
79
Amanda berjalan ke arah Mayang. Namun langkahnya dihentikan oleh Oliv dan juga Sandra.
Oliv dan Sandra memegang kedua tangan Amanda.
"Hei! Apa yang kalian lakukan? Lepaskan aku!" tanta Amanda.
"Lepaskan? Jangan harap. Kau tidak akan bisa kabur. Aku tau kau akan kabur setelah melakukan ini. Kau tidak mau disalahkan" balas Oliv.
"Kabur? Kabur ke mana? Aku mau menyelamatkan Mayang. Lihatlah, dia sudah tidak muncul lagi"
"Jangan bohong kau. Aku tau manusia sepertimu. Setelah kau melakukan kejahatan, kau akan langsung kabur. Kemudian kau akan mencari kambing hitam. Dan kamilah kambing hitam itu. Benarkan?" tebak Oliv.
"Kambing hitam? Justru aku lah kambing hitamnya. Aku tau kalian pasti sudah merencanakan ini semua. Kalian sudah menjebakku" balas Amanda.
"Menjebak? Kau pikir aku akan melakukan itu? Jangan bercanda kau"
"Oliv, dia menuduh kita yang sudah menjebaknya. Jelas-jelas dia yang bersalah. Dia tidak mau disalahkan atas kem*tian Mayang" timpal Sandra.
"Kau benar. Sekarang, cepat telpon polisi" titah Oliv.
"Baik. Tapi kau harus memegangnya dengan kuat"
"Iya. Aku akan memegang dia dengan kuat"
Amanda khawatir saat Sandra akan menelpon polisi.
"Jika polisi sampai datang ke sini, bisa gawat. Aku bisa dituduh melakukan pemb*nuhan terhadap Mayang. Jika aku ditangkap polisi itu akan merugikanku" ucap Amanda dalam hati.
"Hei, jangan telepon polisi" cegah Amanda.
"Kenapa? Di sini sudah terjadi kasus pemb*nuhuan. Sudah seharusnya kasus ini ditangani oleh polisi" balas Sandra.
Amanda hendak mend*rong Sandra untuk tidak memanggil polisi, tapi Sandra dengan cepat menjauh dari Amanda. Sandra menjauh untuk memanggil polisi.
"Jangan melawan. Kau sudah tertangkap basah gadis kampung" ujar Oliv tersenyum mengejek.
Oliv sangat senang karna Sandra sudah memanggil polisi. Dia yakin Amanda akan ditangkap dan ditahan oleh polisi. Sementara dia akan selamat dan akan dianggap menjadi pahlawan karna sudah melaporkan kasus pemb*nuhan.
Amanda akan langsung ditangkap, karna sudah ada bukti yang sangat kuat. Oliv tidak perduli pada Mayang. Mau dia masih hidup, atau sudah m*ti pun tidak masalah bagianya. Toh Amanda juga yang akan disalahkan.
Sebenarnya ini juga bisa jadi kesempatannya untuk memb*nuh Amanda. Tapi dia lebih senang jika melihat Amanda dipenjara. Jika Amanda dipenjara, itu akan membuat dia ters*ksa secara perlahan. Dia pun akan memilih m*ti dari pada hidup terus ters*ksa.
Kini Amanda tidak mengkhawatirkan dirinya. Dia lebih mengkhawatirkan Mayang. Dia takut Mayang m*ti tenggelam. Jika Mayang m*ti, maka dia lah yang akan dituduh sebagai pemb*nuhnya.
Di saat itu, Farrel tiba-tiba muncul. Dia mendengar suara teriakan dari arah Amanda. Jadi dia bergegas mencari sumber teriakan itu.
__ADS_1
Farrel kaget saat melihat Amanda ditahan oleh Oliv.
"Farrel" ujar Amanda.
"Amanda!" Farrel kaget. "Hei, apa yang sedang terjadi? Oliv, kenapa kau memegang tangan Amanda?" tanya Farrel bingung. Farrel tau kalo situasinya sedang tidak baik.
"Diam kau, jangan ikut campur" tukas Oliv memberi peringatan pada Farrel.
"Farrel, cepat panggil ambulan dan selamatkan Mayang" titah Amanda.
"Mayang?" tanya Farrel.
"Iya, cepat" balas Amanda.
"Aku akan menyelamatkanmu dulu" ujar Farrel.
"Hei, jangan maju. Jika kau maju, aku akan memeberimu pelajaran" cegah Oliv.
