
Suasana di salah satu toko yang berada di dalam mall milik keluarga Hillar masih terlihat begitu tegang. Muncul kilatan permusuhan dan kebencian saat Bintang bertatapan dengan Anthony. Keduanya sama memperlihat ketidaksukaan mereka satu sama lain secara terang-terangan.
Bulan sedikit merasa tidak nyaman dengan situasi semacam ini pun meminta suaminya untuk menemani pulang. Bulan sadar situasi ini sangat tidak menguntungkan karena Bulan yakin jika mantan dosennya itu akan memulai keributan di sini. Yang menjadi perhatian besar bagi Bulan adalah keberadaan triplet di sini.
" Shujin, ayo kita pulang saja!" ajak Bulan. Dia setengahnya menarik lengan Bintang.
" Hm." deheman Bintang mengiyakan ajakan sang istri.
Bulan mengkode para pengasuh triplet dan juga manager toko pakaian ini. Bulan mengatakan kepada manager toko untuk menotal semua barang belanjaan Bulan dan semua pekerjanya dengan mengantarkannya ke rumahnya. Bulan harus segera mengajak anak dan suaminya keluar dari toko ini demi menghindari hal yang tidak diinginkan.
" Kalian bawa stroller triplet dan berjalan di depan kami!" titah dari Bulan. Mendengar titah dari nyonya muda mereka, dengan segera para bodyguard Bulan melangkah terlebih dulu sebelum stroller milik triplet melintas keluar toko.
" Lindungi tuan dan nyonya muda." seru Toru memerintahkan anak buahnya untuk mengawal tuan mereka keluar dari area toko.
Anthony dibuat geram melihat betapa dekat sepasang suami istri yang ada di depannya itu. Hatinya sangat panas melihat wanita yang dia cintai begitu memperhatikan prianya. Anthony yang hendak bergerak mengikuti Bulan harus menghentikan langkahnya karena ucapan Bulan yang sangat menyakitkan untuknya.
" Jangan ikuti aku! Apa anda memiliki masalah dengan indera yang ada pada tubuh anda? Terutama indera mata dan telinga? Tidakkah anda sudah melihat dan mendengar bahwa saya adalah nyonya muda Narita?' Bulan berbalik sebentar untuk memberikan peringatan secara terbuka pada calon pebinor yang ada di depannya ini.
Keluarga kecil Narita segera meninggalkan tempat itu, mereka akan makan di restoran yang berada di luar mall. Alasannya adalah karena tidak ingin diikuti lagi oleh Anthony. Buan sudah paham betapa mantan dosennya itu sangat tidak tahu malu.Sudah tahu bahwa dia adalah seorang istri dan ibu dari tiga orang ank, tapi masih saja mengejar Bulan seolah dia adalah seorang gadis.
__ADS_1
Di dalam mobi Bulan tertawa miris ketika mengingat kebodohan yang dimiliki oleh mantan dosennya itu. Di dunia ini banyak sekali wanita dan gadis yang ebih segalanya darinya, tapi kenapa pria menyebalkan itu justru mengejarnya.
" Sayang, bukankah kamu harus menjelaskan sesuatu pada ku?" Bulan menatap tajam sang suami. Bagaimana bisa dia tidak tahu bahwa suaminya menambah pengawal yang melindunginya saat berada di luar rumah.
" Maaf sayang. Aku meminta mereka untuk menjaga mu karena Anthony sudah mengirimkan sinyal ingin mengajak ku berperang. Dia sudah menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya selama ini. Aku khawatir dia berbuat nekat dan menculikmu." Bintang mengatakan yang sebenarnya tanpa ada sedikit saja yang dia tutupi. Dasar sebuah hubungan adalah sebuah kepercayaan, dan sebisa mungkin Bulan dan Bintang mempercayai semua yang dilakukan pasangan asalkan itu demi kebaikan keluarga besarnya.
" Memangnya dia yang sebenarnya itu siapa sayang?" tanya Bulan yang sedikit penasaran. Pasalnya tidak biasanya suaminya itu begitu waspada.
" Dia adalah pria yang penuh ambisi dan juga kejam. Dia menghalalkan segala untuk bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Dia yang memiliki sifat pengekang dan egois tingkat dewa ditinggalkan istrinya, dan kebetulan wajah istrinya itu mirip dengan mu sayang. Aku takut dia menjadi terobsesi karena pernah ditinggalkan oleh wanita yang mirip dengan mu."
