Bukan Salah Cinta

Bukan Salah Cinta
Enam


__ADS_3

"Itukan Sarah. Ngapain disini. Wah nih bocah ngajak janjian malah kluyuran. Jadi kena semprot gue sama tuh dosen. Wah ngajak tawur nih bocah " sungut Mediz yg melihat Sarah sedang malah asyik di mall.


Ya Mediz setelah bertemu dengan Zafir dia pergi ke mall untuk ngadem. Katanya. Malah liat Sarah sedang di mall juga.


Sebelum Mediz melayangkan panggilan kepada Sarah dia dibuat diam mematung dengan mulut menganga lebar.


"SAR...."


Mediz melihat Sarah sedang bergelayut manja dengan seorang pria yg tampan.


Jantung Mediz bergemuruh marah. Sekiat tenaga dia menekan hatinya untuk tidak maju dan ikut campur.


Ya dulu gadis itu pernah melihat teman baiknya mengalami penghianatan. Dia menjadi saksi bagaimana teman baiknya tersakiti dan menderita batin.


Jangan ikut campir Mediz. Jangan ikut campur. Itulah mantra yg dia ucapkan saat ini.


Mediz berbalik badan dan hendak pergi namun panggilan pada dirinya membuatnya berhenti.


"Mediz!"


Oh shit. Umpatnya.


"Mediza anak Bisnis!" Panggil seseoranv itu lagi.


Oh double shit. Triple shit. Pokoknya segala shit shit dia sebutkan kenapa harus selengkap itu memanggilnya. Dia tahu dia anak bisnis tapi kenapa harus ada yg memanggilnya seperti itu disaat seperti iki.


Dengan terpaksa dia menoleh.


"Hei kenapa ga nyaut dipanggil?" Sapa seorang gadis yg bernama Angle. Dia asalah teman satu fakultas Mediz.


"Ga denger gue" kilahnya.

__ADS_1


"Lagian jangan manggil gue pake embel embel itu dong. Di mall lagi. "


"Habisnya dipanggil panggil ga nyaut. Kirain gue salah orang makanya pake embel embel bisnis. Eh ternyata ga salah orang. Hehehe"


"Apaan?" Tanya Mediz. Dalam hatinya dia harap harap cemas mudah mudahan Sarah tidak melihatnya.


"Mediz kamu disini?" Tanya seseorang mencela obrolan mereka.


Yup Sarah akhirnya nyamperin Mediz. Sebenarnya Sarah tadi sempat sekilas melihat Mediz tapi dia tidak yakin sampai sseorang memanggil Mediz.


"Eh Sarah. Loe juga disini?" Sapa Mediz canggung.


Mudah mudahan Sarah ga liat gue yg liat dia tadi. Gue ga mau ikut campur. Batin Mediz.


"Dia siapa Diz?" Tanya Angle


"Oh dia anak kedokteran. Pelanggan gue" terang Mediz pada Angle.


ADa juga yg ga kenal primadona kampus ternyata. Wah makhluk langka nih angle.


Tanpa menunggu persetujuan dari Angle Sarah menarik Mediz agak jauh dari Angle.


"Apa?" Tanya Mediz to the point


"Loe liat kan gue tadi?"


"Liatlah. Loe kan orang. "


"Bukan itu maksud gue. Loe liatkan gue jalan sama cowok tadi. ?" Tanya Sarah lagi.


"Oh loe jalan sama cowok. Peduli apa sama gue?"

__ADS_1


"Gue harap loe ga ngomong siapa siapa tentang hari ini "


"Ini bukan ranah gue buat ikut campur."


"Syukur deh"


"Tapi gue juga bukan orang yg suka berkilah ataupun bohongin orang. Jadi jika ada yg tanya gue bakalan jawab apa adanya "


"Loe ngancem gue?"


"Gue ga ngancem. Gue cuma ngasih tahu saja. Dan mudah mudahan ga ada yg tanya gue. "


Sarah terdiam sejenak.


"Udahkan. Gue mau balik"


"Itu urasan gue Diz. Gue harap loe banar benar ga ikut campur" ucap Sarah sebelum Mediz beranjak pergi.


"Sudah gue bilang itu bukan ranah gue" kata Mediz lalu pergi maninggalkan Sarah dengan kewas wasannya.


Sarah sedikit tahu tentang Mediza yg ga ember atau tidak suka bergosip dikampus. Makanya ga sedikit anak kampus suka curhat sama tuh bocah. Pas lagi ngumpul atau nongkrong bareng.


Tapi tak dipungkiri juga. Mediza juga anak yg lurus dalam kekujuran. Dia paling anti yg namanya bohong. Terbukti dengan obrolannya tadi dengan Sarah. Mediz benar benar tidak menutupi jika dia memang melihatnya.


Semoga tidak ada yg bertanya padanya. Gumam Sarah.


Setelah sampai ketempat temannya tadi Angle.


"Dia Sarah anak kedokteran. Primadona kampus. Bicara hal penting. Dan jangan tanya hal penting apa" cerocos Mediz. Sebelum Angle tanya lebih lanjut. Pasalnya Mediz benar benar orang yg sulit bohong. Walaupun itu hal kecil.


Dan jika ditanya sekali dia tidak akan mengelaknya ataupun berdusta.

__ADS_1


"Temenin gue ketoko buku yuk"ajak Mediz yg melihat Angle mematung dengan penuturannya tadi.


"Yuk"


__ADS_2