
Episode sebelumnya...
...BRUKKKK."...
Pintu kamar mandi terbuka dan Leo terlempar masuk ke dalam kamar mandi, Bintang kemudian mengambil timba untuk menyiram Leo dengan air. Lalu tiba-tiba seseorang muncul dan menarik Leo keluar, seseorang itu menghajar laki-laki brengsek itu.
Bintang yang menyadari dirinya sudah aman terduduk lesu, menangis sambil memeluk dirinya sendiri.
###
Happy Reading and Enjoy Guys.
###
"Bintang kamu gapapa kan?. "
"Bintang?. " Panggil seseorang itu.
Bintang mengangkat kepalanya dan melihat Bumi. Ternyata Buki yang datang untuk menolongnya. Bintang langsung memeluk Bumi dengan erat, tubuhnya bergetar hebat karena ketakutan.
"Udah, udah gapapa, sekarang udah gapapa kok. " Bumi membalas pelukan Bintang dan menepuk-nepuk punggung belakangnya agar gadis itu merasa lebih tenang.
Beberapa tetangga kos Bintang juga sudah berada di dalam kamarnnya membopong tubuh Leo yang sudah di hajar hanis-habissan oleh Bumi. Leo di bawa keluar oleh beberapa orang laki-laki dan tetangga kos Bintang yang perempuan mencoba menguatkan Bintang.
"Tolong carikan pakaian bersih untuk Bintang. " Pinta Bumi kepada salah satu tetangga kos Bintang.
Bumi kemudian menggendong tubuh Bintang keluar menuju ke mobilnya, Bintang merasa tubuhnya sangat lemas setelah masuk ke dalam mobil Bumi, Bintang sudah tidak menyadari apa-apa lagi.
###
Bintang membuka matanya karena mendengar suara ribut-ribut di sekelilingnya.
"Gimana keadaannya dok?. "
"Dia masih syok dan butuh istirahat sampai beberapa hari ke depan. "
"Terimakasih banyak dok. "
"Untuk visum nya bisa langsung di lakukan nanti setelah dia bangun, kalau begitu saya tinggal dulu. "
__ADS_1
"Sekali lagi terimakasih banyak dokter. "
Bintang yang sudah bisa membuka matanya dengan lebar menyadari bahwa orang yang berbicara barusan adalah Bumi dan seorang dokter. Bintang memperhatikan ruangan sekelilingnya yang berwarna putih. Bintang juga merasakan sakit pada pergelangan tangan kanannya dan juga pada telapak tangan sebelah kirinya.
"Bintang, kamu udah bangun?. " Tanya Bumi dengan nda khawatir.
"Hmmm." Bintang hanya membalasnya dengan bergumam.
"Yaudah kamu tidur aja lagi. "
Bintang kembali memejamkan matanya, ia merasa sangat mengantuk. Bintang memegang tangan Bumi sebelum matanya benar-benar terpejam, takut bila laki-laki itu pergi saat dirinya tengah tertidur.
###
Bumi baru saja akan masuk ke dalam cafe tempatnya bekerja merasakan teleponnya berbunyi.
"Bintang?. " Bintang dengan cepat mengangkat telepon gadis itu.
"Halo, elo kangen yah sama gue?. "
"Halo?. kok gak ngomong?. "
Bumi yang menyangka Bintang hanya salah pencet kemudian akan mematikan telepon tersebut namun tiba-tiba terdengar suara laki-laki dari dalam telepon tersebut, Bumi yang masih mengira bahwa Bintang saat ini sepertinya sedang bersama dengan pacarnya dan gadis itu hanya salah pencet, Bumi berencana akan merecord panggilan itu untuk mengisengi Bintang saat bertemu nantinya.
"Percuma emang ngomong sama orang manipulatif kayak kamu, aku minta kamu pergi dari sini aku udah gak mau liat muka kamu lagi. " Bintang terdengar histeris.
"Oh jadi, kamu udah mulai berani yah, hebat banget kamu udah mata-matain aku sekarang udah pintar ngelawan juga. " Balas suara laki-laki itu.
"Lepasin, LEOOO LEPASIN AKUUUUU. " Teriak Bintang.
"Kamu gak bakalan bisa lepas dari aku. "
"Leo, plis lepasin tangan aku, aku udah gak mau lagi sama kamu. "
"Udah nakal kamu yah, berani banget nemuin teman-teman aku buat mata-matain aku? iya. "
"Lepasin Leo, aku bilang lepassssin. "
"Gak, SEBELUM KAMU MINTA MAAF DAN MOHON AMPUN. " Teriak laki-laki itu.
