CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Memukau


__ADS_3

38


Amanda menghirup nafas dalam-dalam, kemudian dia menghembuskannya dengan perlahan. Hal itu dilakukan untuk membuat tubuhnya merasa rileks. Amanda tersenyum dan menatap semua orang.


"Selamat siang semuanya" sapa Amanda.


"Siang.." balas semua orang.


"Sebelumnya sama mau meminta maaf karna keterlambatan saya menghadiri rapat ini" ucap Amanda meminta maaf dengan tulus pada semua orang.


Semua orang menganggukkan kepala mereka.


"Baiklah, di sini saya mau menjelaskan mengenai proyek terbaru perusahaan kami" Amanda mulai menjelaskan tanpa melihat naskah maupun melihat ppt yang ditampilkan.


Semua orang mendengarkan penjelasan Amanda dengan serius.


"Proyek terbaru perusahaan kami adalah DARAY" ucap Amanda.


"DARAY? Apa itu DARAY nona Amanda?" tanya salah satu klien yang hadir di rapat itu.


"D untuk Daniel, A untuk Aiden, dan RAY untuk sinar. DARAY adalah perhiasan keluaran dari perusahaan kami. Perhiasan DARAY berbeda dengan perhiasan lainnya. Kami membuat perhiasan dari bahan yang sudah teruji dan pastinya aman untuk digunakan sehari-hari" jawab Amanda.


Amanda menjelaskan proyek dengan sangat teratur. pembawaan yang tenang dan santai, membuat semua orang nyaman dengan apa yang mereka dengar dan lihat.


Mayang tidak percaya dengan apa yang dia liat. Bahkan Mayang sulit percaya. Mayang ingin memperm*lukan Amanda, namun yang terjadi malah sebaliknya. Dia malah membuat Amanda menonjol dihadapan semua orang, khususnya Daniel.


Daniel terkejut dengan apa yang dibawakan oleh Amanda. Tatapannya tidak pernah lepas dari Amanda. "Memukau" itu adalah kata yang pantas diberikan untuk Amanda. Ya, Daniel memang sangat terpukau oleh penampilan Amanda.


Setelah cukup menjelaskan, Amanda duduk kembali. Dan kini bagian Mona menjelaskan desain perhiasannya.


"Ini tuan.." Mona memberikan desain pada semua orang.


Setelah semua mendapatkan gambar desainnya, Mona berdiri.


"Ini adalah desain perhiasan dari perusahaan kami" ucap Mona.


Saat Mona hendak menjelaskan, tiba-tiba Daniel memotongnya.

__ADS_1


"Aku tidak suka pada desain ini" ucap Daniel yang merasa kurang puas dengan hasil kerja Mona.


"Maaf tuan, bagian mana yang anda tidak suka?" tanya Mona.


"Semuanya" jawab Daniel.


"Semuanya?" Mona mengulangi ucapan Daniel.


"Iya" balas Daniel.


Semua orang melihat desain perhiasan itu.


"Bagaimana menurutmu Amanda?" tanya Daniel meminta pendapat Amanda.


"Ya tuan, yang anda katakan itu benar. Desain ini tidak unik" jawab Amanda.


"Jadi maksudmu desai ini jelek?" tanya Mayang.


"Tidak, bukan itu maksudku. Desain ini bagus, hanya saja tidak unik. Dan menurutku desain ini terlalu biasa. Jika desainnya seperti ini, sama saja seperti perhiasan imitasi" jawab Amanda.


"Kau benar Amanda" Daniel membenarkan ucapan Amanda.


Mona marah karena sebagian besar desain perhiasan itu berasal dari pendapatnya. Dan dengan mudah dinilai jelek oleh Amanda, bahkan di depan Daniel.


"S*alan. Perempuan br*ngs*k. Berani sekali dia mengatakan itu di depan tuan Daniel? Rupanya dia ingin mencari gara-gara denganku. Baiklah Amanda, tunggu saja pembalasanku" ucap Mona marah dalam hatinya.


"Baiklah tuan, kalo begitu saya akan menggambar ulang desain perhiasan ini agar tidak terlihat seperti perhiasan imitasi" ucap Mona dengan sedikit sindiran.


"Apa dia menyindirku? Apakah aku mengatakan hal yang salah? Aku rasa tidak. Desain perhiasan itu memang seperti perhiasan imitasi. Aku mengatakan hal yang sebenarnya" pikir Amanda dalam hati.


30 menit kemudian rapat selesai. Para klien Daniel sudah pergi.


"Amanda tunggu, jangan keluar dulu" cegah Daniel.


Mona dan Mayang pergi dari ruangan konferensi. Sementara Amanda dan Daniel masih tinggal di ruangan itu.


"Ada apa tuan?" tanya Amanda acuh.

__ADS_1


"Apa kau tau tentang desain perhiasan? Bagaimana kau mengetahuinya?" jawab Daniel dengan sebuah pertanyaan.


Amanda menatap Daniel.


"Kau tau, hari ini kau sangat mengejutkanku dengan pernampilanmu. Aku tidak menyangka kau akan bisa seperti itu" ucap Daniel mengekspresikan kekagumannya.


Amanda mengabaikan Daniel. Dia pergi keluar ruangan dan menuju toilet.


"Apa ini? Kenapa dia mengacuhkanku? Apa dia masih marah soal tadi?" tanya Daniel yang bingung pada sikap Amanda.


Saat Amanda hendak masuk ke kamar Mandi, Amanda mendengar orang yang sedang membicarakan dirinya. Siapa lagi kalo bukan 2M, Mayang dan Mona.


"Kurang ajar sekali Amanda itu. Beraninya dia mempermalukanku di hadapan semua orang" geram Mona.


"Sudahlah, kau baru satu kali dipermal*kan oleh Amanda. Aku sudah berkali-kali dipermal*kan olehnya" balas Mayang.


"Aku tidak terima. Tidak ada orang yang berani melakukan ini padaku" ucap Mona yang marah.


"Kita harus menend*ng Amanda dari perusahaan ini. Jika dia tidak ditend*ng, maka bisa-bisa kita yang ditend*ng dari perusahaan ini" ucap Mayang.


"Ya, kau benar Mayang. Kita harus menyusun rencana untuk Amanda" balas Mona.


Rupanya Mona dan Mayang merencanakan rencana jahat untuk Amanda.


"Oh,, rupanya mereka besatu untuk menjat*hkanku" ucap Amanda. "Kita lihat saja, bagaimana akhir dari semua ini" lanjut Amanda tersenyum devil.


Amanda sudah bertekad untuk melawan. Jika dia diam saja, Mayang dan Mona akan terus mengejarnya. Amanda tidak mau dikejar oleh Mona atau pun Mayang.


Kali ini Amanda selamat dari jebakan Mayang. Jika saja Amanda tidak melihat gambar yang dipegang Mona, mungkin Amanda tidak akan bisa melakukan presentasi tanpa naskah. Dan untungnya, proyek perhiasan ini dikerjakan oleh Amanda. Ya,, walaupun sebagian, tapi selebihnya Amanda tau tentang proyek ini.


Sesuai ucapan Author, hari ini author up 2 bab ya😄


Meskipun up ke-2 agak malem☺


Besok Insya Allah author juga akan up 2 bab, tapi author gak janji ya😉


Terima kasih sudah mampir😊

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak ya😁


Terus dukung author😆


__ADS_2