Unusual Highschool Days

Unusual Highschool Days
Betrayal (1)


__ADS_3

“Terus, bokap lo ngasih tahu soal alasan lo di suruh pulang ke Indonesia dan seklah di SMA Santana?” tanya Julia. Kedua nya kini tengah menghabiskan waktu di kafe yang letak nya tak jauh dari Square town. Eric meminta Julia datang ke tempat itu untuk membahas beberapa hal, termasuk mengenai Ivana dan anak anak yang identitas nya tak lengkap.


“Dia nggak malah nyuruh gue buat cari tahu sendiri. Dan soal anak anak yang identitas nya nggak lengkap itu, kayak nya berhubungan sama Pandora Association” Eric berhipotesa.


“Pandora Association? Apa itu?”


“Itu salah satu organisasi yang bekerja sama dengan Saint Foundation di bidang pendidikan. Basis nya di Vatikan, selain bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan, mereka juga aktif meneliti tentang fenomena metafisik di seluruh dunia” Eric menjelaskan.


“Apa itu ada hubungan nya sama Esper dan Sub Esper kaya kalian?”


Eric menggelengkan kepala nya.


“Sebagai Esper, gue nggak pernah ngerasa berhubungan sama mereka. Justru yang aneh itu Sub Esper.entah gimana cara nya, tapi mereka selalu terhubung sama Pandora Association”


“Jangan jangan, mereka punya tujuan tertentu di Santana” Julia berspekulasi.


“Justru itu yang lagi berusaha gue cari tahu”


            Eric menyesap Macchiato nya.


“Ngomong ngomong, kak Julia pernah bilang kalau kak Julia ngejual kak Ivana ke El diablo… itu maksud nya gimana?”


Julia terdiam mendengar pertanyaan eric. benar juga, cerita nya terpotong ketika ia dan Eric harus mengejar Yukiya tempo hari.


“Waktu di rumah sakit, gue udah bilang kan soal Ujian buat calon anggota The core?”


Eric menganggukan kepala nya.


“Yup, tapi bentuk ujian nya gimana… kak Julia belom cerita”

__ADS_1


“Syarat utama buat jadi anggota The core adalah, lo harus punya kemampuan menggali informasi  dan memanfaatkan informasi yang lo punya buat mengendalikan orang lain.” Julia memulai cerita nya.


“Kedengeran busuk” komentar Eric.


“Ya begitulah… singkat cerita, waktu itu Ivana nolak tawaran Prnce buat masuk El diablo. Prince berusaha keras supaya Ivana gabung sama dia, bahkan sampai ngajak duel dan akhir nya dia kalah. Setelah itu, dia minta bantuan Janetta buat nyari beberapa informasi buat naklukin Ivana…”


***


Delapan bulan yang lalu…


Ruang kelas itu benar benar sepi. Tentu saja karena seluruh murid kelas S sudah diizinkan untuk pulang sejak dua jam yang lalu.


Janetta, wanita bersurai coklat madu dengan pembawaan yang tenang itu duduk dihadapan Julia.


“Hai, nama saya Janetta. Apa kamu murid kelas S yang masuk ke situs milik The Core dan berminat untuk jadi anggota?”


Julia menganggukan kepala nya.


“Bagus, saya senang kamu orang yang penuh semangat.”


Janetta membuka laptop yang ia bawa. Saat itu, semua anak kelas S sudah pulang, sehingga Julia dan Janetta bisa berbicara secara leluasa di ruangan kelas 1S.


“Kalau saya diizinkan bergabung, saya berjanji akan bekerja keras dalam mengumpulkan berbagai informasi sebagai bentuk kontribusi saya terhadap The core. Selain itu saya—“


“Maaf, saya tidak suka basa basi” potong Janetta. Ia langsung menunjukan Video yang dimainkan di laptop nya pada Julia. Mata gadis itu terbelalak.


“Ini kan, yang kamu cari? Alasan kamu mati matian ingin masuk the core…”


            Segera setelah Julia menyadari isi video itu, Janetta langusng menutup laptop nya dan menyimpan nya kembali ke dalam tas.

__ADS_1


“Sekarang, kamu sudah yakin kalau data yang kamu incar itu benar benar dimiliki oleh The Core. Saya yakin, hal ini menambah motivasi kamu untuk bergabung dengan kami”


“Please… kak Janetta, saya mohon… hapus Video itu” Julia memohon.


“Kamu tidak perlu memohon sampai seperti itu. kalau kau bergabung dengan kami… kamu akan punya akses sendiri ke Sistem utama The core dan menghapus master data itu dengan tangan kamu sendiri.”


“Kalau begitu, berutahu saya cara masuk ke The core! Apapun akan saya lakukan!” Julia bersikeras.


Janetta tersenyu puas.


“Begini, saya punya permintaan. Ini mengenai teman kamu Ivana. dia menolak bergabung dengan salah satu klub disini. Padahal klub teman saya itu sangat butuh anggota seperti Ivana. kira kira, apa kamu tahu sesuatu mengenai Ivana yang bisa dipakai untuk… bernegosiasi supaya dia mau bergabung?”


Deg!


Julia terdiam sejenak. Apa ini soal klub bernama El diablo yang kembali bangkit? Ivana pernah bercerita soal El diablo, juga tawaran seorang kakak kelas yang meminta nya untuk bergabung.


“Apa kamu punya sesuatu untuk di berikan pada saya?”


Julia meremas jemari nya. ia masih diam seribu bahasa.


“Kalau begitu, negosiasi kita gagal. Saya harap, kamu berhenti menyinggung soal The core dan—“


“Tunggu!” Julia menahan tangan Janetta, berusaha mencegah wanita itu untuk pergi.


“Ivana punya adik laki laki… walau saya belum pernah bertemu, tapi dari cerita Ivana mengenai konflik dengan El diablo yang lama… saya yakin, adik nya itu bisa dijadikan bahan untuk mengancam Ivana agar dia mau bergabung…”


Julia benar benar merasa bersalah saat mengatakan hal itu, tapi mau bagaimana lagi. Ia pun punya sesuatu yang hars dilindungi mati matian.


“Bagus, kalau dengan informasi dari mu ini Ivana jadi bersedia untuk bergabung dengan klub itu… maka secara otomatis, aku akan menjadikan mu anggota The Core”

__ADS_1


***


__ADS_2