
Langit sudah nampak sangat gelap, waktu juga sudah menunjukkan dini hari. Pesta pernikahan termewah tahun ini yang diselenggarakan oleh keluarga Narita juga sudah berakhir. Bagi kedua pasang pengantin malam ini adalah malam pertama mereka, namun sedikit istimewa untuk kasus pasangan Bulan dan Bintang. Malam pertama mereka sudah lewat lebih dari tiga bulan yang lalu. Lalu apa yang mereka lakukan sekarang? Jawabnya Bulan saat ini sedang tidur sedangkan Bintang keluar entah kemana. Bintang hanya pamit menyelesaikan tugas.
Mobil Lexus dengan atap yang terbuka dipakainya untuk menuju suatu tempat rahasia yang hanya diketahui keluarganya saja. Tempat rahasia itu adalah markas dimana keluarga yang menjadi pengikut keluarga Narita tinggal, sekaligus dijadikan markas. Di sini lah orang-orang yang sudah membuat Bintang celaka waktu kecil di tahan. Total ada dua belas orang yang dibawa ke markas milik keluarga Ishita.
Setibanya disana ternyata ojiichan dan otousan sudah menunggu di dalam. Mereka berdua memang berangkat lebih dulu karena tadi Bintang harus menidurkan sang istri terlebih dahulu. Ketiganya langsung menuju ke sebuah ruangan yang ada di bawah tanah untuk melihat kedua belas pimpinan anggota kelompok mafia yang dulu pernah menculik Bintang.
Dua belas orang ini adalah petinggi dan pelayanan masyarakat di dunia putih namun akan menjadi mafia di dunia hitam. Dari kedua belas itu ada yang anggota parlemen, walikota, dokter, CEO perusahaan ternama dan masih banyak lagi. Orang-orang yang seharusnya menjadi pelayanan masyarakat justru merupakan orang jahat.
" Mereka semua sudah sadar? " tanya Bintang pada anak buahnya yang merupakan keturunan keluarga Ishita.
" Hanya beberapa, belum semuanya Hoshi-san. " jawab pria bernama Yamato itu. Yamato adalah perwakilan dari keluarganya yang ditunjuk sebagai kepala keluarga menggantikan ayahnya.
Mereka berempat pun turun ke bawah, dimana penjara yang biasa digunakan untuk menahan lawan dari keluarga Narita. Kondisi ruangan itu sangat gelap dan lembab, karena sinar matahari tak ada yang dapat memasuki ruangan itu. Sama-sama tercium juga bau darah yang sudah membusuk karena tak bisa mengering.
Nampak terlihat di dalam dua sel ada enam disetiap selnya. Orang-orang yang tadi dibawa oleh anak buah Bintang. Ada beberapa yang sudah bangun tapi masih lebih banyak yang masih terlelap, mungkin kelelahan setelah menyalurkan hasrat mereka.
" Wah ganas sekali kalian sampai berantakan seperti terkena gempa saja. " sarkas Bintang melihat ke arah seorang pria yang diketahui adalah ketua kelompok mafia itu.
" Jadi ini ulah mu. Kau sudah bosan hidup Hoshi Narita? " sarkas pria bernama Frederick itu.
__ADS_1
" Kau yang sudah bosan hidup, berani sekali kau berurusan denganku. Fredrick, seorang dewan Parlemen di negara Inggris, coba kau tebak bagaimana respon masyarakat bisa melihat dirimu yang sesungguhnya. " Bintang terus saja mengejek pria itu.
Bintang memberikan tanda pada Yamato untuk bertindak sesuai dengan perintahnya tadi sebelum masuk ke ruangan bawah tanah. Yamato keluar dari ruangan itu tak lama masuk kembali dengan membawa sebuah ipad di tangannya. Entah apa yang dilihatnya Yamato nampak sedang menghidupkan ipad itu.
Tak lama terdengar suara erangan dan de***** dari ipad yang sekarang ini dipegang oleh Yamato. Lalu secara perlahan Yamato mengarahkan ipad itu menghadap Frederick yang ada di dalam sel. Mata Frederick langsung melotot kalau melihat dirinya sudah menyetubuhi pelayan yang kebetulan lewat di sekitar tempat Bintang menjebak orang-orang dari kelompok mafia itu tadi. Satu tak puas divideo itu nampak Frederick yang juga menyetubuhi wanita yang satu kelompok dengannya. Bukan satu tapi semua wanita yang tergabung di kelompok mafia yang dia pimpin.
