Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Gara gara Bathrobe


__ADS_3

“Hemm, maaf Zaskia. Tapi Kia dan Kai sejak pagi masih di kamar, dan mereka baik baik saja. Tante yakin itu,” ucap mama Irish berusaha menenangkan hati Zaskia yang tampak cemas memikirkan keadaan Kiara.


“Tapi tante, dari semalam itu suara Kia itu—"


“Dia baik baik saja Zaskia, kamu tunggu sebentar. Tante akan panggil mereka, agar kamu lebih tenang yah.” Karena tidak tega melihat Zaskia sampai menangis memikirkan Kiara, mama Irish pun akhirnya mencoba memanggil Kiara.


Cukup lama mama Irish mngetuk pintu kamar Kai dan Kia, hingga saat ia sudah mulai menyerah dan hendak pergi, tiba tiba pintu itu terbuka. Menampakkan Kai yang masi masih memakai bathrobe dan handuk kecil untuk mengeringkan rambutnya.


“Kenapa Mah?” tanya Kai mengerutkan dahinya menatap sang mama.


“Tumben kamu pakai bathrobe?” bukan menjawab pertanyaan Kai, mama Irish malah balik bertanya. Karena tak biasanya Kai setelah mandi mengenakan bathrobe, biasanya anak sulung nya itu langsung memakai handuk yang untuk di lilitkan di pinggang nya. Karena pembantu nya tidak pernah menemukan bathrobe kotor dari kamar Kai saat hendak mencuci nya.

__ADS_1


“Mama ada apa kesini? Tumben?” Kai pun juga tak mau menjawab pertanyaan mama Irish, ia kembali melontarkan pertanyaan, hingga membuat mama nya tampak berdecak kesal.


“Kamu ini di tanya orang tua, bukan nya di jawab, malah balik nanya!” dengus mama Irish memukul bahu Kai.


“Lagian mama datang datang Cuma buat nanya begitu doang!” jawab Kai ikut mendengus kesal.


“Lagian kan, gak biasanya kamu pakai bathrobe begitu,” ucap mama Irish membela diri.


“Kai, aku udah selesai!” suara teriakan Kiara dari arah kamar mandi, seketika membuat senyum di wajah mama Irish terbit.


“Udah mah cukup! Kai mau ganti baju dulu, mama silahkan pergi dulu yah. Anak mantu kesayangan mama, masih butuh Kai.” Tekan Kai dengan tegas.

__ADS_1


“Ciee,” goda mama Irish tersenyum senang, “Pantas saja kau tidak ke kantor hari ini,” imbuhnya terkekeh geli.


“Sudahlah, gapapa. Memang kamu harus libur, me refresh otak biar gak kaku kaya kanebo terus. Udah berhasil nyelup, berarti kanebo nya gak kaku lagi kan.”


“Mah! Kai, masuk! Tanpa menunggu jawaban dari mama nya, Kai langsung menutup pintu kamar nya begitu saja. Bukan marah, mama Irish malah semakin tertawa kencang.


“Ah iya Kai, di bawah ada Zaskia. Kalian jangan lanjut dulu, lanjut nanti malam saja. Ajak Kiara ke bawah, temui Zaskia.” Seru mama Irish di balik pintu. Kai mendengarnya, namun ia tak menjawab nya, ia melangkahkan kaki nya untuk masuk kembali ke kamar mandi.


Dengan perlahan dan penuh kasih sayang, Kai benar benar memperlakukan Kiara bak seorang putri. Dari mulai memandikan nya, tanpa meminta jatah kembali, lalu memilihkan kiara baju dan memakaikan nya. Dan kini, Kai juga yang menyisir dan mengeringkan rambut Kiara.


Hati Kiara menghangat, ia tersentuh dan terhanyut dalam perhatian Kaisar. Walau wajah laki laki itu masih terlihat datar dan terkesan kaku, namun perhatian perhatian kecil yang di lakukan oleh Kai membuat hati Kiara benar benar bahagia.

__ADS_1


“Tadi aku kaya dengar suara mama?”tanya Kiara saat Kai sudah selesai mengeringkan rambut nya.


“Hem, dia ada di bawah.” Jawab Kai begitu saja, lalu ia beranjak meninggalkan Kiara ke walk in closed, karena sejak tadi, dirinya masih memakai bathrobe.


__ADS_2