Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Gila


__ADS_3

Suara ketukan dari Fadil sejak tadi, membuat Kai berhasil menghindar dari Kiara. Ia tidak bisa berlama lama dengan gadis itu bila masih memakai pakaian seperti itu. Meskipun gadis itu sudah berstatus calon istrinya, namun ia tidak akna pernah menyentuh gadis itu. Ia masih mengingat dengan jelas, perkataan nya tempo hari, dan ia tidak akna pernah menjilat ludah nya sendiri.


“Kalian mau kemana?” tanya Kia yang sudah selesai mengganti baju nya dan keluar menemui Kai dan Fadil. Kini Kiara memakai celana jens pendek dan kaos oblong milik Kai. Meskipun pakaian itu sangat besar di tubuh Kiara, namun ia menyukai nya di bandingkan dress yang menurut nya sangat kurang bahan dan sangat tipis itu.


Celana pendek milik Kai bisa menjadi celana ¾ di tubuh Kiara, dan Kaos oblong milik Kai, bisa sampai hampir selutut Kiara, namun gadis itu sangat pintar, ia mengikat ujung kaos itu hingga sampai pinggang nya. Dengan penampilan seperti itu, serta rambut yang terikat asal di atas kepala nya, entah mengapa Kiara terlihat sangat menarik.


Bukan cantik, namun Kiara seolah memiliki pesona tersendiri untuk memikat hatinya. Hah, memikat hatinya? Tunggu dulu, jangan katakan bahwa Kai menyukai gadis tomboi itu, tentu saja tidak, dan tidak akan pernah. Batin Kai.


“Kuping kalian budeg apa gimana sih? Di tanya dari tadi malah bengong,” cetus Kiara mengambil bantal dan mendudukkan dirinya di sofa.


“Aku ada pekerjaan di luar kota sampai besok sore. Minggu pagi, baru akan kesini lagi, ingat jangan macem macem dan jangan pernah keluar dari Apartment ini. Nanti akan ada beberapa orang yang datang dan membantu mu selama ini, jadi jangan macem macem.” Ancam Kai, membuat Kiara langsung mendengus kesal.

__ADS_1


“Kenapa aku merasa bahwa aku ini tawanan!”


“Minggu pagi, kita ke Bali. Jadi jangan berniat kabur atau apapun itu, keluarga mu atau pun sahabat mu itu, tidak akan menemukan kamu disini, kecuali kau menghubungi nya!”


“Kau gila, untuk apa aku menghubungi mereka, aku saja ingin pergi.”


“Nah, maka dari itu, dia m lah, jadi anak baik disini!”


“Sudahlah, aku pergi. Bisa gila aku lama lama disini,” ucap Kai, lalu ia segera pergi mendahului Fadil yang terlihat bingung dengan kelakuan bos nya.


“Bisa gila? Bukankah kau memang sudah gila,” cetus Kiara lagi lagi membuat langkah kaki Kai yang hampir membuka pintu jadi terhenti, ia membalikkan tubuh nya dan kembali menghampiri Kiara.

__ADS_1


Tentu saja hal itu membuat Kiara terkejut dan bingung, untuk apa Kai kembali, apakah tersinggung dengan ucapan nya? Belum selesai ia menerka – nerka dengan apa yang akan d lakukan oleh Kai, tiba tiba ia kembali di kejutkan oleh suatu benda kenyal basah yang berhasil hinggap di bibir nya.


‘Yah, aku memang sudah gila! Sangat gila,” bisik Kai di telinga Kiara setelah berhasil mencuri ciuman pertama gadis tomboi itu.


Kai bisa melihat bagaimana terkejut nya gadis itu mendapatkan serangan mendadak darinya. Sebuah senyum tipis berhasil terbit di wajah seorang Kaisar hanya karena mengecup sekilas bibir yang tak pernah ia bayangkan sama sekali. Dan ternyata rasanya memang sangat berbeda, walaupun hanya sebuah kecupan.


.


.


Mommy : Bangkaiiiiii #teriak

__ADS_1


Kai : Apa sih Mom, #tersenyum lebar


__ADS_2