ken menuju ke Apartment. Di sana, Nisa di buat terpaku melihat penampilan Bastian. Antara percaya dan tak percaya, tak ada ekspresi apapun di wajah Nisa. Namun hanya beberapa detik, tawa nya langsung pecah saat Ken menyuruh nya tertawa.


“Hahahaha, astaga. Aduh perut ku sakit hahaha.” Nisa yang tadi awalnya sempat kesal, lantaran Bastian mengajak nya pergi tiba tiba tanpa rencana sebelum nya. Namun saat sudah di dalam mobil dirinya baru tersadar bahwa penampilan Bastian sangat menghibur dan menghapus kekesalan nya.


“Diem gak!” sentak Bastian dengan kesal, bukan takut, tawa Nisa malah semakin pecah. “Ken, awas aja kalau sampai kamu keceplosan ngomong lagi di depan Oma sama Opa. Habis kamu nanti sama Om!” ancam Bastian menatap Ken dari balik kaca spion nya.


“Bas, jangan mengancam anak kecil!” seru Nisa tak kalah sengit pada Bastian.


“Ckck, diem juga kamu!” kata Bastian menatap Nisa sekilas, “Bastian, kasih pakaian yang di sebelah kamu sama tante Nisa!” suruh Bastian, dan Ken pun segera memberikan sebuah paper bag, dimana isinya sebuah pakaian hula hula juga yang sama dengan Bastian dan juga Ken.


“What! Bastian kamu jangan gila!” seru Nisa juga tak terima di suruh memakai pakaian yang sama dengan Bastian.


“Pakai, dan drama kita di mulai dari sekarang! Karena keluarga ku tau kalau aku pergi sama pacarku, dan otomatis pasti mama ku sudah menyiapkan informan di sekolah Ken!” tegas Bastian membuat Nisa mau tak mau harus menurut.

__ADS_1


__ADS_2