
"Mama mau buat apa Ma?" tanya Kiara saat melihat mama Irish tengah sibuk di dapur.
"Mama mau buat pasta, kamu mau?" tawar mama Irish menatap Kiara sebentar lalu fokus kembali pada masakan nya.
"Gak mau, Kia mau mie instan saja Mah," rengek Kiara mendekati mama Irish dan berusaha membujuknya.
"Mie Instan?" tanya mama Irish dengan mata memicing, "Kemana suami kamu?"
"Ada di kamar. Dia gak ke kantor hari ini, makanya Kia gak bisa makan," rengek nya lagi memanyunkan bibir kesal.
Mama Irish menghela nafas nya kasar, ia tahu bagaimana anaknya sangat menjaga menantu dan cucunya. Tapi, menurut mama Irish, memang Kai sedikit kelewatan. Kiara sudah menginginkan makanan itu sejak kemarin, ia kira bahwa Kiara sudah mendapatkan nya, tapi ternyata belum.
"Ya sudah, mama buatkan." mama Irish pun segera mengambil panci dan hendak membuatkan mie instan untuk Kiara.
__ADS_1
Setelah beberapa menit, makanan itu sudah siap tersaji dan siap di makan. Kiara segera duduk di meja makan dan segera melahap nya, mumpung Kai masih tidur di kamar, dan Ken masih sekolah. Jadi tidak akan ada yang mengganggu nya. Pikirnya.
Namun siapa sangka, baru dua suap ia menyendok makanan tersebut. tiba tiba saja Kai sudah datang dan segera mengambil mangkuk makanan nya.
"By!" seru Kiara menatap marah pada suaminya.
"Astaga, Kai. Biarkan saja kenapa sih? Toh juga tidak setiap hari," ucap mama Irish langsung menghampiri anak dan menantu nya.
"Tapi Mah—"
"Kaisar!" seru mama Irish ikut marah menatap anak nya, sementara Kiara, ia hanya diam menikmati perdebatan suami dan mertuanya sambil memakan kacang goreng hang ada di meja makan.
"Mah, semalam Kai sudah membuatkan mie instan untuk Kia, apakah masih kurang?" jelas Kai pada akhirnya hingga membuat mama Irish terdiam.
__ADS_1
Benarkah seperti itu? pikir mama Irish, tapi kenapa Kia tidak mengatakan nya? ia berfikir Kia belum mendapatkan apa yang di inginkan sejak kemarin itu.
"Sayang, benarkah?" tanya mama Irish menatap menantu nya.
"Cuma dikit doang Mah, masih kurang. Dia pelit," adu Kia lirih melirik ke arah suaminya.
"Astaga, dikit?" ucap Kai tak habis pikir, "Dua bungkus mie instan di tambah dua telur dan empat bakso, kamu bilang CUMA sedikit, astaga Sayang." Kai sampai tak habis pikir, ia benar benar tak menyangka istrinya akan berkata seperti itu.
"Itu dikit By, masih kurang. Kamu lupa, anak kamu itu dua disini. Jadi dua bungkus ya cuma buat mereka doang. Sementara aku? Aku kan juga pengen," cetus Kiara mendengus.
"Kamu bisa makan makanan yang lain sebanyak yang kamu mau. Tapi tidak dengan junk food dan mie instan. Aku gak suka dan aku tidak mau!" kata Kai dengan tegas.
"Kamu gak mau, gak suka. Lah tapi kan aku dan anak kamu mau, dan kami juga suka!" kata Kiara yang terus membantah ucapan suaminya.
__ADS_1
"Kia ... " panggil mama Irish pelan.