Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Membujuk


__ADS_3

Bandar udara Paris- Charles de Gaulle, seorang laki laki paruh baya, terlihat begitu tergesa melangkahkan kaki nya saat ingin mengejar waktu agar tak tertinggal pesawat. Ia semakin mempercepat langkah kaki nya, sambil berbicara lewat telfon dengan asisten nya yang Masih akan stay di Paris, karena pekerjaan nya belum usai.


Dengan terpaksa, ia meninggalkan Paris, ia harus segera kembali ke Indonesia karena ia mendapatkan kabar bahwa putrinya kecelakaan. Baru beberapa bulan lalu, putrinya di operasi dan masih masa pemulihan, namun kini ia harus kembali menjalankan operasi karena kecelakaan yang ia alami.


Brukk!


Karena fokus nya terbagi, hingga tanpa sengaja ia menabrak seorang wanita paruh baya yang tengah berdiri di sana dan hampir membuat wanita itu terjatuh andai ia tak sigap menangkap nya. Untuk sesaat mata mereka bertemu, saling menatap hingga tiba tiba


“Hilton!”


“Rita!"


Seru keduanya bersamaan. Mereka pun tertawa dan tidak menyangka, setelah sekian lama mereka tidak bertemu, dan kini akhirnya bertemu kembali, saat sudah pada tua. Yah, tua, karena umur mereka tak muda lagi.

__ADS_1


“Astaga, bagaimana kabar mu, nampak nya kau sedang terburu buru,”ujar Rita saat melihat wajah Hilton yang gelisah.


“Iya, aku harus segera ke indonesia, anakku kecelakaan,” ujar nya.


“Ah, sama kalau begitu. Aku juga akan pulang ke Indonesia, mungkinkah kita satu pesawat?” canda Rita tertawa, “Aku sedang menunggu suami dan anak ku, astaga, aku heran mengapa mereka sangat lelet!” decak Rita menggelengkan kepala nya.


“Maafkan aku Rita, sepertinya aku harus segera pergi, ah iya, ini kartu nama ku. Semoga, saat di Indonesia kita bisa bertemu lagi,” ujar Hilton lalu ia kembali melanjutkan jalan nya, Rita hanya mengangguk, menatap punggung Hilton yang kini masih begitu kokoh dan sikap nya sejak dulu tak berubah. Selalu mengutamakan keluarga.


‘Tunggu, dia bilang putri nya atau anak nya? Eh, itu bukankah sama saja, tapi siapa putri atau anak nya itu? Apakah mereka pada akhirnya menikah? Woahh, saat sampai Indonesia, aku harus menemui mereka. Seenak nya saja setelah sekian lama mereka tidak mengabari ku tentang kabar bahagia ini, dasar teman tiada akhlak!” umpat Rita mengingat kembali persahabatan mereka dulu.


“Sayang, sudah dong. Jangan merajuk terus, aku bingung,” rengek Kai saat sudah berada di dalam kamar nya bersama Kiara.


Istrinya masih mendiamkan nya sejak dari rumah sakit, masih acuh dan cuek, tidak memperdulikan nya sama sekali. Padahal Kiara sangat tahu, bahwa dirinya sangat tidak bisa bila di diamkan, itulah kelemahan Kai. Padahal, ia tidak melakukan kesalahan apapun, ia jujur dan mengajak Kia saat menemui Maya di rumah sakit. Dan Kiara melihat sendiri, bagaimana dirinya saat melihat Maya, itupun dari kejauhan tidak mendekat atau berbicara langsung.

__ADS_1


“Sayang ... “ bujuk Kai lagi, kini ia memeluk Kia dari belakang, dengan posisi Kia tidur miring membelakangi Kai.


“Udah dong, nanti jelek nya ilang loh.” Bisik Kai, sukses membuat mata Kiara mendelik tajam, “Eh cantik nya maksud ku. Udah dong, kamu—"


“Udah deh, kamu itu tidak ada bakat nge gombal sama sekali, jadi jangan sok!” cetus Kiara menarik selimut nya dan hendak menutup kepala nya. Namun, dengan cepat pula, Kai menahan nya dan ikut masuk ke dalam selimut.


“Kaiii!” jerit Kiara saat Kai malah memaksa membalikkan tubuh nya dan menindih nya di balik selimut.


“Kalau kamu masih mau diem, kita lihat sejauh mana kamu akan diem,” kata Kai, lalu dengan gerakan cepat, ia membungkam bibir Kiara dengan bibir nya, agar istrinya tidak berteriak kembali.


Walau pun sebisa mungkin, Kiara menolak, memberontak dan mencoba menahan Kai, namun pada akhirnya, dirinya kalah. Kai begitu handal dan pandai merayu nya dalam keadaan seperti itu. Dan kini, kamar itu hanya berisi suara suara indah dan merdu yang keluar dari mulut kedua insan yang sedang di mabuk cinta.


.

__ADS_1


.


Kai emang paling berbakat dalam membujuk 🙈🤣🤣


__ADS_2