CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Perayaan


__ADS_3

104


Amanda dan Daniel datang bersama. Amanda sangatlah cantik dan menawan. Begitu juga dengan Daniel, dia terlihat tampan dan rupawan.


Amanda dan Daniel memasuki ruang perayaan yang sedang berlangsung. Melihat kedatangan mereka berdua, seketika suasana menjadi heboh.


"Tuan Daniel, bagaimana kabarmu?"


"Nona Amanda, bagaimana kabarmu?"


"Apa kalian senang?"


"Tuan Daniel, tolong katakan sesuatu"


"Tuan Daniel.."


"Nona Amanda.."


Para reporter mengelilingi Amanda dan Daniel untuk diwawancara. Namun dengan sigap Rio menghadang para reporter itu agar tidak mendekat ke arah Amamda dan Daniel. Rio memberikan jalan untuk Amanda dan Daniel agar bisa masuk dengan aman.


Kini Amanda dan Daniel sudah berada di antara para tamu. Mereka sedang duduk berdua sambil menikmati minuman yang disediaka.


"Huh,, ternyata ramai juga ya" ujar Amanda melihat sekeliling.


"Tentu saja ramai. Mereka suka pada hasil kerjamu" balas Daniel.


"Ini bukan karnaku saja. Ini juga karnamu. Kau yang selalu mendukungku disetiap saat"


"Tapi aku tidak suka padamu hari ini" ujar Daniel.


"Kenapa?" tanyan Amanda heran.


"Hari ini kau sangat cantik. Semua orang menatapmu. Aku tidak suka itu"


"Biar saja. Aku suka ditatap semua orang. Apalagi karna kecantikanku"


"Kau ini. Aku tidak akan membiarkan orang lain memilikimu"


"Sepertinya kau harus bekerja keras untuk itu"


"Dengar, aku akan menc*um mu di hadapan semua orang"


"Coba saja kalo bisa"


"Kau menantangku?"

__ADS_1


"Anggaaplah seperti itu"


"Kalo begitu, aku terima tantanganmu"


Amanda dan Daniel meminum minuman mereka.


"Oh iya, tuan, bagaimana kau bisa mendapatkan bukti itu?" tanya Amanda penasaran.


"Aku mendapatkannya dari Rio. Aku sangat memb*nci orang yang sudah mengusikku. Dan juga sudah tidak sopan menyebarkan gosip tentang calon istriku. Aku tidak bisa tinggal diam" jawab Daniel.


Amanda hanya menganggukkan kepalanya.


"Dia juga yang menemukan mata-mata"


"Oh iya,, aku sampai lupa mata-mata itu. Siapa dia? Kenapa dia bisa sampai bisa membocorkan desainnya?"


"Dia dari juga deparement sekretaris. Tapi dia tidak sendiri. Kekasihnya membantunya dalam hal ini. Itu sebabnya dia bisa diam-diam melihat desain itu"


"Pantas saja" gumam Amanda.


Amanda dan Daniel terdiam.


"Berarti Rio lah yang berjasa. Bukan kau" celetuk Amanda.


"Eh,, apa maksudmu? Tentu saja aku. Aku yang menugaskan Rio untuk melakukan itu semua. Aku mengarahkannya harus berbuat apa"


Daniel cengo mendengar Amanda memuji pria lain dihadapannya.


"Bukan hanya tampan, dia juga gagah, tegas, cerdas, sigap, tangguh dan em,, bertanggung jawab" Amanda memuji Rio.


"Kau suka padanya?" tanya Daniel.


"Saat ini masih belum. Tapi kalo dia menyukaiku, akua akan bersedia meladeninya" jawab Amanda.


Daniel memahan marahnya. Dia tidak boleh cemburu pada asistennya itu. Lagi pula, Rio tidak akan menyukai tunangan bosnya sendiri.


"Bagaimana dengan surat perjanjian itu?" Daniel mengubah topik pembicaraan.


