
Satu bulan pertama intan magang diperusahaan yang bekerja sama dengan kampus intan
'guys gimana kabar kalian?' intan mengirim pesan pada puspa
Dan hani setelah sekian lama ketiganya tak saling menghubungi. Intan tak menjawab pesan dari siapapun kecuali orang tuanya
'baik dong, kapan pulang woy. Dapet gebetan baru ya betah banget disana?' balas puspa
'makanan apa itu? Sini lah woiii kalian yang kesini. Seru tahu sekalian liburan" bala intan lagi
'agendakan lah,, ya udah dulu ya bos gue ngamuk nanti kalau chatingan mulu!" balas intan lalu menutup ponselnya dan kembali bekerja
Hatinya mulai sedikit tenang dengan suasana baru
...****************...
.
.
.
"wily, apa intan ngga pernah kasih kabar? Mama kangen sama intan!" tanya mama nita yang masih menganggap intan menantunya
"ma, intan sudah bahagia ma, kita harus teruskan hidup jangan ganggu dia lagi ya!" wily menenangkan mamanya
"besok adikmu menikah, walau dia bukan adik kandungmu tapi tetap saja dia adikmu dan wendi jadi datanglah untuknya" mama nita mengingatkan jika adik tiri wily yang juga adik perempuan satu-satunya wily yang ia sayangi
"iya ma!" jawab wily
"nak apa kamu tak pernah mencintai intan?" tanya mama nita lagi
"ma, sudah ya jangan bahas intan lagi. Sulit banget bagi wily melupakan intan ma. Melepaskan intan untuk mendapatkan yang intan cintai adalah bentuk cinta wily yang paling besar ma!" ucap wily jujur
Satu bulan ini ia menyibukan diri dikantor agar tak mengingat intan. Bahkan saat pertemuan dan rapat dengan perusahaan papa intan dan kakaknya.
Wily selalu mewakilkan untuk hadir
"ada yang salah paham diantara kalian nak, mama rasa intan juga memikirkan hal yang sama dengan mu, tak bisa kah kalian bicarakan lagi baik-baik.
masih belum terlambat untuk itu" saran mama nita pada wily
"mama tahu darimana intan juga mencintai wily ma, dia yang memutuskan kami berpisah dengan mudahnya dan memblokir semua akses wily ma!" jawab wily tak percaya
"matanya tak pernah bohong nak, dia menyimpan sesuatu yang mama rasa alasan mengapa kalian seperti ini, mama mohon berjuang lah.. Jika memang kalian benar tak berjodoh mama ihklas setelah perjuanganmu gagal!" ucap mama nita lagi
"mama istirahat jangan banyak pikiran ya, wily akan usahakan yang terbaik untuk hidup kita ma!" wily mengantar mama nita kekamarnya
Dan mulai memikirkan apa yang terjadi sebelumnya,
Intan sudah setuju untuk memulai kehidupan pernikahan yang dari awal lagi dengan wily. Tapi kenapa mudah sekali berubah dengan cepat
.
.
.
.
"wen, kamu mau ikut ngga ini sudah siang, kalau tidak kakak tinggal!" ucap wily yang sudah siap dengan pakain batik lengan panjang yang memperlihatkan ketampanan seorang wily
"duda tampan sudah siap?" ucap wendi becanda
__ADS_1
"huusssss sembarangan kalau bicara! Sudah sana berangkat nanti terlambat!" ucap mama nita
Yang tak mau ikut dan bertemu mantan suaminya
"iya ma kami berangkat!" ucap wily
.
.
.
.
"kakak! Akhirnya kakak datang, terima kasih ya kak. Karena kakak pernikahan ku akan berlangsung. Maafkan aku membuat rumah tangga kakak.... !" ucap kiara adik wily dari ayah dan ibu tirinya
"ehemmm,, kiara acaranya mau dimulai ayo cepat bersiap sebentar lagi calon suamimu akan datang!" ucap baron papa wily yang menyahut ucapan kiara
"tunggu! Katakan dengan jelas ada apa sebenarnya!" ucap wily saat kiara akan meninggalkannya
"wil, wendi ayo duduk disana. papa akan menyambut calon besan dulu!" ucap pak baron mencegah wily berbicara pada kiara
"iya pa, ayo kak!" wendi tak mau ada keributan seperti pesan mamanya saat dirumah tadi
Wily dan wendi duduk menunggu sang calon pengantin dan....
