
Bulan masih sibuk melihat nadia sosial milik suaminya. Bulan dibuat heran baru setelah keduanya menikah Bintang baru upload wajahnya di media sosial miliknya, sebelumnya hanya gambar-gambar yang menurutnya sedikit aneh itu.
Bulan dikejutkan sebuah foto yang memang beberapa hari yang lalu diambilnya saat mereka berdua berada di rumah saat hendak memasak. Bulan dan Bintang berpose dengan tangannya yang membentuk setengah hati lalu disatukan.
she is my love, my World and my sweetheart.
Bulan tersipu malu karena membaca caption yang ada di foto tersebut. Tak pernah menyangka bahwa dulu mereka yang selalu bertengkar sekarang justru semakin lengket dan tak terpisahkan.
" Kenapa kau senyum-senyum sendiri? " Bintang menepuk pelan pundak sang istri.
" Kau mengagetkan ku saja. " Bulan protes sambil tangannya memukul pelan dadanya menetralkan keterkejutannya.
" Aku melihatmu senyum-senyum sendiri makanya aku bertanya. " ujar Bintang yang sudah mengambil tempat duduk di samping Bulan. Bintang juga memberikan kantong kresek putih yang di dalamnya berisi roti bakar yang diminta oleh Bulan tadi.
Setelah mengucapkan Terima kasih Bulan langsung menyantap roti bakar tersebut dengan lahap. Sudah tidak dipedulikan nya image tentang dirinya yang terlihat rakus memakan roti bakar tersebut.
" Pelan-pelan saja makannya. Aku tidak akan meminta itu. " ujar Bintang. Tangannya terulur u tuk membersihkan sudut bibir Bulan yang terkena selain dari roti bakar itu.
" Iya. " Bulan tersenyum menunjukkan rentetan gigi putih miliknya.
Masih ada beberapa pasangan mahasiswa yang berdansa di lantai tengah tempat yang dikhususkan untuk berdansa itu. Ada juga yang sudah lelah dan memilih untuk duduk lagi sambil menyantap hidangan yang tersedia.
Tiba-tiba saja musik berganti diiringi keluarnya penyanyi solo pria ternama di Indonesia. Semua yang ada di sana bertepuk tangan riuh menyambut penyanyi tersebut.
Lagu demi lagu dilantunkan oleh penyanyi tersebut. Bulan dan Bintang juga menikmati penampilan penyanyi solo pria tersebut.
" Selamat malam semuanya...... Saya kebetulan ada denger salah satu mahasiswa di sini ada yang punya suara bagus. Boleh yang dimaksud untuk naik ke atas panggung. " ujar sang penyanyi.
" Bintang....... Bintang.. Bintang... Bintang... " semua yang hadir di sana bersorak menyebut nama Bintang.
Bintang yang sekarang di sorot lampu pun hanya bisa mengulas senyum. Sebenarnya dia malas jika diminta bernyanyi sekarang. Sedang tidak ada mood untuk bernyanyi. Tapi karena sangat istri dan semua yang hadir di sana menatapnya dengan wajah penuh harap akhirnya Bintang pun naik ke atas panggung.
" Lagu ini pengen banget aku nyanyiin buat gadis cantik yang tadi duduk di sampingku. Boleh ya? " ujar Bintang menatap penyanyi pria dihadapannya itu.
" Tentu boleh dong, kita duet ya. " ajak sangat penyanyi.
" Lagunya dari anda sendiri, Cinta luar Biasa. Boleh ya" pinta Bintang.
Andmesh pun mengangguk. Band pengiring pun mulai memainkan musik untuk lagu tersebut.
__ADS_1
*Ku lihat dirimu hadir
Rasa hati ini inginkan dirimu
Hati tenang mendengar
Suara indah menyapa
Gelora hati ini tak ku sangka
Rasa ini tak tertahan
Hati ini slalu untukmu
Terimalah lagu ini
Dari orang biasa
Tapi cintaku padamu luar biasa
Aku tak punya bunga aku tak punya harta
Yang kupunya hanyalah hati yang setia
Bintang dan Andmesh terus bernyanyi dengan part bergantian. Semua yang hadis di sana nampak terharu dengan lagu yang dibawakan penyanyi solo pria ternama itu dan Bintang.
Semua bertepuk tangan meriah saat lagu itupun selesai dinyanyikan. Bahkan ada mahasiswa yang sampai berteriak memanggil nama kedua pria yang ada di atas panggung itu.
