Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Berdamai


__ADS_3

“Kai, maaf ... “ cicit Kiara pelan dan begitu lirih saat sudah sadar dan membuka matanya.


Hal pertama yang ia lihat adalah Kaisar. Lagi dan lagi, dirinya berhasil membuat suaminya khawatir dan bersedih. Rasa bersalah Kiara semakin menyeruak saat tangan kai terus menggenggam tangan nya yang sedang berada di atas perut.


“Tidak apa, tapi aku mohon jangan ulangi. Aku takut, aku takut terjadi apa apa sama kalian berdua. Kamu tahu kan, aku sangat menyayangi kalian,” ujar Kai lembut dan langsung mencium kening serta tangan Kiara.


“Hemm ... “ jawab Kiara dengan sedikit memejamkan mata.


“Apa aku harus memanggil dokter Silvi? Apa yang kamu rasakan hem? Masih sakit?”


“Tidak, aku sudah baik baik saja.” Jawab Kiara sedikit menyunggingkan senyum. Ia merasa sangat beruntung karena kini di hidupnya sudah memiliki Kai. Laki laki yang awalnya sangat ia benci dan musuhi, kini ia tidak menyangka bahwa laki laki itulah yang menjadi pelindung nya.

__ADS_1


Cklek!


Saat Kai dan Kia sedikit berbincang, tiba tiba pintu di buka membuat pandangan keduanya langsung teralihkan. Mama Rani, ia berdiri di ambang pintu, matanya saling bertemu dengan mata miliki Kiara, dengan sedikit menghela napas berat, perlahan dan pasti, mama Rani mulai melangkahkan kaki nya untuk mendekati brankar Kiara.


“Mama,” panggil Kiara masih dengan senyum menghiasi wajah nya, ia begitu bahagia karena kini akhirnya mama Rani masih mau menemui nya. Dan dari pandangan mama Rani yang Kiara tangkap, sepertinya mama Rani sudah mau memaafkan nya, itulah yang ada di pikiran Kiara.


“Ba- bagaimana keadaan kamu?” tanya mama Rani sedikit gugup dan terbata. Ia sudah merasa lega saat melihat Kiara sudah sadar. Namun, lidah nya masih terasa sangat kelu dan kaku untuk memulai obrolan dengan Kiara.


“Kiara baik mah. Apalagi ada mama disini, Kiara langsung sembuh,” jawab Kiara dengan senyum yang terus mengembang di wajah nya, namun senyum itu malah membuat air mata mama Rani semakin deras mengalir di wajah nya, “Mama kenapa menangis?” tanya Kiara sedikit bingung.


“Mama—“ Kiara hendak mendudukkan dirinya, namun dengan cepat mama Rani menahan nya. Ia tahu bahwa kondisi Kiara kini kurang baik. Kandungan nya lemah, dan mungkin secara tidak langsung ini adalah karena dirinya.

__ADS_1


“Jangan banyak gerak. Kamu masih sakit,” cegah mama Rani membuat senyum Kiara kembali terbit.


“Mama khawatir sama Kiara? Mama udah maafin Kiara? Mama udah gak marah lagi sama Kia? Mama udah-“


“Sssttt!” potong mama Rani memberikan isyarat agar Kiara menghentikan pertanyaan nya, “Kia, ada yang mau mama bicarakan, jadi tolong dengarin mama.” Pinta mama Rani pelan.


“Kiara akan selalu mendengarkan mama,” jawab Kiara begitu antusias.


“Mama mau meminta maaf sama kamu. Maafin mama atas segala sikap mama sama kamu selama ini, mama sadar bahwa mama sudah salah memperlakukan kamu selama ini, maafin mama. Mama menyesal, hiks hiks.” Ujar mama Rani yang kini kembali menangis merutuki kesalahan nya.


“Mah, apapun yang sudah mama lakukan sama Kia, mama gak salah. Takdir memang terkadang tidak adil sama Kia, tapi sekarang Kia sudah bahagia karena mama akhirnya mau memaafkan Kia. Mama mau menyebut nama mama untuk Kia, dan mama sudah mau menjenguk Kia disini, Kia seneng banget.” Kiara merentangkan kedua tangan nya, meminta mama Rani untuk memeluk nya, dan tanpa berkata lagi, mama Rani segera memeluk Kiara dengan erat dan keduanya saling terisak dalam pikiran masing masing.

__ADS_1


“Aku seneng, akhirnya hari ini tiba. Hari dimana aku melihat Kia dan Mama berpelukan dan saling menyayangi seperti ini,” gumam Zaskia yang melihat mama Rani dan Kiara dari celah kaca pintu kamar perawatan Kiara.


“Hem, aku juga bahagia, cup.” Liam segera merengkuh tubuh istrinya dan memberikan kecupan di kening nya. Dan jangan tanyakan bagaimana reaksi Kaisar, ia hanya mampu mendengus kesal di kursi ruang tunggu. Bukan tak bahagia, ia hanya kesal melihat dua pasangan yang malah memamerkan kemesraan di depan nya, sementara Kai tidak bisa berbuat banyak, lantaran istrinya masih berada di dalam bersama mama nya, jadi dirinya hanya sendirian.


__ADS_2