Deg
Wajah yang tak asing berada tepat dihadapannya.
"hai, wily apa kabar?" tanya rehan
Iya rehan mantan dari intan yang rupanya masih mengenal wily padahal keduanya tak pernah bertatapan langsung
"kamu lupa! Saya adalah orang yang paling dicintai mantan istrimu!" ucap rehan dengan bangganya
"dia masih istriku! Dan jangan berani mengganggunya!" wily mengepalkan tangannya
Sepertinya ada yang tak beres disini. Ia lalu menyingkir
Kiara menundukan pandangannya tak berani menatap wily yang mendekat dan melihat calon pengantin yang wajahnya ternyata sangat mirip dengan rehan
"tunggu! Saya perlu bicara dengan adik saya!" wily menarik tangan kiara dan membawanya menyingkir
Sedangkan pak baron ditahan oleh wendi
"biarkan pa, hanya sebentar!"
.
.
"katakan ada apa ini! apa yang kamu sembunyikan!" tanya wily pada adiknya
"maaf kak, tidak ada rahasia apapun! Kiara harus menikah sekarang kak!" jawab kiara yang sudah mendapat ancaman dari papa dan mamanya agar tak mengadu pada wily
"kamu akan lebih aman bersama kakak, jadi katakan apa yang terjadi! Atau kakak anggap kamu memutuskan hubungan kita sekarang!" wily terus mendesak
"maafkan aku kak, aku hamil dan ayah anakku tak mau tanggung jawab kalau istri kakak tak mau berpisah dengan kak wily" kiara menangis
Wily terkejut dan tak percaya tapi ia memeluk adiknya
"lanjutkan!" ucap wily dengan emosi yang sudah merasukinya
__ADS_1
"papa memintaku memohon agar istri kakak agar meninggalka. Kakak! Kalau tidak anakku akan lahir tanpa ayah
dan papa juga berhutang pada papa martin kak. Papa bisa dipenjara!" lanjut kiara
"cukup!" mama resti menghentikan anaknya berbicara
Ia tak mau sampai pernikahan anaknya batal
"lanjutkan!" tegas wily menatap tajam pada kiara
"Martin adalah adik dari kak rehan yang ternyata mantan dari istri kakak!"
"cukup!" wily paham dengan keadaanya
Lalu membawa kiara kembali ketempat acara akan berlangsung
"martin apa kamu mencintai adik saya?" tanya wily
"wily cukup! Sebaiknya kamu pergi!" ucap pak baron
Sedangkan rehan sedang tersenyum melihat pertunjukan yang sangat dramatis
"kalau tidak! Apa kami mau membatalkan peenikahan ini dan menanggung akibatnya?" tanya martin dengan kesombongnnya
"lelaki seperti ini yang akan jadi ayah dari anakmu! ikut kakak dan tinggalkan dia.
Atau teruskan pernikahanmu dan berhenti memanggilku kakak!" tanya wily tegas
"kak! Bagaimana anakku?" kiara menangis
"kita akan rawat bersama. Dia tak akan kehingan sosok ayah sedikitpun!" ucap wily
"tapi papa!" kiara bimbang
"semua utang papa akan kakak lunasi. Tapi kakak tak mau memberikan modal sedikitpun lagi!" ucap wily
Wendi mengisyaratkan pada kiara agar setuju
"maafkan kiara ma, pa! Kiara mau sama kakak saja!"
Plok...plok...plok
"keluarga yang sangat luar biasa! Tapi sayangnya sudah terlambat
Intan sudah melayangkan surat perceraian dan ini buktinya!
Lanjutkan saja drama kalian. Ayo kita pulang" ucap rehan pada adik dan keluarganya yang datang ke pernikahan
Meski kesal karena harus gagal tapi rehan yakin intan dan wily sudah tak.mungkin bersama
Kesempatannya akan semakin besar untuk kembali pada intan
"ayo kiara ikut kakak!" ajak wily tanpa berpamitan pada orang tuanya yang termenung dengan yang terjadi
"pa bagaimana ini, perusahaan bagaimana pa. Mama ngga mau hidup miskin pa!" ucap mama resti
Yang menjadi perebut suami oranh karena mengincar kekayaanya
"kamu hanya memikirkan uang saja. Semua ini karena anakmu! Jadi salahkan saja anakmu
Usahaku hancur sudah!"
Bentak pak baron pada istrinya
__ADS_1
Rasa malu dan marah dia lampiaskan pada istrinya