Bulan sampai tak bisa menahan tangis bahagianya. Dia terharu dengan ketulusan cinta yang Bintang berikan padanya. Merasa beruntung bahwa yang menjadi pasangan hidupnya adalah pria yang baik dan penyayang serta tanggung jawab.
Bulan tidak bisa membayangkan kalau pada malam itu yang menjamahnya bukan Bintang lalu bagaimana nasib hidupnya.
Saat melihat suami tercintanya turun dari panggung dan berjalan ke arahnya, Bulan langsung berlari menghambur ke pelukan sang suami. Bulan terisak dalam pelukan sangat suami. Rasanya nyaman dan hangat pelukan itu.
" Kamu kok nangis, nggak bahagia yang jodohmu adalah aku? " tanya Bintang. Telapak tangannya yang besar masih dengan nyaman nya mengusap punggung Bulan.
" Justru aku sangat bahagia kamu yang jadi jodohku. Nggak kebayang kalau bukan kamu pria yang menghabiskan malam denganku trus bagaimana.... "
" Nggak usah dibayangin. Pria itu aku dan hanya boleh aku. Oke. " Bintang memotong ucapan Bulan.
Masih dengan memeluk Bulan meski sekarang dari samping, Bintang membawa Bulan untuk duduk di bangku yang tadi. Tidak ada yang memperhatikan mereka berdua karena fokus mahasiswa masih ke atas panggung.
__ADS_1
Bintang dengan telaten mengambilkan minum lalu membantu Bulan untuk meminum air yang gelasnya dia pegang. Bulan yang sudah mulai tenang mencoba mengulas senyum pada Bintang.
Bintang juga membalas senyuman manis Bulan dengan senyuman yang memiliki sejuta pesona.
" Jangan senyum seperti itu di depan cewek lain. Awas saja kau. " Bulan mencubit kecil perut suaminya yang six pack itu.
" Hahahahaha..... Iya aku ngerti yomesan. " Bintang tertawa renyah saat tahu istrinya itu sedang cemburu.
Bulan masih menatap tajam Bintang yang tersenyum padanya. Bulan yang tadinya sempat khawatir merasa lega saat mendengar apa yang suaminya itu katakan. *pria malam itu adalah aku dan hanya boleh aku.
" Terima kasih Bintang. Aku merasa nyaman saat bersama denganmu*. " batin Bulan. Tak banyak bicara dia langsung memeluk Bintang
Penampilan Andmesh sudah berakhir, kini diganti dengan pengumuman pemenang dari beberapa kategori yang tadi sudah dinilai dan dihitung oleh jajaran dosen.
Nampak Bu Mega dan Pak Max yang didapuk sebagai MC kali ini. Penampilan keduanya sudah sangat cocok sekali untuk jadi MC, mungkin seringnya jam terbang mereka jadi MC di kondangan para tetangga.
Bintang dan Bulan serta beberapa mahasiswa di sana tertawa mendengar candaan garing dari dua dosen yang jadi MC.
" Nggak lucu ya... Ya ampun padahal saya sudah belajar dari kemarin biar bisa jadi lucu di depan kalian. " keluh Bu Mega yang sukses membuat semuanya tertawa.
Pak Max sampai melipat bibirnya ke dalam untuk menahan tawanya. Tak enak jika ketahuan menertawakan rekannya itu.
" Baik kita langsung saja ya. Waktu semakin sedikit. Jadi langsung saja kita bacakan pemenangnya. " jeda sebentar.
" Kategori yang akan kita bacakan pertama ini adalah setelan terkeren dari mahasiswa yang hadir malam ini. " ucap pak Max
" Dan pemenangnya adalah....... " Bu Mega sengaja untuk menjeda ucapannya agar terasa lebih mendebarkan lagi
" Adalah........ ORION DEWANTO. " seru Bu Mega diirinngi tepuk tangan yang lainnya.
Orion nampak tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah mahasiswa lain. Sudah seperti aktor top saja dia itu.
Sesampainya di atas panggung, Orion harus menunggu para pemenang lainnya untuk naik baru hadiah akan.
Kategori demi kategori sudah selesai dibacakan pemenangnya. Kini giliran pasangan paling serasi yang akan dibacakan.
Bu Mega meminta Orion untuk mengumumkan pemenang kategori itu dimana pemenang ini akan dinobatkan sebagai putri dan putra kampus mereka.
" Ehem... Ehem... " Orion berdehem. Sengaja agar kelihatan semakin menegangkan.
" Pemenang kategori ini adalah........ " suara musim berderu. Lampu sorot juga bergerak ke sana kemari.
__ADS_1
" BINTANG NARITA dan BULAN NARENDRA. "