Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Surat dari Maya


__ADS_3

Dear my sister ....


Kiara, aku gak tahu apakah aku masih di berikan waktu untuk menjelaskan ini semua padamu secara langsung, dan aku juga tidak tahu apakah Tuhan akan mengizinkan aku bertemu dengan mu terlebih dulu. Hanya untuk berjaga jaga, aku menulis surat ini dan semoga bisa sampai ke kamu. Dan, aku sangat menyesal mengapa pertemuan kita begitu singkat.


Pertama, aku ingin meminta maaf padamu, karena aku mungkin pernah menyakiti kamu.


Kedua, aku juga ingin meminta maaf kalau aku masih mencintai suami kamu.


Kiara, beberapa saat yang lalu, aku mendengar pembicaraan papa dan tante Rita. Mereka sedang membahas seorang wanita yang ternyata foto nya sangat mirip dengan mu. Aku penasaran, karena itu bukanlah foto mama ku. Aku tidak tahu itu siapa, tadinya aku berfikir bahwa itu adalah kamu, tapi ternyata aku salah. Itu bukan kamu, tapi ternyata wanita dari masa lalu papa ku, Adelia.


Mungkin, kamu akan bingung dan terkejut karena aku memanggil mu my sister. Hihihi, sejujurnya lidah ku juga sedikit kelu mengatakan hal itu, tapi aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya memiliki saudara.

__ADS_1


Kiara, aku sudah menyelidiki siapa wanita yang bernama Adellia itu. Dia adalah kekasih papa ku, dan juga ibu kandung mu. Aku tahu bahwa kamu memiliki papa yang bernama Zaki. Tapi asal kamu tahu, dia bukan papa kandung kamu. Mama kamu, hamil saat hubungan nya dengan papa putus. Dan saat itu, papa ku langsung pulang ke Paris untuk menikah dengan mama ku.


Mama kamu hamil seorang diri Ra. Dan papa kamu Zaki itulah yang menyelamatkan mama kamu dari segala keterpurukan nya. Namun sayang, saat mama kamu melahirkan kamu, dia pendarahan hebat dan akhirnya dia pergi. Papa Zaki membawa kamu pulang ke rumah nya, dengan mengatakan bahwa kamu adalah anak nya. Karena papa Zaki mu marah dengan papa ku. Memang benar sih, menurut ku juga papa ku kurang gentle dan sedikit kurang ajar. Tapi memang itulah yang terjadi.


Di tengah tengah masa pemulihan ku, aku tidak bisa istirahat, kau hanya ingin mencari bukti untuk membuktikan bahwa kamu memang anak papa. Dan aku berhasil Ra, kamu bisa melihat foto foto yang ada di bawah map ini, juga ada beberapa keterangan dari rumah sakit dimana mama Adelia di rawat sampai melahirkan kamu. Dan juga, dimana mama kamu di makam kan.


Rencana nya, besok aku akan mengunjungi makam mama kamu, bila nanti benar adanya dan semua bukti sudah ada. Baru aku akan menemui kamu, dan aku berharap kamu mau menerima aku sebagai kakak kamu, walau sebenarnya aku bukan anak kandung papa. Aku anak pungut Ra, hidup ku sudah hancur, tapi aku berharap dengan adanya kamu, aku bisa menjadi kakak yang baik, maksud ku berusaha menjadi lebih baik lagi, #Emot tertawa


Ra, aku sudah mengikhlaskan Kai untuk kamu, terlepas dari benar atau tidak nya kamu adalah anak kandung papa. Tapi aku sudah melihat Kai bahagia, itu sudah cukup. Aku cukup sadar diri, aku yang sekarang bukan aku yang dulu, aku sudah hancur, dan aku sudah tidak pantas lagi untuk Kai. Aku berdoa, semoga kamu dan dia bahagia, juga kalian akan segera di berikan momongan yang lucu, agar aku bisa di panggil aunty, aku rasa itu tidak buruk.


Doakan aku menemukan pemakaman mama Adellia ya Ra. Dan aku pastikan, kamu dan papa akan segera bersama, dan untuk mama angkat kamu atau mama Rani itu, aku sudah menemui nya, dan mungkin tidak lama lagi, dia akan segera kembali ke Indonesia. Aku hanya berharap kamu menemukan kebahagiaan, juga keadilan.

__ADS_1


Bahagia lah adikku, Kiara ...


Brukkk!


Tubuh Kiara langsung terjatuh di lantai. Air matanya tak henti mengalir saat membaca surat yang di tulis Maya sewaktu belum kecelakaan. Dan kini, ia tahu bahwa Maya kecelakaan karena ingin mencari keberadaan makam mama kandung nya. Bagaimana bisa? Betapa bodoh nya wanita itu, saat keadaan nya belum pulih sepenuh nya, dia nekat menyetir mobil dan berkeliling kota hanya untuk mencari bukti.


“Dasar bodoh, hiks hiks hiks. Kenapa hiks hiks, kenapa kamu begitu bodoh!” umpat Kiara terus memukul mukul dada nya yang kian terasa sangat sesak.


Membayangkan wajah Maya yang begitu antusias dan bahagia saat menulis surat dan segera ingin menemuinya. Maya tidak jahat, dia hanya haus akan kasih sayang, persis seperti dirinya, namun bedanya, Kiara masih memiliki Zaskia dan Liam yang selalu ada untuk nya. Berbeda dengan Maya yang malah terjerumus dalam pergaulan bebas.


Kini, Kiara baru sadar dan paham, mengapa Maya sangat ingin memeluk nya saat di rumah sakit. Maya hanya ingin di peluk oleh keluarga nya di saat saat terakhir nya, dan betapa bodoh nya Kiara yang saat itu tidak peka, sungguh ia sangat menyesali semuanya.

__ADS_1


‘Terimakasih Maya, terimakasih kakak. Yah, kini aku memiliki dua kakak hiks hiks hiks,’ gumam Kiara terisak sambil memeluk sebuah foto Maya yang tengah tersenyum ceria bersama dua orang tuanya. Kiara yakin, foto itu adalah moment dimana keluarga nya belum hancur dan dirinya masih menjadi gadis baik baik.


Kiara sungguh menyayangkan, mengapa dulu Maya bisa berkenalan dengan teman yang salah. Andai Maya berteman dengan orang tepat, tentu dirinya tidak akan terjerumus sejauh ini.


__ADS_2