
Sebenernya tuh, mommy gak mau up lagi untuk malem. Karena mommy lihat komen kalian menurut, jadi mommy pikir kalian udah mulai bosen. Tapi mommy ingat ini malem Minggu, jadi ya sudahlah ini mommy kasih satu bab lagi ... 🥰😘😘
.
.
.
“Itu muka apa jemuran kehujanan? Lecek amat!” ucap Bastian yang baru saja datang dan bergabung dengan Kiara di tepi kolam renang.
Karena merasa pusing, akhirnya Kia memutuskan untuk merendam kakinya di kolam renang, sambil bermain ponsel di temani dengan segelas jus jeruk dan beberapa cemilan, “BT, kesel, dongkol, terus apa lagi yah? Ah pokok nya lagi males aja.”
“Pengantin baru juga, bukan nya mesra mesra an di kamar,” goda Bastian sambil menyomot cemilan milik Kiara.
__ADS_1
“Mau aku ceburin gak?” Kiara langsung menatap tajam Bastian dan hendak memukul nya dengan ponsel.
“Gak usah repot repot, aku udah mandi kok,” kata Bastian menyengir kuda.
“Kok gak ke rumah sakit? Kemarin aja pas aku nikah, kamu ngilang karena ada panggilan. Sekarang malah nganggur, dasar adik gak ada akhlak kamu!” omel Kiara memberengut kesal.
“Enak aja, aku gak nganggur yah. Ini aku lagi tugas juga loh.”
“Tugas apa?” tanya Kiara langsung mengerutkan dahinya menatap Bastian.
Sore itu, akhirnya, Kiara di temani oleh Bastian di pinggiran kolam renang. Kiara yang sebelumnya tengah kesal dan marah pada Kai, kini langsung lupa dan sudah kembali ceria lagi dengan mengobrol dengan Bastian. Begitulah persahabatan di antara mereka, dengan Bastian, Kiara merasa ia menemukan sosok Liam yang dulu ia kenal sebelum Liam bertemu dnegan zaskia. Namun, saat Liam bertemu dan mengenal Zaskia, sikap Liam padanya sedikit berubah. Terlebih saat Liam berada di luar negri, sangat jarang sekali membalas chat nya, namun ia sering melihat Zaskia selalu tertawa lepas saat di dalam kamar.
Zaskia tidak pernah mengatakan bahwa ia sedang saling membalas chat dengan Liam, namun Kiara tahu saat tanpa sengaja ia melihat notif di ponsel Zaskia. Karena penasaran, ia pun membuka dan ia memastikan tanggal dan waktu nya kapan.
__ADS_1
Sakit? Jangan tanyakan lagi. Namun Kiara sangat pandai menutupi nya, bahkan hingga akhir, dimana saat ia memutuskan untuk melepas Liam dan menerima perjodohan nya dengan Kaisar.
****
“Hari ini kamu masuk ke kantor lagi,” ucap Kai saat sudah rapi dengan pakaian nya.
“Enggak! Aku mau mencari pekerjaan lain!” jawab Kiara sedikit ketus sambil merias dirinya, masih dengan mengenakan bathrobe di tubuh nya.
Beberapa hari sebelum menikah, Zaskia sudah mengajarkan bagaimana cara make up dan berpakaian yang benar. Bukan selama ini Kiara tak memakai pakaian benar, namun Zaskia mengajarkan nya untuk benar benar berubah menjadi seorang wanita. Memakai rok, sepatu hak dan juga rambut rapi.
Awalnya, Kiara menolak, namun saat setiap ia melihat dirinya setelah ber make up, terutama saat hari pernikahan nya, dimana hampir semua orang tak mengenali nya, bahkan Kai pun pangling padanya. Ia pun memutuskan untuk mengiyakan saran dari Zaskia.
“Kemana?” tanya Kai mengerutkan dahi nya, ia menatap Kiara yang masih fokus dengan berbagai alat make up di tangan nya.
__ADS_1
“Dimana aja, yang penting gak deket sama kamu!” jawab Kiara lagi masih ketus.
“Belum ada keputusan dari kantor masalah surat pengunduran diri kamu. Dan juga, kamu masih karyawan di KNC, jadi jangan coba coba untuk melamar di tempat lain, kalau kau tak ingin orang lain kena imbas nya!” Setelah mengatakan itu, Kai pun memilih untuk pergi meninggalkan Kiara lebih dulu.