
"Gak boleh! Ken gak mau! pokoknya adik-adik Ken harus disini, gak boleh kemana-mana!" seru seorang anak laki-laki yang masih memakai seragam putih birunya.
Ken, dirinya baru pulang dari sekolah, namun sudah di suguhkan oleh pemandangan dimana banyak beberapa barang yang akan siap di angkut menuju mobil. Hari ini, keberangkatan adiknya untuk pergi ke Vietnam bersama oma dan opa. Ken pikir mereka tidak akan sungguh-sungguh untuk membawa adiknya ke sana. Tapi ternyata ia salah, oma dan opa benar akan pergi bersama Kiano.
Ya, Kiano yang masih duduk di bangku sekolah dasar, dirinya menawarkan diri ingin ikut bersama oma dan opa nya. Meski umurnya masih terbilang sangat kecil, namun dia memiliki kepintaran seperti Ken, hanya saja, Kiano lebih cenderung pendiam. Berbeda dengan Ken dan Kaila yang sangat aktif. Namun meski begitu, semua keinginan Kiano, harus terwujud. Dirinya jarang meminta, jarang berbicara, dan sekali dia bicara dan meminta itu harus tercapai. Itulah Kiano Nolan.
"Dek, kenapa kamu gak sekolah disini saja sih sama Kaila. Di sana gak enak! kamu gak bisa bahasa sana, kamu masih kecil, nanti kalau kangen sama papa sama mama gimana?" seru Ken menatap adik nya.
"Kiano bisa belajar!"
"Gak semudah itu!"
"Mudah!"
"Kiano! pokoknya kakak gak mau! kamu harus disini sama kakak dan Kaila!" seru Ken memaksa. Percayalah, meski suara nya begitu lantang dan menggebu, namun mata hanzel anak remaja itu sudah berkaca-kaca.
"Ayo Oma!" Tidak menghiraukan ucapan sang kakak, Kiano pun langsung berjalan melenggang dengan kedua tangan yang ia masukkan ke dalam saku celana.
"Kiano!" sentak Ken dan langsung menarik tangan kecil adiknya.
"Ken, sudah Nak. Nanti kita bisa ke sana," bujuk mama Kiara agar anak sulung nya tidak kelewatan. Ia takut kalau sampai Ken melukai Kiano.
"Kakak berisik, sama seperti Kaila!" cetus Kiano mencibir lalu ia menghela nafas.
__ADS_1
"Kamu itu ngerti gak sih kalau lagi di tahan!" seru Ken tanpa perduli bujukan sang mama.
"Enggak!"
"Astagfirullah!" Ken mengusap wajahnya dengan kasar, ia tidak mau berpisah dengan adiknya, namun ia juga tidak bisa membujuknya.
"Kakak, nati kalo Ia nangis di sana jangan di temenin. Telepon nya gak usah di angkat! Ila juga ambek sama Ia." celetuk seorang gadis berkuncir dua di atas dengan suara khas nya yang masih cadel.
"Kamu selalu ngambek!" jawab Kiano menatap saudara kembar nya.
"Sudah sudah, Ken kamu mau ikut ke Bandara atau tidak?" ucap oma Irish melerai perdebatan antar saudara itu.
"Ikut!" bukan Ken yang menjawab namun Kiano lah yang menjawab. Ia menatap kakak nya lalu segera pergi keluar dan masuk ke dalam mobil.
"Kakak mau usil Ila juga, kakak gak mau ada Ila, iya!" seru gadis kecil itu langsung berkacak pinggang menatap sang kakak.
"Enggak! kakak gak bilang seperti itu!" jawab Ken dengan cepat dan menggelengkan kepala.
Sebenarnya, bila boleh jujur memang iya. Ken akan lebih suka bila Kaila yang ikut. Agar tidak ada lagi yang merusuh di kamar nya. Namun apa daya, bila pada akhirnya ternyata malah Kiano yang pergi. Bukan Ken tidak menyayangi Kaila, ia hanya lelah karena selalu di buat pusing dengan tingkah adik perempuan nya.
'Ternyata punya adik perempuan gak enak!' gumam Ken mengumpat dalam hati.
.
__ADS_1
.
.
*Halo semua sahabat mommy, terimakasih ya sudaha menemani Kia dan Kai selama ini. Terimakasih sudah menjadi penyemangat Mommy, dan terimakasih sudah setia menunggu setiap harinya.
Mommy rasa, kisah mama Kia dan papa Kai sudah cukup sampai disini yah. Nantikan project karya baru mommy nanti.
Mom, apakah nanti akan ada kamar untuk Ken dan si kembar*?
Untuk Ken, pasti ada. Tapi kalau untuk si kembar, mommy belum kepikiran.
Mom, apakah nanti si Ken akan sama Naura atau Chila?
Nah untuk ini, mommy belum bisa jawab. Karena mereka masih kecil belum bisa milih 🙈🙈🙈
Kapan rilis nya Mom?
Insyaallah, menunggu kamar om Abas tamat dulu yah. Sabar, karena mommy saat ini juga masih sakit, jadi belum bisa update banyak atau ngebut buat namatin, maaf yah.
****
Baiklah, cukup sudah sampai disini, sampai jumpa di cerita selanjutnya. Dan jangan lupa, pantengin kamar Chila dan om Abas yah, minta doanya juga semoga mommy cepet di beri kesehatan biar bisa menyelesaikan cerita nya 🥰🥰🥰
__ADS_1