Bintang Untuk Bumi

Bintang Untuk Bumi
Bagian 11 : Nasi Jinggo


__ADS_3

Episode sebelumnya...


Pagi tadi, sebelum Bintang berangkat tiba-tiba saja Leo sudah berada di depan kamar kossannya Bintang. Ia datang sambil membawa 2 kantung plastik berisi makanan nasi padang kesukaan Bintang.


Bintang menerimanya dengan suka cita dan mempersilahkan nya masuk. Mereka berdua lalu makan bersama dan Leo mengantar Bintang ke tempat kerjanya.


###


Happy Reading & Enjoy Guys.


###


Hari ke lima Bintang pergi ke rumah Bumi untuk membantunya belajar memasak, yang artinya hari terakhir di minggu pertamanya bekerja untuk Bumi. Akhirnya besok ia dapat bermalam minggu dengan Leo, mereka akhirnya berbaikan. Beberapa hari ini Bintang juga terlihat sangat ceria dan kadang tersenyum-senyum sendiri.


Bintang yang ternyata sedang berada di Apartement Bumi, ia habis memeiksa isi kulkas yang menyisakan beberapa potong daging di bagian pendinginnya. Mereka harus berbelanja lagi.


Sudah setengah jam berlalu namun Bumi belum juga datang. Pagi tadi ia menerima chat dari Bumi bahwa laki-laki itu memang akan pulang sedikit terlambat karena harus mengantarkan seorang kliennya ke bandara. Bintang sebenarnya tidak habis pikir kenapa Bumi sangat mempercayai dirinya untuk masuk ke dalam Apartementnya seorang diri.


Bintang tidak ingin terlalu ambil pusing ia hanya harus menyelesaikan pekerjaannya dengan baik. Bintang kemudian menyalakan HPnya dan membuka salah satu aplikasi belanja online, memerika kabar paket yang telah ia beli menggunakan uang dari Bumi.


###


"*gue kayaknya pulang rada telat klien gue mau pulang, gue mesti nganterin ke Bandara. Elo, hari ini di jemput supir gue kartu kamar gue ada sama dia."


"Abis ini kita langsung belanja. ok*"


Bumi mengirimkan pesan chat ke Bintang yang menyatakan dirinya hari ini akan telat untuk pulang ke Apartement karena ada klien penting yang harus ia temani sampai ke Bandara.


Setelah memastikan chatnya telah di baca oleh Bintang, Bumi lalu kembali fokus menyelesaikan pekerjaannya ia tidak sabar memamerkan hasil jerih payahnya selama 4 hari ke belakang.


###


Bintang dan Bumi saat ini sedang berada di salah satu super market terbesar di kotanya. Hari ini seperti hari final untuk Bumi karena Bintang akan mencicipi masakannya dan untuk mengetahui apakah latihannya selama berhari-hari itu tidak sia-sia. Nasi jinggo, resep masakan yang telah berhari-hari Bumi pelajari dengan Bintang yang hanya sibuk memerintah nya di dapur.


Bumi terlihat berjalan di samping Bintang yang mendorong troli belanjaan sambil sibuk memilih bahan-bahan yang akan Bumi gunakan pada praktiknya nanti. Bintang seperti sudah hapal sekali dengan setiap sisi dari super market itu, gadis itu berjalan dengan sangat cepat dari etalase toko yang satu ke toko yang lainnya. Wajar saja, selama 5 hari ini mereka berdua setiap hari melakukan belanja bersama sebelum pergi ke Apartement Bumi.


Bahan-bahan yang setiap harinya mereka beli selalu saja habis, itu semua terjadi karena Bumi yang terkadang salah memasukkan bumbu hingga masakannya kadang ke asinan, kadang hambar, setiap harinya ada saja yang kurang dan beberapa kali harus memulai masakan dari awal. Kemarin Bumi sudah lumayan berhasil namun suiran ayamnya terlihat sedikit aneh. Namun, Bumi hari ini terlihat sangat percaya diri di depan Bintang.


"Ehhh datang lagi, kalian pengantin baru yahh?. " Ucap salah seorang ibu-ibu penjual bahan masakan yang tokonya tiap hari Bintang dan Bumi singgahi.

__ADS_1


"Bukaaaaannnn." Bumi dan Bintang sentak menjawab.


"Ahh gak usah malu-malu ibu liat kalian belanjanya tiap hari, kalian pasti pengantin baru yang baru mulai usaha." Ibu-ibu itu kembali berbicara.


"Nihh ibu kasih diskon karena udah sering belanja di sini, semoga usaha kalian lancar dan bisa cepet dapat momongan. " Cerocos ibu-ibu itu.


Bumi terlihat akan membantah ucapan ibu-ibu itu, namun di cegah oleh Bintang dengan cepat.


"Makasih yah bu, ibu baik banget ngasih diskon." ujar Bintang. Mnedengar diskon Bintang langsung mengiyakannya saja. Kan lumayan untuk mengirit, meskipun tetap saja bukan uangnya juga yang digunakan untuk berbelanja.


"Eehhh iya Bu, kami di jodohkan padahal saya udah ada calon tapi namanya orang tua kan bu kita nggak bisa nolak, takut durhaka. " Lanjut Bintang menarik simpati ibu itu.


