Terjebak Cinta Gadis Tomboy

Terjebak Cinta Gadis Tomboy
Hari pernikahan


__ADS_3

Selama beberapa hari, dirinya tidak lagi bertemu dengan Kai. Bahkan saat jamuan makan malam dengan keluarga nya pun, saat itu Kai tidak bisa hadir. Pernikahan mereka hanya tinggal menunggu hari, tepatnya tiga hari lagi, namun hubungan mereka juga semakin dingin satu sama lain.


Saat ini, Kia tengah merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur, menatap langit langit kamar nya dan kembali berfikir. Masih menjadi sebuah tanda tanya besar dalam hati Kiara, saat dirinya pingsan di pantai, siapa yang menolong nya? Bukan Kai, karena mereka baru bertemu saat pagi harinya, dan itupun Kiara yang kembali sendiri ke Villa. Saat bangun dari pingsan nya, Kiara sudah berada di sebuah Villa yang ternyata tak jauh dari Villa milik keluarga Calvin. Tapi siapa yang sudah menolong nya, ia tidak bisa mengingat nya.


‘Siapa dia?’ gumam Kiara saat kembali mengingat ingat siapa penolong nya, ia hanya mengingat sekelebat foto yang berada di kamar siapa entah.


****


Hari yang di tunggu telah tiba, kini Kiara sudah berada di kursi pelaminan bersama Kai, namun laki laki itu sejak tadi hanya diam dan memasang wajah datar nya. Dan sesekali terdengar suara helaan napas berat dari mulut nya.


“Kau itu kenapa sih? Aku tuh capek tahu gak! Dasar jailangkung ******!”sungut Kiara yang memang sudah merasa sangat lelah menghadapi sikap Kai suka merubah rubah sikap nya.


“Tak apa,” jawab Kai datar, membuat Kiara lagi lagi menghela napas nya kasar. Merasa kesal, ia pun memilih pergi meninggalkan pelaminan, namun belum sempat dirinya turun, tangan nya kembali di tarik oleh Kai.

__ADS_1


Kai langsung memeluk tubuh Kiara dengan sangat erat dari belakang, dan itu sukses membuat Kiara terkejut, begitupun dengan beberapa tamu yang tak sengaja melihat adegan itu, bagi mereka itu sangatlah romantis.


“Jangan pergi,” gumam Kai begitu lirih, “Jangan pernah pergi.”


“Huuhhhhh!” Kiara menghela napas nya kasar, ia melepaskan pelukan tangan Kai, lalu ia berbalik dan menatap laki laki itu.


“Apa kau tidak merindukan ku hem?” tanya Kai dengan senyum menyeringai menatap Kiara, dan percayalah, itu sangat lah menyebalkan bagi Kiara.


“Enggak, dan gak akan pernah!” cetus Kiara lalu hendak pergi, ia begitu kesal, baru beberapa detik lagi Kai terlihat sangat lah mellow dan menyedihkan, dan lihat apa tadi, ia kembali menyebalkan.


“Aku itu capek, mau makan! Tahu gak sih! Kalau kamu gak mau makan, mau diet silahkan, tapi aku gak bisa! Jadi awas,” Kiara maish terus berusaha melepaskan tangan Kai, namun ternyata sangatlah susah, meski ia sudah berusaha sekeras mungkin, namun ternyata kekuatan nya belum bisa menandingi Kaisar.


“Kenapa di otak kamu itu hanya makan makan dan makan!” Kai menghela napas kasar dan menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


‘Benarkah aku mencintai gadis seperti ini? astaga,” decak Kai dalam hati.


“Biarin, daripada aku sibuk mikirin MANTAN ku, ya mending aku sibuk ngurusin diri sendiri. Ingat Kai, MANTAN gak akan bisa bikin perut aku kenyang!” sindir Kia, lalu ia langsung menghempaskan tangan Kai dan benar benar meninggalkan Kai begitu saja.


‘Apakah dia masih memikirkan William?’ gumam Kai lagi dalam hatinya. Ia merasa bahwa Kia sedang menegaskan bahwa ia masih memikirkan cinta pertama nya yakni William, dan dengan makan, mungkin Kia bisa menjadi tidak sedih dan bisa ikhlas merelakan Liam untuk Zaskia. Begitulah pikir Kai.


.


.


Mommy : Masya’Allah, Astagfirullah bang Kaiii!! #Geram


Kai : Kenapa sih Mom? Sebenernya aku heran, wajah Liam dengan ku, tentu saja lebih tampan aku, lalu mengapa Kia lebih memikirkan mantan coba, ckck

__ADS_1


Mommy : Ngomong dah sono sama Kaca, bodo amat! Capek aku juga, mending ikut Kiara makan biar kenyang! #Pergi


Kai : Ini cewek cewek pada kenapa sih? Pada gak peka sama pasangan , kenapa mereka malah lebih suka memikirkan masa lalu coba, ckckck.


__ADS_2