
Bintang dan Bulan kini sudah kembali ke Jakarta karena cuti kuliah mereka sudah habis. Lebih tepatnya Bintang yang harus kembali masuk kuliah. Kalau tidak salah ingat, Bulan tahu jika suaminya itu sudah mulai menyiapkan skripsi.
Bulan jadi kepikiran kalau nanti Bintang lulus duluan lalu dia bagaimana? Lama dia berpikir sampai tak sadar ada So Hyang di belakangnya. So Hyang ikut kembali ke Jakarta karena harus menjalani persyaratan yang dia buat dengan kakeknya. So Hyang harus menjadi Bulan, kakak iparnya lalu setelah proses perceraian Lee Ryeon selesai barulah nantinya kakeknya akan mengizinkannya kembali ke keluarga nya.
" Dor.... " So Hyang menepuk pundak Bulan. KakakIiparnya itu sampai melompat saking kagetnya.
" So Hyang kenapa kau mengagetkanku? Hampir saja jantungku melompat keluar. " protes Bulan. i
" Eonni kenapa malah melamun disini? Lapar nggak? Mau aku bikinin cemilan atau makanan? " tanya So Hyang.
" Kita bikin rujak buah aja yuk. Coba dilihat di lemari pendingin buahnya lengkap nggak. " Keduanya berjalan ke dapur dan membuka lemari pendingin yang berpintu empat itu.
" Lengkap., tapi bikin sambalnya gimana , aku nggak ngerti? " tanya So Hyang. Maklum kalau sambal kacang orang di luar negeri jarang yang tahu.
" Sambalnya nanti biar aku aja. Kamu kupasin aja buahnya bisa? "
" Tentu saja kecil jika masalah itu. "
Bahu membahu kedua wanita cantik itu mulai membuat rujak buah. Bulan merasa sangat senang karena ada teman di rumahnya. Meski ada mboh Warni dan putrinya tapi mereka terlalu sungkan padanya jadi menurut Bulan itu sangat tidak asyik. Beruntung So Hyang datang dan bisa menemaninya melakukan apapun tanpa harus merasa sungkan.
Bengkuang, mangga muda, jambu air, apel dan pepaya sudah So Hyang kupas dan potong seperti keinginan mereka berdua. Untung saja semuanya buah lengkap di lemari pendingin itu. Bintang selalu memenuhi lemari pendingin itu dengan bermacam buah yang sedang musim saat ini. Bintang tahu istrinya itu semenjak hamil suka yang manis-manis .
__ADS_1
" Eonni sisa buahnya boleh dibuat es buah? " tanya So Hyang.
" Boleh, itu ada sirup sama susu pasti enak nih makan rujak buah ditemani es buah. " Bulan terkekeh lucu. Semua santapannya siang ini adalah buah-buahan.
" Kalau begitu aku akan membuatnya sekarang. "
Semuanya sudah siap langsung saja dinikmati oleh Bulan dan So Hyang. Sambil mengobrol ringan mereka menghabiskan sambal kacang satu cobek buah satu baskom dan es buah satu mangkok untuk masing-masing. So Hyang bisa makin gemuk kalau begini caranya, apalagi memang badannya itu tipe yang cepat gemuk dan cepat pula kurus tergantung pola makan So Hyang.
Di kampus, siang ini Bintang dikejutkan dengan fotonya dan Bulan sedang masuk ke kamar rumah yang sama. Ada pula foto kemesraan antara dirinya dan Bulan di teras rumahnya. Belum lagi ada foto saat dia mencium bibir Bulan.
Satu kampus memang tahu jika Bulan dan Bintang memiliki hubungan lebih dari sekedar senior dan junior di kampus. Tapi yang menjadi sorotan adalah Bulan dan Bintang yang masuk dan keluar dari rumah yang sama diberbagai waktu.
Orion dan Hydra sama-sama berusaha meredam masalah ini. Foto-foto yang dipajang seseorang di papan mading juga mereka lepas semua dan di buang. Tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur banyak mahasiswa yang melihat hal itu.
" Saya akan urus ini pak jadi anda jangan khawatir. " ujar Bintang yang langsung pamit keluar dari ruangan itu.