__ADS_1
Bumi yang mendengar suara itu langsung menyalakan mobilnya dan bergegas pergi ke rumah kos Bintang, tidak sampai 3 menit Bumi sudah berada di depan kos Bintang yang terlihat sangat sepi karena sebagian besar penghuni kos itu memang orang yang bekerja sampai malam, hanya ada beberapa orang mahasiwa yang tinggal di kos pada jam ini namun kamar mereka tidak terlalu dekat dengan kamar Bintang.
"Haloooo, halooo mas Bumi tolong Bintang, Bintang lagi ada di kossan tolongggggg. " Teriak Bintang yang terdengar dari Hp Bumi.
Bumi kemudian berlari memanggil beberapa orang yang lewat ataupun orang yang sedang berada di kosan itu untuk meminta bantuan dan saksi.
Bumi berlari masuk ke dalam kamar kos Bintang dan menerjang laki-laki yang sedang berusaha mendobrak paksa pintu kamar mandi tempat Bintang berada. Laki -laki itu terlempar masuk ke kamar mandi, Bumi lalu menariknya dan menghajarnya di depan pintu, untungnya beberapa saksi yang sudah berada di dalam kamar Bintang langsung memisahkan Bumi dan laki-laki itu jika tidak, bisa saja laki-laki yang di pukuli Bimi itu kehilangan nyawanya karena di bogem terus-terussan tanpa adanya perlawanan.
Setelah dipisahkan Bumi langsung berlari ke arah kamar mandi dan mendapati Bintang yang terduduk lesu sambil memeluk disinya sendiri,
"Bintang?, Bintang kamu gapapa kan?." Gadis itu melihat ke arahnya dan langsung memeluk dirinya, Bumi yang merasa gadis itu sangat ketakutan segera balas memeluknya dan mengusap-usap punggungnya agar gadis itu merasa tenang.
"Tolong carikan baju bersih untuk Bintang. " Pinta Bumi kepada seorang perempuan yang sedang membantu untuk menenangkan Bintang. Bumi lalu mengangkat Bintang keluar dari kamar kos itu menuju ke mobilnya. Setelah mengambil pakaian bersih Bintang, Bumi langsung masuk ke mobilnya untuk membawa Bintang ke rumah sakit agar segera di tangani. Gadis itu terlihat sangat syok dan saat ini sudah tidak sadarkan diri.
"Pak ini kartu nama saya, tolong orang itu di bawa ke kantor polisi, nanti orang saya yang akan mengurusnya. " Ujar Bumi kepada salah seorang bapak-bapak yang ikut membantu membopong tubuh Leo yang babak belur.
Bumi menginjak pedal gas mobilnya dan melaju dengan sangat cepat menuju ke rumah sakit.
###
Bintang saat ini sedang menjalani visum dan sedang di tangani oleh salah satu dokter kejiwaan untuk mengetahui keadaan psikologis gadis itu yang terlihat agak terguncang setelah kejadian yang hampir membuatnya kehilangan nyawanya jika saja Bumi tidak segera datang untuk menolongnya.
"Pergelangan tangannya lebam, ada bekas kuku juga yang menancap di kulitnya, bagian belakang tubuhnya juga ada luka lebam karena di benturkan dengan keras ke tembok, di belakang lehernya ada bekas luka gores dari kuku untungnya tidak ada luka yang cukup dalam hanya saja mungkin perasaanya saat ini masih sangat terkejut. Jadi, diarankan untuk beristirahat dulu untuk beberapa waktu ke depan jika keadaannya tidak kunjung membaik segera bawa kembali kesini untuk di periksa lebih lanjut. " Jelas dokter yang sudah melakukan visum pada Bintang.
"Terimakasih dok, jadi apakah Bintang sudah bisa pulang besok hari?. "
"Iya sudah bisa, tapi tetap harus dikontrol yah jangan lupa obatnya harus di minum dan untuk beberapa hari kedepan tidak boleh bekerja terlalu berat apalagi sampai stress, saya melihat di bagian kepala Bintang juga ada bekas jahitan operasi yah? "
"Iya dok, apakah kejadian itu membuat sakit di kepalanya kambuh lagi? . "
"Ah tidak tapi sebaiknya Bintang istirahat full dulu. "
"Baiklah dokter, kalau begitu saya permisi dulu. Terimakasih banyak. " Ujar Bumi lalu kembali ke ruangan rawat inap Bintang. Gadis itu tengah tertidur pulas.
Bersambung...
Terimakasih sudah membaca, klik like dan tinggalkan komentar kalian.
Saran dan masukan yang membangun akan lebih bergunanunruk penulis menjadi lebih baik lagi kebdepannya.
__ADS_1
Author
#kimel#