Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Suara asing


__ADS_3

Cukup banyak makanan yang masuk ke dalam perut Kiara. Saat ini ia merasa sangat kekenyangan, akhirnya ia memilih untuk berjalan jalan di pesisir pantai. Sambil menenteng sepatu nya, berjalan seorang diri menyusuri pasir pantai. Kiara memejamkan matanya sejenak, menikmati segar nya angin malam yang berhembus. Walau sedikit terasa dingin, namun Kiara sangat menikmatinya, karena memang dirinya bisa di katakan belum pernah ke pantai sejak ia tumbuh besar.


‘Ayah, ayo kejar Ara, hahaha ayo ayah!’


‘Ara hati hati! Nanti kamu jatuh!’


‘Ara kan hebat, jadi tidak akan jatuh! Hahaha!’


“Ara awasss!’

__ADS_1


Seketika Kiara membuka mata nya, napas nya memburu, ia pun langsung terduduk di pasir. Ia menyentuh dadaa nya yang begitu berdetak dengan cepat. Ia tidak tahu suara siapa yang ia dengar, mengapa terasa begitu nyata. Ia mengedarkan pandangan nya ke segala arah, namun tidak menemukan siapapun, dirinya sendiri dan tidak ada suara anak kecil di sekitarnya. Tanpa sadar, air matanya menetes, di sertai dnegan denyutan kepala yang terasa sangat sakit. Kiara menundukkan kepala nya, sambil mengatur napas. Berharap rasa sakit itu segera menghilang, namun ternyata ia salah, rasa pusing nya kian menyiksa. Ia pun mencoba untuk bangkit dan mencari keberadaan Kai agar mengantarkan nya pulang ke Villa. Namun baru berbalik, kepala nya semakin berputar dan akhirnya ia jatuh tergeletak di pasir pinggir pantai.


****


Sementara itu, Kai sejak tadi mencari keberadaan Kiara, namun belum juga menemukan nya, hingga akhirnya ia memilih untuk menemui Calvin, berharap dia juga tahu dimana keberadaan Kiara.


“Harusnya kamu tidak membawa Kia kemari, karena percuma.”Bukan menjawab pertanyaan Kai yang menanyakan keberadaan Kiara, Calvin malah menyindir Kai dengan begitu menohok hati. “Bro, meskipun itu pilihan orang tua mu, setidak nya kamu hargai dia karena kamu yang sudah mengajak nya. Dan juga, aku rasa pilihan tante Rani sudah benar dan tepat, jadi aku harap kau tidak akan membuang berlian hanya untuk sebuah emas biasa.”


“Apaan sih, aku cuma—"

__ADS_1


“Sudahlah, lebih baik kamu cari Kiara. Tadi sepertinya dia berjalan ke arah pantai sendiri, aku sih berharap dia bertemu sugar daddy bule di pantai, biar dia tidak tersiksa sama kamu,” celetuk Calvin seketika membuat Kai langsung melotot tak percaya.


“Mulutt!” seru Kai semakin geram, dengan cepat, ia pun segera berjalan dengan cepat mencari keberadaan Kiara.


“Menurut kamu aku harus gimana?” tanya Anne pelan pada suami nya.


“Sudahlah, biarkan itu menjadi urusan mereka. Lebih baik, kita fokus pada hari bahagia kita dan acara honeymoon kita,” bisik Calvin di telinga Anne, membuat gadis itu tersipu, namun di sisi lain ia juga merasa bersalah kepada sepupunya dan juga Kiara.


Yah, Maya adalah sepupu dari Anne. Dan ia cukup tahu bagaimana masa lalu Anne dan Kai dari Calvin. Awalnya, ia mendukung, namun semakin lama ia semakin tak mengerti, terlebih saat ia bertemu dan mengenal Kiara, ia semakin merasa bersalah. Namun Calvin terus menyemangati istrinya dan menenangkan nya, diam adalah pilihan terbaik, Calvin mengatakan agar Anne tidak ikut campur atau berpihak pada siapapun. Terlebih meskipun itu sepupunya sendiri, Calvin tidak mau istrinya ikut terjebak dalam permainan yang akan menghancurkan nya nanti.

__ADS_1


__ADS_2