CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Nasi Goreng


__ADS_3

48


Amanda memegang Daniel dengan satu tangan. Dan tangan yang lainnya digunakan untuk mengambil kunci yang ada disaku celana Daniel. Amanda menggerakan tangannya mencari kunci. Namun kunci tak kunjung ditemukan.


Secara tidak sengaja, Amanda menyentuh benda panas di dalam saku celana Daniel. Bus,, wajah Amanda memerah karna malu. Amanda buru-buru meminta maaf pada Daniel.


"Maaf tuan, saya tidak sengaja" ucap Amanda.


"Jangan mencari kesempatan nona BW. Apa kau berusaha menggodaku lagi? Tidak cukupkah kau menggodaku saat di rumah sakit?" goda Daniel.


"Tuan, aku tidak menggodamu. Aku tidak sengaja tuan" jelas Amanda.


Daniel tidak menanggapi penjelasan Amanda.


Amanda sebal pada Daniel. Daniel terus saja menunduhnya menggodanya. Jelas-jelas Daniel lah yang selalu menggodanya.


Amanda melanjutkan pencarian kunci disaku celana Daniel. Amanda sudah menyerah karna dia tak kunjung menemukan kuncinya.


"Tuan, aku tidak dapat menemukan kuncinya" ujar Amanda mengeluarkan tangannya yang ada di saku celana Daniel.


Daniel mengulurkan tangannya dan merogoh saku celana lain miliknya. Dan ternyata kunci itu ada di saku yang satunya lagi.


Amanda merasa kesal karna Daniel sengaja mengerjainya. Amanda sudah susah payah mencari kunci itu, sampai-sampai dia tak sengaja menyentuh apa yang seharusnya tidak dia sentuh.


"Dasar b*d*h. Kenapa aku terperangkap lagi olehnya? Jelas-jelas dia memiliki maksud lain. Tapi aku masih tidak menyadarinya. Dasar bos s*alan" umpat Amanda dalam hati.


Amanda membawa Daniel ke dalam. Amanda menuntun Daniel ke sofa agar bisa duduk. Saat dekat sofa, Amanda terpeleset dan jatuh ke sofa bersama dengan Daniel. Amanda jatuh ke dalam pelukan Daniel.


"Ah.." Amanda jatuh dan menimpa Daniel.


Amanda dan Daniel saling menatap. Daniel bisa melihat mata bulat dan jernih milik Amanda.


"Nona BW, kau bilang kau tidak menggodaku. Ini ketiga kalinya kau menggodaku dalam satu malam. Tapi apa ini? Kau secara terang-terangan menggodaku dan langsung memelukku. Sepertinya kau sangat menginginkanku" ejek Daniel.

__ADS_1


Amanda langsung bangkit dan merubah posisinya menjadi duduk. Setelah Amanda bangkit, Daniel juga ikut bangkit.


Amanda merapikan rambutnya yang cukup berantakan. Amanda bukannya tidak mau membantah ejekan Daniel, tapi dia menyadari kalo kali ini dia lah yang bersalah.


"Em,, tuan, sebaiknya kau segera meminum obat. Agar lukamu cepat sembuh" ucap Amanda memgubah topik pembicaraan.


"Jangan mengubah topik nona BW" ucap Daniel.


"Tuan, aku salah. Maafkan aku. Aku tidak hati-hati saat berjalan, sampai aku terpeleset dan menimpamu" ucap Amanda.


"Baiklah, kali ini aku terima penjelasanmu" ucap Daniel.


Amanda harus mengalah kali ini.


"Apa kau lapar?" tanya Daniel.


"Ya.." jawab Amanda menganggukkan kepalanya.


"Kita?" tanya Amanda.


"Maksudku kau yang memasak. Ya,, itung-itung membayar jasa karna tadi aku menyelamatkanmu saat jatuh" jelas Daniel.


Amanda berpikir cukup masuj akal juga apa yang dikatakan oleh Daniel. Amanda menuruti usul Daniel.


"Baiklah tuan, aku akan memasak" setuju Amanda.


Amanda pergi ke dapur untuk memasak. Sementara Daniel menunggu di atas meja makan. Daniel bisa melihat Amanda dari posisinya sekarang. Amanda juga bisa melihta Daniel. Namun Amanda tidak terlalu pokus pada Daniel.


Amanda melihat bahan masakan apa yang ada di dapur. Hanya ada sedikit bahan masakan.


"Tuan, kau mau makan apa?" tanya Amanda.


"Apa saja yang kau buatkan" jawab Daniel.

__ADS_1


Karna Daniel menjawab apa saja, maka Amanda akan membuat makanan yang disukai oleh semua orang dan makanan yang mudah dimasak tapi rasanya luar biasa. Amanda akan membuat nasi goreng.


Amanda bergulat dengan masakannya di dapur. Sementara Daniel bergulat dengan pikirannya. Daniel memandang Amanda yang sedang sibuk di dapur. Amanda terlihat seperti seorang istri yang sedang menyiapkan makan malam untuk suaminya. Melihat itu, hati Daniel merasa sangat hangat. Ada terselip keingan membangun rumah tangga bersama Amanda.


Tak lama, Amanda pun sudah selesai memasak. Amanda menyajikan masakannya dihadapan Daniel.


"Ini tuan, makanannya sudah jadi" ujar Amanda.


Daniel menganggukkan kepalanya. Daniel dan Amanda duduk saling berhadapan.


Amanda segera menyantap nasi goreng buatannya. Amanda memuji masakannya sendiri. Amanda memakaan nasi goreng hingga habis tidak tersisa.


Daniel tidak memakan nasi gore buatan Amanda. Dia malah asik melihat Amanda yang lahap memaka. nasi goreng. Amanda terlihat sangat menggemaskan dengan mulut yang penuh nasi.


Setelah selesai, Amanda melihat ke arah Daniel. Amanda baru menyadari kalo Daniel tidak menyentuh makanannya sedikitpun. Amanda heran akan hal itu.


"Tuan, apa kau tidak menyukai makanan yang kubuat? Apa kau tidak menyukai nasi goreng?" tanya Amanda heran.


"Tidak bukan itu" jawab Daniel.


"Lalu kenapa?" tanya Amanda.


"Kau harus menyuapiku" titah Daniel.


Terima kasih sudah mampir😊


Maaf up nya sendikit🙂


Terus dukung author😁


Jangan lupa tinggalkan jejak😉


Salam hangat dari author😆

__ADS_1


__ADS_2