"Coba saja" tantang Farrel.
Farrel mencoba melepaskan tangan Oliv dari dari Amanda.
"Lepaskan tanganku" teriak Oliv.
Farrel berhasil memeganga tangan Oliv. Kini Amanda sudah lepas dari Oliv. Amanda mengambil alih tangan Oliv.
"Farrel, Mayang" ucap Amanda.
"Lepaskan aku gadis kampung!" teriak Oliv.
Amanda menatap Oliv dengan marah. Kemudian dia mend*rong Oliv ke belakang dengan cukup k*ras. Oliv terjatuh ke belakang.
"Auw.." Oliv mengaduh kesakitan saat bok*ngnya jatuh ke tanah.
Amanda memanggil ambulan untuk datang.
Farrel keluar dari air sambil menggendong Mayang yang sudah tak sadarkan diri. Dengan cepat Amanda menghampiri dan membantu Farrel.
Farrel membaringkan Mayang di atas tanah.
"Mayang,, Mayang.." Amanda menepuk-nepuk wajah Mayang.
Amanda menekan dada Mayang untuk mengeluarkan air yang tertelan oleh Mayang.
"Mayang bangun" ujar amanda.
Amanda masih berusaha membangunkan Mayang.
__ADS_1
"Ukhuk,, ukhuk.." Mayang memuntahkan air yang ditelannya dan terbatuk.
Amanda menepuk punggung Mayang.
"Hah,, aku masih hidup?" tanya Mayang tak percaya.
"Ha,, aku masih hidup?" Amanda mengulangi pertanyaan Mayang dengan ledekan kesal. "Lihat, aku adalah malaikat m*utmu" ujar Amanda kesal.
Mayang menatap Amanda dan Farrel bergantian.
"Kenapa kau melakukan itu? kenapa kau mau memb*nuhku? Lihatlah sekarang, hampir saja malaikat m*ut menjemputmu. Jika bukan Farrel yang menolongmu, mungkin sekarang kau sedang behadapan dengan tuhanmu" Amanda mengeluarkan kekesalannya pada Mayang. "Kau yang dari awal ingin memb*nuhku. Tapi sekarang, malah kau yang hampir m*ti. Kau itu b*doh. Tidak punya otak" lanjut Amanda dengan perkataan yang savage.
Di sini Mayang terlihat sangat pucat dan bibirnya membiru. Apa lagi dia dimarahi oleh Amanda. Nyalinya menciut saat Amanda memarahinya.
"Aku tau pasti ada orang dibelakangmu. Katakan siapa orang itu?" tanya Amanda.
"Ti-tidak ada. Tidak ada siapa pun" jawab Mayang gugup.
"Jangan bohong. Aku tau kau sedang berbohong" desak Amanda.
Farrel hanya mendengar dan memperhatikan Amanda dan Mayang. Dia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi.
Oliv mendekat sambil memegang bok*ngnya yang terasa sakit. Sandra membantu Oliv berjalan.
"Sudah jelas kau melakukan tindakan pemb*nuhan. Tapi kau tetap saja tidak mengaku dan malah menyalahkan Mayang yang sebagai korban" cibir Oliv.
"Sudah kubilang aku tidak melakukan tindakan pemb*nuhan. Jelas-jelas Mayang yang hendak memb*nuhku. Di sini akulah korbannya. Bukan Mayang" balas Amanda.
"Alah,, bilang saja tidak mau disalahkan" ujar Oliv.
"Diam kau. Jika kau berani mengucapkan sepatah kata lagi, aku berjanji kau tidak akan bisa melihat hari esok" Farrel memberi peringatan pada Oliv.
Oliv pun diam tak bersuara.
Farrel khawatir pada kondisi Amanda. Meskipun Farrel tida tau jelas bagaimana kejadiannya. Yang jelas, dia tau Amanda tidak berada dalam posisi baik-baik saja. Amanda dalam bahaya.
Maaf ya udan 2 hari gak up🙏🏼
Sebenarnya author mau up, cuma kemarin hp autho ngadat. Hp author gak bisa buka apk NT. Hampir semua apk tidak bisa dibuka. Author bingung dan harus gimana😞
Dan untungnya sekarang udah kembali seperti semula😃
Hari ini author bakalan up 3 bab😁
Tapi reader semua harus dukung author supaya author semangat nulisnya☺
Terima kasih sudah mampir😊
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak😆
Terus dukung author😄