Rahang Bintang mengeras, tak habis pikir kenapa masih ada saja yang mengusik hidup rumah tangganya. Dia yakin mahasiswa ini pernah bertemu dengan saat bersama dengan Bulan. Tapi dicoba mengingat juga Bintang tak terlalu yakin karena banyaknya mahasiswa yang pernah bertemu dengan dirinya dan istrinya.
Bintang datang ke ruang siaran ditemani Orion dan Hydra. Bintang ingin membuat pengumuman tentang dia dan Bulan. Dia harus cepat menyelesaikan masalah ini jangan sampai Bulan mendengar dan kepikiran dan akan berpengaruh dengan kandungannya.
Sebenarnya tanpa Bintang ketahui, July dan Septi sudah mengabari Bulan tentang hal ini. Mereka berdua tidak tahu tentang pernikahan dan kehamilan Bulan. Mendapat kabar tentang hal itu, sontak Bulan marah dan langsung mengajak So Hyang untuk datang ke kampus dan mengklarifikasi masalah ini.
__ADS_1
Sudah tak ingat lagi dengan perutnya yang sudah buncit, membawa bukti-bukti pernikahannya dengan Bintang, Bulan langsung bertolak ke kampus. Setibanya di sana dia dan So Hyang menarik perhatian mahasiswa yang ada di sekitar sana. Fokus mahasiswa yang lain itu adalah perut Bulan yang sudah membesar sekali. Meski baru empat bulan tapi karena hamil kembar tiga membuat perutnya sudah seperti hamil tujuh bulan.
" *Eh lihat deh, perutnya sudah besar berarti dia hamil diluar nikah dong. "
"Parah dah masak senior kota bisa sebejay itu sih sampai Bulan tekdung begitu. "
" Itu cewek pasti yang merayu senior. Dasar cewek gatel*. "
Dan masih banyak lagi suara-suara yang menghina Bulan maupun Bintang. So Hyang mengepalkan tangannya menahan emosi. Jika saja saat ono dia di Seoul makan tak akan sungkan lagi So Hyang pasti membuat mereka semua jera.
...Kedua wanita cantik itu langsung menuju ke tempat di mana Bintang berada setelah tadi 0 turun 9 Xt3mobil Bulan sudah bertanya pada temannya. Bulan berjalan cepat dengan memegangi perutnya 0 tidak kram karena emosi Bulan yang sudah 09. ...
Braaakkkk
Pintu ruang siaran dibuka dengan kasar, saat itu langsung saja So Hyang masuk lalu disusul Bulan dibelakangnya. Tak ingin banyak bicara setelah menatap mata Bintang sejenak Bulan segera duduk di kursi yang ada di ruang siaran.
" Saya Bulan Narendra.... Eh salah... Saya Bulan Narita. Saya ingin mengatakan semua foto itu benar adanya saya memang mempunyai hubungan khusus dengan senior Bintang Narita karena kami sudah menikah beberapa bulan yang lalu. Jadi saya katakan sekali lagi saya adalah istri dari Bintang. " ujar Bulan dengan semangat tinggi. Bintang tersenyum saat melihat semangat istrinya yang mengatakan tentang hubungan mereka.
" Saya tambahkan ya, Bulan hamil setelah kami menikah. Usia kandungannya adalah empat bulan. Jika ditanya empat bulan kenapa sudah sebesar itu perutnya, jawabnya anak ku yang ada di kandungan Bulan kembar tiga. Jika tidak percaya silahkan lihat media sosial kami yang memang sudah mengupdate foto USG kehamilan Bulan. Terima kasih. "
Bintang mencium kening Bulan, tak menyangka istrinya dengan sangat berani mau membela dirinya. Bintang jadi berpikir mungkin kah ini akibat hormon kehamilan yang selalu membuat ibu hamil memiliki perubahan sifat dan sikap.
__ADS_1
Bintang bersyukur bahwa dia jatuh cinta dan menikah dengan orang yang sama. Dan Bulan juga sudah membalas perasaannya. Bintang tinggal menunggu semua urusan di sini selesai maka dia bisa dengan cepat menyerukan pada seluruh dunia nyonya muda Narita.