"Ih kasian banget kamu nak, dapat suami kayak gitu. " Ucap si ibu, sambil melirik Bumi yang terlihat memasukkan ke dua tangannya ke dalam saku celana.


"Kamu pasti kewalahan ngurusin sendirian, ya udah ini ibu tambahin bonusnya. " Bintang berhasil menarik simpati si ibu-ibu.


Bumi yang terlihat kesal karena merasa telah di fitnah seperti akan mengeluarkan kata-kata kasarnya, sebelum itu terjadi Bintang menyikutnya agar segera membayar dan pergi dari tempat itu.


"Aww." Bumi kesakitan memgangi perutnya yang terkena sikutan Bintang.


"Bayar cepat." Perintah Bintang. Bumi kemudian mengeluarkan dompetnya dan mengambil pecahan seratus ribu.


"Ya ampun yang pegang uang juga suaminya, bantuin istri kamu itu, kasian itu dorong-dorong berat


"Terimakasih banyak ibuuuu. " Ujar Bintang mengakhiri pembicaraan.


Bintang segera menarik tangan Bumi agar segera beranjak dari sana dan tidak terus-terussan menjadi perhatian karena ucapan si ibu-ibu yang tidak mengenal mereka.


"Eh ini kembaliannya. " Ibu-ibu itu kambali memanggil.


Bintang dan Bumi yang sudah beranjak dari sana kembali berhenti, Bintang terlihat membalikkan badannya dan akan kembali untuk mengambil uang kembalian tersebut, namun segera di tahan oleh Bumi.


"Gak usah, ambil aja." Ujar Bumi dengan suara yang tegas, seperti sengaja. Bumi kembali berjalan kemudian mengambil alih mendorong troli dan menarik Bintang menuju pintu keluar. Ibu-ibu itu terlihat keheranan.


Bintang tertawa cekikikan melihat ekspresi Bumi yang sepertinya malu dan wajahnya yang terlihat memerah karena menahan kesal.


Setelah mengembalikan troli belanjaan Bintang dan Bumi kemudian naik ke mobil dan kembali ke Apartement Bumi.


###

__ADS_1


Waktu telan menujukkan pukul 21.00. Ini sudah 2 jam semenjak mereka pulang dari berbelanja.


Terlihat Bintang dan Bumi yang sedang berada di dapur. Bumi mengenakan celemek sementara Bintang sedang asyik bermain game di HPnya hari ini tugasnya adalah mencicipi dan mengomentari masakan Bumi.


Nasi jinggonya sudah jadi, terlihat wajah Bumi yang merasa puas dengan masakannya. Ia kemudian memplatingnya secantik mungkin. Irisan tomat yang dibentuk menyerupai bunga dan potongan timun yang di iris sedemikian rupa agar terlihat cantik dan mahal diletakkan ke piring dan membawanya ke hadapan Bintang.


Baunya yang lezat mengalihkan pandangan Bintang. Bumi kini sudah duduk di kursi bersebelahan dengan Bintang. Bumi memberikan sendok ke tangan Bintang dan mempersilahkannya untuk mencoba masakannya. Bumi terlihat sangat percaya diri namun deg degan juga.


Bintang mengernyitkan sebelah alisnya dan menyendokkan nasi jinggo buatan Bumi ke mulutnya. Bintang mengunyah nasi itu pelan-pelan lalu memperhatikan nasi jinggo buatan Bumi di piring. Kreatif juga. Pikir Bintang melihat platingan di piring masakan Bumi.


Bumi menunggu dengan sabar, ia menggoyang-goyangkan kakinya, menunggu satu atau dua kata keluar dari mulut Bintang.


"Hmmmm enak. "


"Kamu berhasil. " Ujar Bintang sambil mengangkat jempolnya ke arah Bumi.


"Yeayyyyy apa gue bilang, apa sih yang gak bisa gue lakuin. " Bumi menyombongkan dirinya.


Bintang yang mendengar itu langsung misuh-misuh mengingat kejadian beberapa hari ke belakang, ketika wajah Bumi yang pasrah dan dapur yang berantakan karena selalu salah mengenali bahan masakan.


Bumi merebut nasi jinggo itu dari dari hadapanBintang dan menakannya sendiri.


"Wuahhhhhh enak bangettt. pacar gue pasti makin sayang dan kleoek-klepek sama gue. Hahahaha. "


Bintang yang mendengar itu sangat risih, ia kemudian mencoba merebut kembali nasi jinggo masakan Bumi, namun Bumi segera menepisnya.


"Enak aja inikan masakan gue, kalau mau bikin aja sendiri. "


"Dasarrrrr." Bintang mendengus kesal lalu berjalan ke arah kulkas untuk mengambil air minum.


###


Bumi dan Bintang sudah berada di dalam mobil. Diluar lagi-lagi sedang hujan. Bumi mengantarkan Bintang pulang ke kosannya.


###


Bersambung...


Terimakasih telah membaca, klik like dan jangan lupa untuk meninggalkan komentar yang positif. Saran dan masukkan yang membangun akan lebih berguna.

__ADS_1


Author.


#kimel#


__ADS_2