Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Pernikahan Kia & Liam


__ADS_3

“Selamaattt!” seru Kiara begitu heboh saat menghampiri Zaskia dan Liam di pelaminan.


Dua Kia, berpelukan dengan sangat erat, hingga tanpa sadar, keduanya meneteskan air mata. Menangis, tentu saja, ini adalah hari bahagia, dan ini juga tangisan bahagia, namun juga ada tangisan kesedihan. Kesedihan yang Kiara rasakan, karena berarti, sebentar lagi Zaskia dan Liam akan pergi meninggalkan nya.


Bila boleh memilih, Kiara ingin meminta agar di kembalikan pada waktu mereka masih sekolah. Dimana mereka masih bisa selalu bersama dan saling berpelukan. Bukan saat seperti ini, saat mereka dewasa dan sudah menikah, dan akan meninggalkan satu sama lain.


“Hey, jangan nangis, hihihihi.” Meski mulut Zaskia mengatakan seperti itu, namun nyatanya, air matanya juga tak bisa ia tahan.


“Kia bahagia, sangat bahagia. Karena kakak akhirnya menemukan orang yang tepat untuk hidup kakak. Kia berdoa, semoga kakak bahagia dan pernikahan kakak selamanya, sampai maut memisahkan. Segera berikan aku keponakan yang lucu, hihihi.” Ujar Kiara terkekeh.

__ADS_1


“Hey, apakah itu tidak terbalik? Kamu yang lebih dulu menikah, dan kamu yang lebih dulu merasakan ITU, harusnya kamu dulu yang memberikan kakak keponakan,” jawab Zaskia sedikit cemberut.


“Kalian kenapa malah berbicara keponakan? Mending kalian merencanakan anak anak sediri,” saut Liam dengan senyum menyeringai menatap Zaskia dan Kiara bergantian.


“Liam, awas nanti kamu nyakitin kakak aku! Aku orang pertama yang akan nonjok wajah kamu kalau sampai itu terjadi!” kata Kiara memberikan kepalan tangan nya tepat di depan wajah Liam.


“Kamu tenang saja, aku tidak akan meninggalkan Zaskia. Meski aku tidak bisa berjanji, namun aku akan selalu berusaha menjaga nya sampai akhir hayat ku. Iya kan Sayang?” jawab Liam sambil menatap mata indah milik Zaskia, hingga membuat sang empu nya tersipu malu.


Zaskia dan Liam menggelengkan kepala, mereka saling menatap, lalu mereka menganggukkan kepala bersama, dan memeluk Kiara bersama. Jadilah mereka berpelukan bertiga. Dan tanpa mereka sadari, moment itu di abadikan oleh sang fotografer yang bertugas.

__ADS_1


“Kalian kalau nanti pergi, jangan lupain aku yah. Kalau jauh jauh, pokok nya jangan sampai lost contact. Harus sering pulang hiks hiks hiks.” Ujar Kiara semakin terisak, membayangkan bahwa akan di tinggal oleh kakak nya.


“Astaga, sudah Kia, jangan menangis begini terus. Make up kamu luntur, astaga.” Zaskia melepaskan pelukan nya, lalu matanya menatap sekeliling, seolah mencari keberadaan seseorang, namun tidak ia temukan.


****


“Aku harus pergi sekarang. Aku sudah terlalu lama disini,” ujar seorang pria yang sejak tadi berusaha ingin pergi namun selalu di tahan oleh sang wanita yang sejak tadi terus menggenggam tangan nya dengan erat.


“Sebentar lagi, aku mohon.” Pinta gadis itu dengan lirih.

__ADS_1


“Astaga,” lelaki itu terus berdecak dan menghela napas nya dengan kasar, tak jarang juga ia melihat jam di tangan nya. Rasa bersalah semakin menghantui nya karena tidak bisa menepati janji pada wanita nya. Walaupun ia sudah menitipkan pesan dan maaf, namun hatinya masih belum bisa tenang, bila belum bertemu langsung dengan wanita nya.


__ADS_2