Amanda menatap Daniel. Dia tau, kalo saat ini Daniel sedang menahan marah dengan mengubah pembicaraan. Amanda sangat senang melihat Daniel yang kesal.


"Em,, coba kau tebak saja" balas Amanda.


"Kau ini, tadi saat kau bertanya soal bukti dan mata-mata, aku langsung menjawab. Tapi sekarang kau? Kau malah menyuruhku menebaknya" kesal Daniel.


"Heheh.." Amanda tertawa lucu.

__ADS_1


"Kenapa kau tertawa?" tanya Daniel tambah kesal.


"Kau sangat lucu saat kesal" kekeh Amanda.


Daniel tidak habis pikir pada Amanda. Daniel memutar bola matanya malas. Tapi karna melihat Amanda yang terus tertawa, secara tidak sadar Daniel tersenyum.


"Cantik sekali" gumam Daniel melihat Amanda yang sedang tertawa.


Sonia juga hadir diperayaan itu. Kini dia sedang melihat Amanda dan juga Daniel yang sama-sama tertawa. Mereka terlihat sangat akrab dan romantis. Di mana ada Sonia, di situ ada Sandra. Sandra melihat Sonia yang terbakar api cemburu.


"Mereka sangat dekat. Sepertinya mereka sudah saling mencintai" ujar Sandra mengompori Sonia.


"Tidak! Daniel tidak boleh mencintai siapa pun selain aku. Aku tidak akan membiarkan dia menjadi milik siapa pun" balas Sonia.


"Kalo begitu kau harus melakukan sesuatu pada Amanda"


"Tentu saja. Aku sudah menyiapkan hadiah besar untuknya. Hadiah yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya" Sonia tersenyum devil.


Sonia menjelaskan rencananya pada Sandra. Sandra sangat puas mendengar rencana Sonia. Mereka berdua yakin kalo rencana yang sudah disusun itu akan berjalan sempurna. Mereka mulai kembali menjelekkan Amanda. Mereka tidak bosan menjelekkan Amanda. Entah sudah berapa juta kalimat jelek tentang Amanda yang mereka keluarkan.


Pukul 8 malam, acara pun dimulai. Daniel naik ke atas panggug dan membacakan pidato.


"Saya berterima kasih pada Amanda yang sudah bekerja keras dalam proyek ini. Proyek ini tidak akan sukses tanpa campur tangan Amanda. Saya juga berterima kasih untuk semua orang yang terlibat. Maaf, saya tidak bisa menyebutkan satu-persatu. Saya juga berterima kasih untuk orang-orang yang sudah percaya pada perusahaan saja" ucap Daniel panjang lebar.


Semua orang senang mendengar pindato dari Daniel.


"Dan iya, beberapa waktu lalu saya sudah mengatakan kalo Amanda adalah calon istri saja. Mungkin itu terdengar tidak resmi, karna situasi yang sedang terjadi. Tapi, saat ini juga, saya umumkan secara resmi. Amanda Batari adalah calon istri dari Daniel Aiden" lanjut Daniel membuat semua orang terdiam.


Semua orang menatap Amanda. Sementara Amanda melihat ke arah Daniel dengan ekspresi yang tidak bisa digambarkan. Daniel mengulas senyum manis di bibirnya saat Amands menatapnya.


Prok,, prok,, prok,,


Semua orang bertepuk tangan dengan meriah.


Daniel turun dari atas panggung dan menghampiri Amanda. Daniel membungkukkan badannya dan menjulurkan tangannya. Daniel mengajak Amanda berdansa.


Hai,, semua,,


Siapa nih yang kangen sama Amanda dan Daniel?


Maaf ya 2 hari author gak up.


Sekarang ujikomnya sudah selesai. Hanya tinggal satu langkah lagi menuju kelulusan


Terima kasih sudah setia menunggu

__ADS_1


Sampai ketemu di up selanjutnya


__ADS_2