Unusual Highschool Days

Unusual Highschool Days
Insider


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul setengah Sembilan malam ketika Alfian tiba di gedung pusat milik Saint corporation. Alex Gildereich baru saja tiba di lobby utama ketika Alfian hendak masuk ke dalam lift menuju lantai teratas gedung.


“pak Alex, baru aja saya mau ke kantor bapak” sapa nya pada sang pemilik korporasi terbesar di Bellkarta.


“kok masih pakai seragam? Memang nya masih ada kegiatan di sekolah selarut ini?” tanya Alex heran.


“nggak pak. Saya langsung datang dari sekolah karena tadi nunggu Eric siuman dulu. Dia kena Overwritten lagi” Alfian menjelaskan.


“astaga… anak itu makin sering pingsan. Tapi dia nggak kenapa napa kan?” tanya Alex khawatir.


“tadi sudah pulang pak, di jemput supir nya”


“syukurlah kalau begitu. Kita bicara di tempat lain ya”


***


            Alex membawa Alfian ke sebuah restoran mewah yang berada tak jauh dari gedung pusat. Alfian tidak terlalu merasa canggung karena ia sudah sering dibawa ke tempat seperti ini oleh Alex. Tapi memakai seragam sekolah membuat nya merasa salah kostum.


“kenapa diem aja? nggak biasa nya kamu canggung kalau di ajak ke tempat seperti ini” tanya Alex heran.


“saya bukan nya canggung pak. Tapi, Cuma ngerasa nggak enak karena saya masih pakai seragam sekolah. Gimana kalau orang orang disini ngira nya bapak adalah Sugar daddy nya saya? Iiihh… no homo ya pak”


Alex tertawa lepas begitu mendengar celotehan Alfian.


“astaga… kamu itu seumuran anak saya loh. Walaupun dia adik kelas kamu, tapi dia lahir di tahun yang sama kaya kamu. masa saya main sama laki laki seumuran anak saya…” ucap nya sambil menahan tawa. “silahkan pesan sesuka kamu” Alex menyerahkan daftar menu nya pada Alfian.

__ADS_1


“bapak yang pilihin deh… bapak lebih tahu mana yang enak” ucap Alfian.


“oke, samain sama pesanan saya ya” ucap Alex pada waitress yang bertugas mencatat pesanan.


“jadi, gimana soal Eric?” tanya Alex begitu waitress meninggalkan meja nya. “dia mulai penasaran sama murid yang identitas nya nggak lengkap?”


“iya, dia mulai tertarik sama temen sekelas nya yang nama nya Yukiya”


“Yukiya yang setengah orang jepang itu?”


Alfian menganggukan kepala nya.


“waw…” Alex bertepuk tangan pelan. “langsung ketemu anak itu dia… as Expected from my son” ucap nya bangga.


“menurut dugaan saya, kalau Eric mulai nyelidikin Yukiya dan tahu kalau separuh identitas Yukiya ditutupin pihak sekolah, dia bakal nyari tahu lebih banyak soal hal itu” Alfian berpendapat.


“Julia”


“ya, Julia… apa dia masih berusaha nyelidikin anak anak dari jalur rekomendasi khusus?”


“masih, dan sepertinya dia bakal kerja sama, sama Eric buat ngungkap rahasia itu”


“well, saya paham kalau dia mati matian ngungkap banyak rahasia sekolah karena ingin masuk The core. Tapi motif dia buat masuk the core… itu yang saya nggak paham. Mungkin kamu tahu sesuatu?” tanya Alex. Alfian terdiam. Masih ada banyak hal yang tak diceritakan Julia pada nya.


“saya juga nggak tahu pak, dia nggak pernah cerita”

__ADS_1


“loh, bukan nya kalian pacaran?”


“iya, tapi dia masih ngerahasiain banyak hal dari saya”


            Alex paham, kisah percintaan rumit ala anak muda memang bukan tontonan baru baginya yang sudah berumur tiga puluh delapan tahun dan berkeluarga.


“berdasarkan pengalaman saya, hubungan dimana salah satu diantara kalian masih nyimpen banyak rahasia… hubungan seperti itu nggak bakal bisa dibawa kemana mana. Kenapa kamu masih bertahan sama dia?” tanya Alex retoris. Alfian menundukan kepala nya.


“saya juga nggak tahu pak. Mungkin karena udah pacaran tiga tahun…  saya berpikir kalau saya nggak bakal terbiasa tanpa kehadiran dia”


Wajah Alfian mendadak merah padam. Oh ini memalukan, kata kata barusan terdengar Cheesy sekali.


“yah, kamu masih muda. Masih ada banyak hal yang bisa terjadi sama kamu” ucap Alex akhirnya.


“ngomong ngomong soal Yukiya pak, saya juga penasaran sama identitas asli anak itu. saya pikir dia murid biasa, apa dia anak pejabat penting di Bellkarta sampai sampai identitas nya harus ditutupi pihak sekolah?” tanya Alfian penasaran.


“bukan” jawab Alex singkat.


“bahkan pak Nathanael yang harus nya tahu tentang identitas asli semua murid dari jalur rekomendasi khusus kayak nya nggak tahu banyak soal Yukiya.  Sebenar nya, siapa dia?” tanya Alfian lagi.


Alex memasang senyum misterius.


“well… posisi nya sama seperti Eric. mereka bukan line up asli dari rencana ini, tapi terlibat atau tidak nya dia tergantung dari cara dia membuktikan diri nya. layak, atau tidak”


Alfian mengerutkan dahi nya, ia tak paham dengan penjelasan Alex.

__ADS_1


“pokok nya, kita lihat saja nanti… siapa yang benar benar layak untuk memimpin  proyek Pandora.”


***


__ADS_2