Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Semakin berani


__ADS_3

Kiara mengira bahwa Kai benar benar sudah pergi, terlebih tadi laki laki itu sudah membanting pintu saat menutup nya, makanya ia pun memberanikan diri bangkit dari bath tup menuju bilik shower. Namun, saat ia hendak membuka bilik kaca untuk mandi shower itu, tiba tiba Kai kembali membuka pintu kamar mandi, hingga membuat nya hendak berteriak.


“Aaaaaa .. emmmtthh!” Jangan teriak lagi, bisik Kai membungkam mulut Kiara dengan telapak tangan nya.


Tubuh Kiara semakin meremang dan menegang hebat. Ia tak menyangka bahwa Kai tiba tiba masuk kembali ke dalam kamar mandi, dan kini ia sedang berdiri di depan laki laki itu, dengan keadaan naked. Rasanya Kiara ingin bunuh diri saat ini juga.


“Angkat, dan jangan teriak.” Kata Kai hendak membuka telapak tangan nya yang masih stay di mulut Kiara.


“Ha- halo kak,” jawab Kiara dengan suara bergetar, malu, kesal, marah semua bercampur jadi satu. Sesekali ia melirik ke atas, melihat wajah Kai yang kini tengal mengadah kan kepala nya juga ke atas, entah apa yang di lihat oleh Kai di atas sana.


“Kia, kamu kemana saja. Dari tadi kakak telfonin kamu gak di angkat angkat!” kata Zaskia sedikit kesal di ujung telfon sana.


“Ma- maaf Kak, ta- tadi Kia lagi ma- mandi.” Jawab nya masih terbata.


“Kia, kamu sakit? Atau kamu kenapa? Ada yang menyakiti kamu? Kenapa suara kamu kaya orang ketakutan gitu. Jawab Kia, kamu dimana?” tanya Zaskia menjadi panik saat mendengar suara Kiara yang seolah tengah menahan takut.

__ADS_1


“Gak! Ki- Kia gapapa Kak, Ki- Kia ... “ Kiara memejamkan matanya dan menarik napas nya sedalam mungkin, “Ka- kakak kenapa? A- ada apa nelfon Kia.” Tanya Kiara to the pint.


“Ah iya, kakak Cuma mau bilang. Besok pagi, kamu ke rumah yah, temani kakak.” Kata Zaskia.


“Be- besok? Oke, okelah besok aku ke sana kak, ahh!” Kiara begitu terkejut saat merasakan sesuatu yang aneh di belakang sana, hingga membuat nya tersentak.


“Kiara, kamu kenapa sih?” tanya Zaskia kembali panik, “Kamu beneran gapapa?”


“Hah, eng- enggak kak, Kia gapapa, hhmmmzt!” Kiara kembali menahan napas nya, mata nya langsung menatap tajam pada Kai yang semakin mengeratkan pelukan nya, hingga membuat suatu benda terbangun dari tidur nya.


“Aku sudah terlanjur melihat nya, dan seperti nya aku—“ Kai tidak melanjutkan ucapan nya, karena memang pada nyatanya, ia kalah. Ia kalah dengan nafsu nya, ia sudah tidak bisa menahan nya. Dengan cepat, ia menarik dagu Kiara dan mencium nya.


Kiara semakin terkejut, matanya membola, dan tangan nya langsung lemas, dengan sambungan telfon yang masih terhubung dengan Zaskia.


“Buka mulut kamu,” bisik Kai, dan entah mengapa, Kia menuruti perintah Kai. Ini adalah ciuman pertama nya dengan laki laki. Dan itu adalah Kai, suaminya sendiri, yah inilah ciuman pertama mereka, mungkin beberapa waktu lalu, Kai pernah mengecup bibir nya, namun itu hanya sebuah kecupan, sementara ini benar benar ciuman.

__ADS_1


Ciuman yang awalnya perlahan dan lembut, namun semakin lama semakin menuntut dan kasar. Berulang kali Kiara mengeluarkan suara desahaan saat Kai menggigit bibir nya dan menggelut lidah nya. Kiara terbuai, ia ikut hanyut dalam permainan Kai, hingga ia melupakan Zaskia.


“Kiara, halo Kia!” teriak Zaskia seketika membuat Kiara sadar, dan ia langsung melepaskan pagutan nya dengan Kai.


“I- iya Kak, ha- halo. Be- besok aku ke sana kak. Pagi, yahhh pagi aku ke sana, hemmm,”. Tanpa berkata lagi, Kiara segera mematikan sambungan telfon nya. Kiara suadh tidak bisa menahan ******* nya, karena saat ini tangan Kai sudah mulai berani menyentuh bagian demi bagian dari tubuh nya.


.


.


.


Oh noo .. Oh noo ... Oh no no no no 🙈🙈


Mommy gak mau nerusin, takut kebablasan 🙈🤣🤣

__ADS_1


__ADS_2