
"junaaaa!" intan berteriak memanggil keponakannya saat tiba dirumah mamanya
"kamu sudah menikah dek, masih kayak anak sd saja berteriak-teriak!" ucap indra yang juga ada dirumah mamanya
"kak zahra mana kak?" tanya intan yang tak.melihat kakak iparnya
"ante sama siapa?" tanya juna penasaran
"sama supir, nanti kalau mau main sama om wily. Omnya lagi kerja!" jawab intan memangku juna
"kenapa lama, ante!" tanya juna polos
"ngga kok, sebentar lagi!" jawab intan memberikan mainan pada juna
"zahra sedang dipijat di atas, katanya kakinya pegal mungkin perutnya yang sudah membesar jadi mudah lelah!" jawab mama herlina
"wahh kayaknya enak dipijit, aku mau lihat kak zahra dulu!" ucap intan melangkan kakinya ke kamar kakaknya
"kak, boleh masuk ngga?" tanya intan mengetuk pintu
"masuk dek!" jawab zahra dari dalam
"bentar lagi ponakan aku lahir ya, berapa bulan lagi kak!" tanya intan
"perkiraan bulan depan dek, nanti kakak titip juna ya kalau sama susternya aja takut nangis!" ucap zahra
"siap kak, enak ngga kak.hamil tuh?" tanya intan
Membuat zahra tertawa geli
"malah ketawa lagi!" kesal intan
"ya enak ngga enak,
Enaknya kemauan apapun dituruti suami, terus ngga boleh ngerjain apa-apa, pokoknya dimanja banget deh
Nah, sekarang ngga enaknya ya gini berat bawa kemana-mana!" jawab zahra
"banyak enaknya juga tapi ya, jadi pingin punya dede juga!" ucap intan
"ya bikinlah, punya suami kok repot!" jawab zahra asal
Mendapatkan pukulan dilengannya oleh intan
"dasar punya kakak.keduanya ngga beres. Aku mau main sama juna dulu deh!" pamit intan
Ia keluar kamar lalu menghampiri keluarganya lagi.
dan ternyata sudah ada wily
"mas sudah datang!" intan mendekati wily tanpa canggung lagi sekarang
"iya sayang!" jawab wily lalu melanjutkan obrolannya dengan sang mertua
"juna kemana kak?" tanya intan
__ADS_1
Tak melihat anak kecil yang slalu mencari wily padanya
Kini wily datang dia menghilang
"lagi mau tidur, tadi ngga tidur siang jadi jam segini mengantuk!" ucap indra yang sibuk dengan ponselnya
"ma, makan malam mau masak apa? Kita masak aja yuk!" ajak intan pada mama herlina dan meninggalkan para lelaki sedang asik bicara bisnis
.
.
"ma, aku mau masak ikan bakar, kayaknya enak deh!" ucap intan
"kita lihat apa ada ikan dikulkas, mama belum belanja lagi soalnya besok mama sama papa mau keluar negeri lagi.
Ada sahabat papa yang menikahkan anaknya disana. Dan papa harus datang!" ucap mama herlina
"kalian liburan terus, lupa sama anaknya!" ucap intan sambil mencari-cari bahan makanan yang akan dimasak
"non cari apa?" tanya pembantu intan
"ada ikan yang besar ngga bik, mau dibakar soalnya!" ucap intan
"ada non, ikan gurame baru beli tadi pagi biar bibik siapkan bumbunya!"
"makasih bik!" jawab intan
"kamu kan bisa pergi sama wily kapan saja, kenapa cemburu dengan mama dan papa!" ledek mama herlina
"suamiku tuh sibuk banget, susah liburnya!" kesal intan
"mama ngga asik, ketularan kak zahra dan kak indra suka bikin aku kesel!" intan memeluk mamanya
"sayang, kita harus pulang sekarang. Mama dirawat dirumah sakit!" ucap wily yang baru saja mendapat kabar dari wendi
"mama nita kenapa mas, ya udah ayo kita kerumah sakit" intan panik
"ma, pa kami pulang dulu!" ucap intan
Wily juga berpamitan dan meminta maaf tak bisa lama berkunjung
.
.
.
.
"mama kenapa wen?" intan langsunv menanyai wendi setelah tiba dirumah sakit.
"mama pingsan kak, dokter belum keluar memeriksa!" jawab wendi
"mas, kita pindahkan mama kerumah sakit papa aja mas!" ucap intan
__ADS_1
"kita lihat saja nanti bagaimana hasil dokter!" ucap wily juga cemas
.
.
"keluarga pasien ibu nita!" ucap dokter
"kami dokter!"
"tidak ada yang serius, sepertinya pasien syok dan pingsan. Setelah sadar bisa dibawa pulang!" ucap dokter yang selesai memeriksa mama nita
"terima kasih dokter!" ucap ketiganya
"tadi gimana ceritanya wen?" tanya wily yang sudah bisa memikirkan hal.lain setelah pemeriksaan tidak terjadi masalah
"wendi pulang, kata bik titin mama habis keluar ketemu seseorang. Dan setelah itu mama dikamar.
Pas aku buka kamar liat mama terjatuh dilantai. Ngga tahu dari jam berapa!" jawab wendi
"oke kita bahas ini lagi nanti, sekarang kita lihat mama!" ajak intan
Intan yang paling dulu masuk
"ma!" sapa intan
Mama nita memeluk.intan
"kalian dari mana saja, malam ini menginap dirumah ya?" ucap mama nita
"iya ma, kami menginap. Mama sudah merasa baikan?" tanya intan
mama nita mengangguk dan tersenyum "sudah nak, ayo kita pulang!" ajak mama.nita
"iya ma ayo pulang!" jawab wily
.
.
.
jarak rumah sakit dan rumah mama nita tak terlalu jauh, wendi sengaja menvari rumah sakit terdekat agar lebih cepat diperiksa
Dan tak sampai lima belas menit sampai dirumah
"ma, kita kekamar ya" ajak intan memegangi tangan mama nita
"makasih sayang, kalian semua sayang sama mama!" ucap mama nita
"kiara kemana ma?" tanya intan tak.melihat adik.iparnya yang sedang hamil
"sudah pulang kerumah orang tuanya!" jawab mama nita
"ya sudah biarkan saja, kita disini temani mama!" ucap intan
__ADS_1
Wily mengusap punggung mamanya dan mengecup kening intan didepan mamanya
"mas keluar dulu sayang, titip mama! Wen kita bahas pertemuan dengan keluarga puspa!" ucap wily mengaja wendi keluar kamar mamanya