
95
Daniel menatap lurus ke depan. Dia mengenang masalalu.
"Kau ingin tahu tentang Tari?" tanya Daniel.
"Ya, aku ingin mengetahuinya" balas Amanda.
"Tari adalah gadis kecil kecil yang diculik bersamaku. Tari gadis yang pemberani. Dia tak kenal takut. Tapi dia jatuh ke jurang karna ingin menyelamatkanku" Daniel memberi jeda pada ceritanya.
"Saat itu aku tidak bisa melakukan apa pun. Aku tidak tau harus melakukan apa. Aku terlalu takut dan syok. Aku tidak bisa menyelamatkannya" sambung Daniel.
Amanda tidak menyangka mereka berdua mengalami hal yang menyedihkan.
"Kau pernah mencarinya?" tanya Amanda.
"Aku selalu berusaha mencarinya. Tapi tidak ada hasil yang ku dapatkan" balas Daniel sendu.
"Apa wajahku mirip dengan Tari?" tanya Amanda.
Daniel menatap wajah Amanda.
"Tidak tahu" balas Daniel.
Amanda menatap Daniel yang memalingkan wajahnya ke arah lain.
"Jadi ini alasan dia melindungiku selama ini. Aku baru menyadarinya. Rupanya wajahku mirip dengan Tari. Hahah,, masih ada wanita lain di hatimu. Apa kau ingin menjadikanku sebagai pengganti Tari? Kau ingin menghadirkan Tari pada diriku?" pikir Amanda.
Akhirnya Amanda mengerti kenapa selama ini Daniel terus melindunginya. Karna wajah mereka sama. Daniel seolah-olah melihat Tari dalam diri Amanda.
"Tuan, apa pun alasannya. Aku tidak ingin menjadi pengganti orang lain. Jika kau ingin bersamaku, jangan jadikan aku sebagai pengganti. Apalagi pengganti Tari. Aku ingin kau melihatku sebagai Amanda. Bukan Tari. Setelah kau bisa menerima itu, baru aku akan bersedia bersamamu" ucap Amanda pada Daniel.
__ADS_1
Daniel terpaku menatap Amanda. Tak disangka Amanda akan mengatakan itu padanya.
Amanda bangun dan menuju lemari. Amanda mengambil selimut tambahan dan juga bantal dari ranjang. Amanda pergi ke arah sofa. Dia meletakan bantal dan membaringkam dirinya di ranjang serta menutupi tubuhnya menggunakan selimut.
Daniel terus menatap pergerakan Amanda mulai dari mengambil selimut sampai berbaring di atas sofa.
Malam itu Amanda maupun Daniel tidak bisa tidur nyenyak. Pikiran mereka dipenuhi masalah.
Pikiran Amanda dipenuhi oleh Daniel dan Tari. sementara pikiran Daniel dipenuhi oleh ucapan Amanda beberapa waktu lalu.
Keesokan harinya, Amanda, Daniel dan Bagas sarapan bersama. Bagas terlihat sangat senang karna kemarin dia berhasil menjalankan rencananya.
"Apa tidur kalian nyenyak?" tanya Bagas semangat.
"Ya kek, kami tidur nyenyak" jawab Daniel.
"Ya,, kakek bisa melihat itu dari wajah kalian" gumam Bagas.
Amanda dan Daniel terlihat sangat lelah dan tak bersemangat. Bagas kira rencananya berhasil membuat Amanda dan Daniel bersatu. Tapi nyatanya rencana Bagas tidak berhasil alias gagal.
Amanda tidak bisa pokus dalam bekerja. Pikirannya masih dipenuhi oleh masalah Daniel dan Tari. Amanda sangat penasaran pada sosok Tari yang dibicarakan oleh Daniel. Dia ingin mengetahui bagaimana rupa Dari Tari, sampai-sampai Daniel tidak bisa melupakannya. Bahkan Daniel menganggap Amanda adalah Tari.
"Akh.." Amanda mulai prustasi.
"Siapa sebenarnya Tari? Kenapa tuan Daniel bisa mengingatnya terus?" geram Amanda. "Aku harus mencari tahu siapa dia sebenarnya" gumam amanda.
Amanda meraih ponselnya dan mencari nomor Tio. Amanda melakuka panggilan dengan Tio.
"Hallo! Tumben sekali kau meleponku pagi-pagi begini. Ada masalah apa?" sapa serta tanya Tio.
"Aku ingin kau menyelidiki Tari" pinta Amanda to the point.
__ADS_1
"Tari? Siapa dia?"
"Gadis kecil yang diculik bersama tuan Daniel"
"Oh,, baiklah, akan kuselidiki. Setelah mendapat hasilnya, aku akan menelponmu"
"Hm,, baik. Terima kasih"
"Sama-sama"
Panggilan pun berakhir.
Seharian Amanda menunggu telpon dari Tio. Namun Tio tak kunjung menelponnya. Amanda geram kenala kali ini Tio sangat lama menyelidiki seseorang. Tio tidak seperti biasanya.
Akhirnya saat malam menjelang, Tio menelpon Amanda.
"Ya, apa kau sudah mendapat hasilnya?" tanya Amanda antusias.
"Maaf, tapi kali ini aku tidak menemukan apa pun" sesal Tio.
"Apa! Satu pu tak ada?"
"Ya, tak ada satu pun petunjuk mengenai dia"
Amanda mend*sah kasar. Dia sangat ingin tau soal Tari. Tapi apalah Daya jika seorang hacker pun tidak bisa memperoleh petunjuk.
Maaf ya sedikit🙏🏼
Author dah ngantuk nih🥲
Ayo dong kasih dukungan sama Amanda dan Daniel☺
__ADS_1
Terima kasih sudah mampir😊
Salam hangat dari author😁