" Wah, aku tak menyangka kau walaupun sudah tua tapi masih begitu perkasa. " sarkas Bintang dengan tangan yang bertepuk tangan.
" Sialan kau Hoshi apa maumu sebenarnya? " sentak Frederick.
" Aku yang seharusnya bertanya apa maumu. Kenapa kau selalu menggangu hidupku? Kau tenang saja jika kau tak ingin aku menyebarkan tentang v kelompok kalian cukup katakan saja kenapa kau memburuku bahwa keluargaku. Jika aku ingin mengungkapkan semua tentang kalian sudah aku lakukan sejak dulu Bodoh. " bentak Bintang.
" Lalu apa maumu sekarang? " tanya Frederick setelah tenang.
" Kalian akan menjadi rekanku. Aku harus ikut dalam kelompok kalian itu berarti selamanya kalian tak akan bisa menyentuhmu dan keturunan keluargaku. Bagaimana? Atau kau lebih memilih agar semua bukti kejahatan dan kotornya dirimu keluarga ke publik? " Bintang memancing Frederick.
Setelah berpikir panjang Frederick pun menyetujui usul Bintang, tak ada salahnya anak muda berbakat itu ikut bergabung dan menjadi seseorang yang memiliki posisi kuat di kelompoknya. Bintang juga nantinya bisa membantu jika ada masalah internal atau eksternal.
" Baik aku setuju, kau akan mendapatkan posisi langsung dibawahku. Aki tak bisa membiarkanmu menduduki posisiku, tapi bisa aku pastikan posisimu lebih tinggi dari orang yang ada di kelompok ku. " ujar Frederick menawarkan.
__ADS_1
" Baik aku setuju. Ingat 80% rahasia kalian semua ada ditanganku. " Bintang mengancam.
Setelah perundingan selesai Bintang pun meminta anak buahnya untuk melepaskan orang-orang itu dan sebelumnya mereka menandatangani surah perjanjian hitam diatas putih dengan bermaterai dan berisi jika sampai orang-orang dari kelompok mafia itu melanggar janji maka asetnya akan menjadi milik Bintang dan semua bukti kejahatan mereka akan Bintang bocorkan pada publik.
Masih di markas yang juga rumah keluarga Ishita, Bintang, otousan dan ojiichan kembali berunding mengenai keluarga narita. Fokus mereka pada So Hee dan Yanuar. Sebagai pria ang sudah menjadi bagian dari keluarga Narita, Yanuar berhak tahu dan memiliki tanggungjawab untuk membantu Bintang mengelola pengawal yang bergerak dibawah So Hee.
Sekedar informasi, setiap keturunan keluarga Narita yang utama memiliki beberapa orang yang bekerja sebagi pelindung mereka. Dan sekarang ini tugas Yanuar lah yang harus memimpin pasukan itu dengan tujuan melindungi So Hee dan keturunnya nantinya.
" Ojiichan saja yang mengatakan hal ini pada Yanuar, aku akan mengurus Bulan. Merek berhak tahu tentang keluarga kita tanpa ada satupun yang disembunyikan. Mereka keluarga kita juga sekarang , bagian dari Narita juga." ujar Bintang.
" Hoshi benar chichi. Sebaiknya anda sebagai kepala keluarga yang menyampaikan hal ini." ujar otousan menyetujui saran dari Bintang.
( chichi \= ayah)
" Baiklah kalau kalian setuju begitu besok pagi aku akan mengatakan itu pada Yanuar. Secepatnya lebih bagus agar tak ada salah paham nantinya." ojiicha setuju.
Bintang dapat bernafas lega karena masalah pribadinya sudah dapat dia selesaikan. Sekarang ini dia hanya perlu fokus pada Bulan dan anak mereka nanti. Ditambah lagi dengan perusahaan keluarga Narita yang nantinya akan dipimpin olehnya.
Kini kebahagiaan Bintang sudah lengkap, memiliki keluarga kecil yang bahagia penuh cinta dan juga keluarga besar yang selalu mendukung setiap keputusan yang dia buat. Semoga saja kedepannya tak akan ada lagi kesedihan dihatinya.
__ADS_1
Maaf ya untuk yang biasa membaca novel author selama dua hari kemarin author nggak up soalnya ank aku yang masih balita rewel karena sakit pilek.