Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Kembali ke Paris


__ADS_3

“Apakah mama dan kakak akan kembali ke Paris?” tanya Kiara dengan mata berkaca-kaca.


“Iya Ra, kami harus kembali di sana. Kamu tahu kan kantor Liam ada di sana, dan kami pulang kemari karena ingin melihat keadaan kamu. Nanti, saat kamu melahirkan, kami janji akan pulang lagi,” Ujar Zaskia memberi pengertian pada Kiara.


Sebenarnya berat bagi Kiara melepas mama dan kakak nya lagi. Baru beberapa hari hubungan nya dengan mama Rani membaik, dan kini mereka sudah harus pamit akan kembali ke Paris. Mama Rani duduk di samping Kiara yang sedang duduk di ranjang rumah sakit, ia mengusap tangan Kiara dengan lembut, menyandarkan kepala Kiara pada bahu nya.


“Mama janji, saat cucu mama lahir, mama akan datang lagi.”


“Tapi Mah, Kiara masih mau di peluk sama mama,” rengek Kiara seolah tak rela di tinggal oleh mama Rani.


“Kiara, kamu ini calon ibu loh. Malu sama anak kamu, gak boleh begitu.” Gumam mama Rani sedikit terkekeh melihat sikap manja Kiara padanya.


“Mah, ini tandanya, cucu mama ingin sama oma nya. Jadi plis, lebih lama sedikit lagi di Jakarta. Biarkan saja Liam ke sana sendiri, kakak dan mama nanti saja.”

__ADS_1


“Ra,” kata Liam menatap Kiara seolah marah.


“Apa?” tantang Kiara juga balas menatap Liam dengan marah, “Kamu laki laki loh Liam. Masa ke Paris sendiri gak berani, ckck!” decak Kiara meremehkan.


“Kalau posisi di balik bagaimana? Kamu ikut kami ke paris, dan Kai biarkan disini sendirian,” tanya Liam sedikit melirik ke arah Kai yang tampak langsung terkejut dengan mata membola menatap Liam.


“Aku sih tidak masalah,” jawab Kiara yang tidak melihat ekspresi Kai yang sudah merah padam, “Ya kan kak, kakak juga gapapa kan jauh dari manusia satu itu?” tanya nya kepada Zaskia, namun Zaskia malah terkekeh karena ia melihat ekspresi wajah Kai yang sangat marah pada suaminya.


“Ckckck, Sayang,” cibir Kiara berdecak, “Lebay!”


“Ra.”


“Apa!”

__ADS_1


“Daripada kamu sibuk membujuk kami, lebih baik kamu bujuk suami kamu,” tunjuk Liam dengan dagu nya ke arah belakang Kiara, membuat Kia pun segera membalikkan tubuhnya dan melihat bagaimana Kai tengah menatap nya dengan wajah datar dan tangan yang ia lipat di dadaa.


“Kenapa? Emang Kai kenapa? Dia gak marah kok, ya kan Sayang?” rayu Kiara tersenyum lebar, dan memasang wajah imut nya, tentu saja Kai tidak bisa marah terlebih saat ini keadaan Kiara yang sangat tidak memungkinkan.


“Hem,” jawab Kai dengan singkat.


“Sudah sudah, kenapa kalian selalu berdebat sih. Sayang, Kiara dengerin mama. Mama janji, sebelum kamu melahirkan, mama akan pulang dan menemani kamu.” Ujar mama Rani kembali membujuk Kiara.


“Janji ya Mah, pokoknya mama harus nemenin Kiara saat melahirkan nanti. Kiara mau lihat mama gendong anak Kiara.” Katanya dengan raut wajah sedih.


“Pasti, pasti mama akan segera pulang lagi. Dan setelah kamu melahirkan, mama tidak akan pergi ke Paris lagi, mama akan disini bersama kalian, jadi mama akan mengurus urusan mama dulu yang di paris sebelum kembali ke Indonesia.” Jelas mama Rani panjang lebar.


“Kakak denger kan,” tanya Kiara sedikit meledek ke arah kakak nya, membuat Zaskia langsung mendengus dengan kesal dan berpura pura marah.

__ADS_1


__ADS_2