Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Pelukan sang kakak


__ADS_3

“Kakak,” panggil Kiara saat melihat Zaskia hendak masuk ke dalam mobil.


“Kiara!” Dengan cepat Zaskia langsung menutup pintu mobil nya kembali dan berlari menghampiri Kiara, ia begitu bahagia karena pada akhirnya Kiara mau kembali pulang ke rumah, “Kamu kemana aja? Kamu buat kakak khawatir, hiks hiks. Kenapa kamu pergi ninggalin kakak hiks hiks.”


“Kakak jangan nangis, nanti Kia ikut nangis hiks hiks.” Zaskia langsung menghapus air mata di pipi Kiara, begitupun sebaliknya, Kiara mengusap air mata di wajah Zaskia.


“Bodoh, kamu itu sudah menangis hihihi,” kata Zaskia terkekeh, lalu ia kembali memeluk Kiara dengan sangat erat, ia sangat merindukan adik kesayangan nya, “Kakak sangat merindukan kamu. Dan kakak gak bisa lama lama jauh sama kamu.”


“Bohong! Kalau kakak merindukan aku dan gak bisa jauh, kenapa kakak mau pergi ninggalin Kia?” tanya Kiara pada akhirnya, pertanyaan yang hampir ia tanyakan beberapa hari yang lalu, kini akhirnya terlontar sudah.

__ADS_1


“Kia—"


“Kakak, Kia sudah tahu kalau kakak mau ninggalin Kia kan? Kakak gak sayang sama Kia, kakak mau pergi hiks hiks,” Kiara kembali menangis di pelukan Zaskia.


“Kia, bukan begitu. Kamu tahu, Liam harus segera pindah ke sana. Karena perusahaan nya yang di sana bermasalah. Jadi kakak harus ikut, atau kamu mau ikut?”


Zaskia diam sesaat sebelum menjawab pertanyaan Kiara, “Kia, nanti kamu bisa ke sana bersama Kai. Kakak yakin, kamu bisa mengajak Kai kapan pun ke sana. Atau nanti kakak dan Liam akan sering mengunjungi kamu disini. Percayalah, kakak tidak berniat meninggalkan kamu.”


Kiara menghela napas dengan berat, ia mengiyakan ucapan Zaskia. Dan ia juga berfikir, bahwa tak selamanya mereka akan bersama. Walaupun mereka kakak adik dan sangat dekat, namun ada masa nya mereka akan di bawa oleh pasangan mereka kelak. Seperti Zaskia yang akan dibawa pergi oleh Liam. Maka dirinya juga akan di bawa pindah oleh Kaisar. Entah pindah ke rumah tante Irish atau Apartment milik Kai, dan itu pasti juga akan menyita waktu nya untuk bertemu dengan Zaskia. Jadi sebenarnya sama saja, meskipun Zaskia masih di Indonesia, mereka juga akan jarang bertemu bila sudah menikah.

__ADS_1


“Kakak,” Kiara kembali memeluk Zaskia, seolah enggan untuk melepaskan, lalu Zaskia segera membawa Kiara masuk ke dalam rumah. Dan seperti dugaan nya, saat dirinya pulang pasti akan mendapatkan berbagai macam sambutan dari orang rumah.


Bila Zaskia menyambutnya dengan pelukan bahagia, berbeda dengan mama Rani yang menyambut nya dengan sindiran halus.


“Zaskia, bukankah mama sudah bilang. Dia pasti akan pulang, kemana lagi dia akan pulang kalau bukan kesini, memang kemana lagi tujuan nya. Kamu sudah membuang waktu mu untuk mencari dan memikirkan nya hingga sakit,” celetuk mama Rani tanpa mengalihkan tatapan nya pada majalah yang sedang ia pangku.


“Mama udah,” kata Zaskia, lalu ia kembali menggandeng Kiara untuk segera naik ke kamar. Tadi dirinya hendak bertemu dengan Liam, namun karena Kiara sudah pulang, maka ia sampai melupakan janjian nya dengan Liam.


“Kakak, kok kamar Kia—“ Kiara begitu terkejut saat melihat kamar nya yang cukup berantakan, ah lebih tepat nya hanya tempat tidur, itu karena Zaskia yang menempati kamar Kiara sejak Kiara pergi. Zaskia melarang semua orang untuk membereskan tempat tidur itu, karena bagi menurut Zaskia masih ada aroma Kiara di sana, dan sepanjang hari ia hanya menangis memeluk guling Kiara.

__ADS_1


__ADS_2