
Menempuh jarak yang cukup panjang intan dan kedua sahabatnya memutusakan untuk segera ke hotel yang telah disiapkan oleh wily agar ketiganya dapat bersama
Sebelum meninggalkan bandara intan berpisah secara baik dan dengan acara pelukan dengan karin sebagai tanda perdamaian diantara keduanya
Karin akan melanjutkan studi dan pekerjaanya. Dan kemungkinan akan menetap selamanya di luar negeri
"hotelnya mewah banget! Ngga sia-sia punya sahabat dan suaminya yang kaya" ucap puspa yang menjatuhkan tubunya ke ranjang empuk dengan ukuran king size untuk tiga sahabat itu
"ada-ada saja kalian ini, keluarga kalian juga bukan orang sembarangan!" ucap intan merendah
"aiiiisss mana ada kami bisa menandingimu dan suamimu, jangan lupa kabari suamimu nanti rindu lagi!" ucap hani menggoda intan
Namun intan sengaja tak.menyalakan ponselnya karena kesal sejak pagi tak ada satupun pesan masuk dan juga kata perpisahana dari suaminya
Bahkan saat dibandara wily juga tak ikut serta mengantarkannya
"iya nanti, kita selfi yukkk bikin story biar haters kita makin banyak" ucap puspa menyalakan kameranya mode selfi
"loe aja kali yang banyak haters, gue mah ngga!" jawab intan dan hani kompak
"sialan kalian kompak banget mau jadi haters gue juga!" ucap puspa melempar bantal pada kedua temannya
"laper nih, makan yukk!" ajak intan
Semua telah disiapkan oleh wily melalui tyo dari mulai perjalanan, penginapan tempat wisata dan juga makanan. Semuanya ditanggung oleh wily agar istrinya bahagia
"kita makan dimana?" tanya hani
"sudah ada jadwal dan tempatnya. Kita disini tinggal ikuti saja arahan" ucap intan kesal
"kenapa wajahmu begitu, harusnya kamu senang dong. Kita ngga usah pusing mau kemana dan makan apa" ucap puspa yanh sedang sibuk mengirim foto pada pacaranya
Siapa lagi kalau bukan wendi adik ipar intan, puspa tak fokus pada keluhan intan hanya tersemyum sendiri menatap ponselnya
"yang sedang jatuh cinta asik banget ya dunianya. Tak memikirkan orang lain lagi!" tegur intan
"hey sayang, kita disini untuk bersenang-senang ya jadi lupakan masalahmu dan mari kita nikmati saja"ucap puspa menaruh ponselnya san menasehati temannya
.
.
.
Makan malam kali ini hanya dilakukan di restoran hotel agar tak perlu jauh keluar
"mari kita tidur, sudah malam besok kita harus fress untuk jalan-jalan" ajak intan
__ADS_1
Baru mau memejamkan mata ponsel intan berbunyi. Sebuah pesan masuk dari orang yang ditunggu
intan ingin membalasnya tapi ada panggilan masuk
"sudah tidur sayang?" tanya wily saat sudah terhubung pada intan
Deg
intan terdiam sejenak
"kalau tidur mana mungkin bisa angkat telfon!" intan menampakan wajah kesalnya
"dari mana saja baru menghubungi, apa lupa punya istri!" kini intan mulai berekspresi tentang hubungan keduanya
"kamu marah sama mas?" tanya wily
"menurutmu!" intan tambah ketus
"mas sibuk banget ini baru pulang, disini jam delapan malam. Disana sudah jam dua belas ya!" tanya wily
"hemmm, udah tahu nanya lagi. Ya udah sana sibuk terus sama kerjaan!" intan cemberut
"kamu cantik banget malam.ini, kenapa ngga seperti ini pas dirumah? Ucap wili membuat wajah intan memerah
Haduhhh siapa sih yang ngga meleleh coba kalau begini.
"apaan sih ngga usah lebay deh. Baru juga sehari!" ucap intan
Padahal seharian ia juga uring-uringan tak ada kabar dari wily
"kok lebay, tapi seneng sih bisa bebas tidur dikasur!" ucap wily lagi
"ya udah nikmatin tuh kasur. Tapi aku pulang jangan harap lagi bisa tidur nyenyak!" ucap intan menyerocos yang artinya moodnya sudah mulai membaik
"kangen denger kamu ngomel-ngomel. Mas pastikan kita tak akan tidur nenyak setelah kamu pulang!" ucap wily yang entah apa maksudnya
Hanya dirinya sendiri yang menengerti
"hemmm, aku lelah mas mau tidur dulu!" pamit intan setelah puas meluapkan uneg-unegnya
"iya sayang, mimpi indah" jawab wily dan mengakhiri panggilan videonya
"cie sayang!" ternyata puspa dan hani masih belum tidur dan mendengarkan obrolan pasutri yang saling rindu
"apaan sih, kalian nih ya suka nguping!" ucap intan memukul bantal pada hani dan puspa
__ADS_1
"jadi kalian belum,,,,,," puspa tak melanjutkan ucapannya
"belum malam.pertama?" lanjut hani yang penasaran
"kamu nanya? Kamu bertanya-tanya?" ucap intan menirukan yang sedang viral
"sepertinya belum, jadi kamu masih perawan intan? Kuat banget ya kalian berdua sudah hampir dua bulan menikah tidur satu kamar dan ngga saling.....ahhhhhh sudahlah pikiranku traveling" ucap hani yang sedang jomblo diantara ketiganya
"kalau iya emang ada yang aneh. Kita kan baru menikah! Lagi pula kami tidak saling mencintai!" ucap intan lemas
"sudah... Jangan sedih masih banyak.kesempatan melakukan yang iya-iya. Sekarang kita fokus healing oke!" ucap puspa melihat sahabatnya murung
.
.
.
.
Setelah sarapan yang juga dihotel ketiganya dijemput seorang guide yang akan mengantarkan ketempat wisata yang banyak dikunjungi orang dan tentu saja sudah disiapkan oleh suami tercinta
"berangkat!"
Tiba ditempat wisata ketiganya tak lupa mengabadikan moment kebersamaan dan juga masa-masa yang tak terlupakam sebelum terpisah oleh pasangan atau lain hal nantinya
"ayo beli minumaan dulu. Haus!" ajak hani
pagi tadi wily sudah memberitahu kalau akan sibuk sampai malam, banyak pekerjaan yang akan ia lakukan
"wah ada bule cakep banget,,,coba liat deh!" tunjuk hani pada salah seorang warga negara tersebut
Puspa dan intan geleng kepala tidak setuju dengan ucapaan hani
"suamiku lebih tampan!" intan jujur kali ini
"adik suamimu juga tak kalah tampan!" sahut puspa membayangkan wajah manis wendi
Meski berbeda dengan kakaknya yang maskulin wendi juga tak kalah tampan
"hemmm terus saja kalian banggakan pasangan,, sementara aku jomblo akut!" hani pura-pura bersedih
"tenang kawan, banyak kok yang mau sama loe. Makanya jangan jual mahal!" ucap intan meledek
"kurang asem kalian ini! Kita lanjut shoping yuk sebelum sore" ajak intan
Dan meminta guide nya untuk menunjukan tempat oleh-oleh yang terkenal didaerah itu
__ADS_1