Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Sok menggoda


__ADS_3

Setelah Kai dan Kia sampai di rumah, bertepatan dengan itu, papa Krish dan Bastian juga baru pulang. Papa Krish hanya menyapa sebentar, karena ia juga sangat lelah. Begitupun dengan Kai yang juga masuk terlebih dulu, sementara Kia dan Bastian memilih berjalan santai sambil menuju kamar masing masing.


“Darimana?” tanya Bastian mengerutkan dahi nya, karena Kiara memakai pakaian rapi, dan juga ini sudah terbilang cukup larut.


“Tadi habis makan malam sama klien Kai, kok baru pulang?”


“Iya, tadi ada kecelakaan, dan pasien banyak banget. Tau lah, aku masih dokter biasa, tugas ku di UGD, jadi keadaan begini sibuk banget.” Keluh Bastian yang memang terlihat sangat kelelahan,.


“Makanya, jangan kelamaan jomblo. Buruan deh kamu cari penyemangat, katanya, Cuma katanya nih yah, katanya kalau udah ada pasangan bakal lebih semangat jadi gak letoy begitu,” saran dari Kiara seketika menghentikan langkah kaki Bastian.

__ADS_1


“Kamu itu kebanyakan Katanya’ dan juga, kamu sendiri bagaimana? Bukan Cuma pasangan, malah status udah suami. Hidup kamu gimana,” kata Bastian menyindir balik Kiara hingga membuat gadis itu mendengus kesal, “Ah iya, ngomong ngomong yang aku bilang tadi pagi gimana? Kamu jadi mau program?” Bastian langsung semangat bila mulai Membahas untuk menggoda Kiara.


“Yang mana?” Kiara menatap Bastian seolah berfikir dan mengingat kata yang di maksud.


“Program baby, udah gol belom? Jebol belom gawang nya?” tanya Bastian dengan menaik turunkan alisnya dan senyum lebar menghiasi wajah nya.


“Astaga, Bastian. Kenapa kamu jadi begitu sih! Pertanyaan kamu itu gak penting tahu gak!” Bug!


‘Aku harap kamu bahagia sama abang, Kia. Aku yakin, kamu bisa melupakan Liam, dan aku berharap, abang ku juga bisa memberikan warna buat kamu. Tenanglah, bila sampai kamu tak bahagia dengan bang Kaisar, maka akulah orang pertama yang akan menjauhkan mu dari nya.’ Gumam Bastian dalam hatinya, wajah nya langsung berubah menjadi serius saat menatap Kiara yang masih terus menggerutu sepanjang jalan menuju kamar nya.

__ADS_1


Bastian menghela napas nya dengan berat, lalu ia menguatkan hatinya, dan segera pergi ke kamar untuk istirahat. Karena tubuh nya memang sangat lelah, setelah seharian mengurus pasien korban kecelakaan di rumah sakit.


Cklek!


Kiara membuka pintu kamar nya, dan saat itu bertepatan dengan Kai yang baru saja selesai mandi. Tubuh Kiara seketika mematung saat baru masuk dan di suguhkan oleh pemandangan yang sedikit vulgar menurut nya. Bagaimana tidak, saat ini Kai hanya mengenakan handuk yang ia lilitkan di pinggang dan itu hanya sebatas lutut. Dada bidang dan perut nya ter ekspos, namun laki laki itu tampak cuek dan seperti tak merasa malu karena ada dirinya di kamar itu.


“Mandi lah,” ujar Kai acuh, lalu ia berjalan menuju walk in closed.


“Dasar laki laki tak tau malu. Mau pamer apa gimana. Mentang mentang perut nya kotak kotak gitu? Ckck,” Kiara terus menggerutu sepanjang jalan menuju kamar mandi, sementara Kai hanya menyunggingkan senyum nya saat mendengar gerutuan Kiara.

__ADS_1


Entah apa yang di pikirkan oleh Kai, namun bayangan demi bayangan impian nya kini membuat wajah nya seketika memerah dan berseri. Tidak ingin berakhir konser kembali, Kai pun segera memakai baju nya lalu ia mengambil laptop untuk mengecek pekerjaan nya sebentar sebelum tidur.


__ADS_2