" Kok gitu ya? Aku jadi khawatir sekarang sayang. Gimana kalau dia nekat?"
Meski berusaha tenang di depan Bulan, namun tidak bisa dipungkiri bahwa Bintang juga khawatir terlebih merasa kesal dengan keberadaan Anthony yang menjadi benalu di rumah tangganya. Sudah menjaga ketat keduanya pun masih saja Anthony mencari kesempatan untuk menemui Bulan. Beruntung pertemuan mereka berada di tempat umum, jika tidak sudah dipastikan mereka akan saling menyerang.
Sesampainya di rumah, Bulan dan Bintang terus melakukan kegiatan di dalam rumah tanpa ada niatan untuk keluar rumah. Bulan pun jadi malas jika pergi dari rumah dan bertemu dengan pria menyebalkan yang sudah gila itu. Sedangkan Bintang sudah sepenuhnya menyerahkan kepemimpinan dari HN group pada Yanuar, dia lebih memilih untuk berdiam di rumah menjaga anak dan istrinya.
" Oh ya... kenapa aku tidak kepikiran untuk menemui kak Jo? Selain keluargaku, dia juga memiliki kemampuan dan kekuatan yang setara dengan keluarga ku. " Tiba-tiba muncul sebuah ide brilian di kepalanya.
Bintang mengirimkan pesan pada Ryo, mengatakan bahwa dia meminta dirinya sendiri yang besok bertemu dengan CEO AD company. Bintang harus meminta bantuan dari CEO Ad company karena kakek Fokker juga merupakan teman bisnis dari CEO ad company.
__ADS_1
" Bagus, kita lihat apakah kalian berdua akan masih tetap terobsesi pada istriku jika sudah kak Jo yang turun tangan. " Bintang tersenyum smirk.
Dia kembali melakukan kegiatannya di sore hari ini hingga malam tiba, dia dan Bulan beristirahat. Keesokan harinya, Bintang bersiap untuk menemui CEO A d company. Selain membicarakan bisnis, dia juga akan membiarkan masalah pribadinya, kata lainya Bintang ingin curhat.
Mendapat sambutan yang begitu hangat dari seorang Joaquin de Niels, membuat Bintang ketagihan melakukan kerjasama dengan pebisnis yang memiliki nama yang sangat terkenal di Eropa. Bintang melakukan sesi curhat dengan seorang Joaquin, tapi justru ditertawakan oleh CEO Ad company tersebut.
" Seorang Narita meminta bantuan dariku? Mimpi apa aku semalam? " seloroh Joaquin mengejek Bintang.
" Aish... Kakak tidak tahu saja, bahwa dia di dukung oleh kakeknya. Dan yang membuatku heran adalah, tidak mungkin tuan Fokker tidak mengenal status Bulan. Tapi dia masih membantu cucunya yang gila itu. " kesal Bintang. Jika bukan karena kakeknya berbisnis dengan kakek dari Anthony, sudah dilibas habis semua sumber kekayaan dari keluarga Fokker itu.
" Lalu kau ingin aku menekan tuan Fokker begitu? " tanya Joaquin memastikan keinginan dari temannya itu.
" Hm... Kau punya kuasa yang lebih besar dari keluarga ku jika di Eropa. Bukankah dia juga bekerjasama dengan JN corp. milik mu kak. "
" Baik jika itu keinginan mu seperti itu. Aku akan menekan keluarga Fokker yang ada di England. " ujar Joaquin.
Pertemuan pertamanya dengan Bintang itu terjadi ketika Bintang yang tidak sengaja melihat Joaquin kesulitan merawat kelima anak kembarnya. Bintang yang kalau itu masih single, membantu Joaquin untuk mengasuh kedua anak Joaquin sampai para pengasuh dari si kembar datang.
Sejak saat itu, Joaquin selalu berhubungan baik dengan Bintang. Beberapa kali Bintang meminta bantuan Joaquin begitu pula sebaliknya. Namun sangat disayangkan ketika pernikahan Bintang dan Bulan di Kyoto, Jepang waktu itu, Joaquin tidak bisa hadir lantaran sedang melakukan perjalanan untuk mengunjungi istrinya yang ada di Chicago.
__ADS_1