Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Maya


__ADS_3

“Maya,” gumam Kai begitu pelan, namun Kiara masih mampu mendengar nya.


“Aku kangen banget sama kamu,” ucap gadis yang bernama Maya itu dan tanpa aba aba langsung memeluk Kai begitu saja di depan Kiara.


Deg!


Entah mengapa, hati Kiara mendadak terasa sedikit nyeri, tanpa sadar, tangan nya menyentuh dadaa. Ia tidak tahu ada apa dengan hatinya, apakah ia cemburu? Kiara menggelengkan kepala nya, ia tidak menyukai Kai, ia tidak mungkin cemburu kan. Batin nya.


Sementara Kai yang masih sangat syok saat di peluk tiba tiba oleh Maya hanya mampu terdiam. Cukup lama Maya memeluk Kai, namun Kai tidak membalas nya, tangan nya masih memegang sebelah tangan Kiara. Dengan perlahan, Kiara berusaha melepaskan tangan nya, setelah terlepas, ia memilih masuk terlebih dulu. Ia berusaha cuek dan bdoo amat tentang perasaan nya, dan juga ia berusaha memasang muka tebal karena ia tidak mengenal pengantin nya. Setidak nya, tadi siang ia sudah bertemu dengan Calvin, walau sebentar. Lagi pula, dirinya memakai seragam, jadi pasti orang mengira bahwa dirinya adalah kerabat nya, jadi tak apa bila dia asal selonong begitu saja tanpa menunggu Kai.


“Kaira kok kamu sendiri?” tanya Calvin saat Kiara mendekati nya untuk memberikan ucapan selamat.

__ADS_1


“Namaku Kiara, bukan Kaira,” cetus Kira semakin kesal.


“Ah ia, sorry. Nama kalian itu hampir sama, lidahku jadi kesleo,” jawab Calvin terkekeh.


Kiara menghela napas nya dengan kasar, “Oh iya, selamat yah. Sorry, aku tidak membawa kado, karena manusia kasar itu membawa ku kemari dadakan kaya tahu bulat. Aku Cuma bisa kasih kado ucapan gapapa yah, konon katanya, doa orang teraniaya itu di kabulkan sama Tuhan.” Celoteh Kiara panjang lebar, malah membuat Calvin dan istrinya semakin sulit menahan tawa.


“Aku doakan, semoga pernikahan kalian bahagia selamanya, cepet di kasih baby yang lucu dan menggemaskan. Dan aku berdoa, semoga anak kalian nanti secantik aku dan sebaik aku. Amiin.”


“”Oh salah, oke, berarti secantik kakak nya, ah iya aku tidak tahu nama nya,” ucap Kiara polos sambil menyengir.


“Hahaha, Kiara, berapa umur kamu. Ya Tuhan, kamu sangat lucu,” jawab istri Calvin masih dengan tawa nya, “Nama ku Anne,” imbuh nya mengulurkan tangan nya untuk Kiara.

__ADS_1


“Oke kak Anne, namaku Kiara. Ingat yah, Kia, K I A bukan Kaira.” Kata Kiara menekan kan namanya.


“Oh iya, apa maksud mu tadi doa orang teraniaya di kabulkan. Mengapa kau teraniaya?” tanya Anne mengerutkan dahi nya.


“Aku kelaparan,” ucap Kiara memelas, sambil mengusap perut nya, “Bolehkah aku makan? Nanti saat hari pernikahan ku, kalian datang lah agar aku bisa mengganti makanan yang sudah ku makan hari ini,” katanya terkekeh sendiri.


“Hahahaha, Kiara astaga. Kemana Kai?” Calvin mengedarkan pandangan matanya untuk mencari keberadaan Kai, namun ia belum juga menemukan nya.


“Entahlah, mungkin dibawa makhluk halus kali,” jawab Kiara cuek, “Ya udah, aku ke sana dulu yah. Bye bye, makasih Calvin, dan salam kenal buat kak Anne,” ucap Kiara lalu memeluk Anne sekilas dan pamit menuju stand makanan.


Calvin dan Anne kembali menghela napas nya, mereka tahu dimana Kai saat ini, namun mereka tak ingin membuat Kiara semakin sedih, maka mereka memilih seolah pura pura tidak tahu.

__ADS_1


__ADS_2