CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Plagiat


__ADS_3

96


Karna tidak menemukan petunjukan dari Tio, Amanda memutuskan untuk melanjutkan pekerjaannya. Siapa tau dengan bekerja, Amanda bisa melupakan masalah Daniel dan juga Tari.


Amanda memilih melanjutkan proses syuting proyek yang tertunda karena masalahnya dan Mayang. Amanda sangat bersungguh-sungguh dalam menjalankan proyek ini. Dia tidak mau ada masalah lagi dalam proyeknya.


Setelah seharian berkerja keras, akhirnya syuting pun berjalan dengan lancar dan berhasil. Amanda dan yang lainnya puas dengan hasilnya.


Proyek persiasan yang dipegang Amanda sudah siap untuk dipasarkan. Amanda yakin perhiasan ini akan mampu menembus pasar Internasional dalam waktu yang singkat. Dengan banyaknya orang yang tertarik dengan perhiasan ini, membuat Amanda percaya diri dan yakin. Tidak ada dari dalam negri, dari luar negri pun banyak yang sudah mengincar perhiasan ini. Bahkan selebritis Internasional tak ketinggalan mengincar perhiasan ini.


Dua hari sebelum konferensi pers, ada perusahaan perhiasan lain yang mengumumkan desain perhiasan terbaru mereka sama persis dengan desain perhiasan Amanda. Akhirnya Amanda terlihat melakuka plagiarisme. Amanda tidak tau perusahaan mana itu. Yang jelas, Amanda tidak melakukan plagiarisme.


Saat Amanda sedang berpikir, tiba-tiba telponnya berdering. Amanda mengangkat telponnya.


"Amanda" ucap si penelpon.


"Ya, tuan" balas Amanda.


Rupanya Daniel lah yang menelpon Amanda.


"Datang keruanganku sekarang" titah Daniel.


"Baik tuan" balas Amanda.


Panggilan pun terputus.


Setelah panggilan terputus, Amanda segera pergi ke ruangan Daniel. Sesampainya di dalam ruangan Daniel, mereka berdua mendiskusikan masalah yang sedang terjadi yaitu masalah plagiarisme.

__ADS_1


"Aku yakin ada yang sengaja menyebarkan gosip ini" ujar Daniel.


"Ini bukan gosip tuan. Kabarnya perusahaan itu sudah mengeluarkan bukti kalo perusahaan kita melakukan plagiat" balas Amanda.


Amanda dan Daniel sama-sama berpikir.


"Bagaimana perusahaan lain bisa mendapat desain perhiasan itu?" gumam Daniel.


"Tuan, kau percayakan padaku? Aku tidak pernah melakukan plagiarisme. Aku tidak melakukan apa yang mereka tuduhkan tuan" Amanda menyakinkan Daniel.


Amanda takut Daniel akan percaya pada rumor itu. Jika Daniel sampai percaya, maka otomatis semua orang akan langsung percaya kalo Amanda sudal melakukan plagiarisme.


"Kau tenang saja. Aku percaya penuh padamu. Aku akan selalu percaya dan yakin" balaa Danie.


"Terima kasih tuan" ucap Amanda sambil tersenyum. Daniel membalas senyuman Amanda.


Keduanya kembali terdiam.


"Itu masih menjadi tanda tanya. Menurutmu bagaimana?" balas Daniel.


"Hanya ada satu kemungkinan, yaitu ada mata-mata dari perusahaan mereka" ujar Amanda.


"Mata-mata?" tanya Daniel.


"Ya, tuan. Lalu bagaimana lagi mereka bisa mendapatkan desain itu? Tidak mungkin aku, kau atau tuan Albert yang sengaja memberikan desain itu"


"Kau benar. Pasti ada mata-mata di perusahaan ini" Daniel menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


"Aku akan mengundur waktu konferensi pers" ujar Daniel.


"Tidak tuan. Itu tidak perlu dilakukan. Kita akan melaksanakan konferensi pers sesuai yang sudah dijadwalkan" tolak Amanda.


"Tapi bagaimana kalo.." ucapan Daniel dipotong oleh Amanda.


"Itu tidak akan terjadi. Tenang saja tuan. Aku tidak akan membuat perusahaan kita malu. Aku akan membuat perusahaan mereka lah yang menanggung malu. Berani sekali mereka meniru karyaku. Aku tidak akan tinggal diam" ucap Amanda dengan sangat percaya diri.


Mendengar ucapan Amanda, Daniel yakin dengan keputusan yang diambilnya. Daniel percaya Amanda akan bisa melakukan hal yanh terbaik. Dan dia tidak akan melepaskan orang yang sudah kengusiknya.


Setelah berdiskusi dengan Daniel, Amanda pergi dari ruangan itu. Setelah keluar, Amanda berjalan hendak menuju ruangannya. Namun langkahnya terhenti saat mendengar teriakan dari Mona.


"Hey,, Amanda" teriak Mona.


Amanda menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya.


"Ada apa?" tanya Amanda dengan dingin.


"Kau itu seorang plagiat. Kau sudah mengambil desai perhiasan milik perusahaan lain" tuduh Mona.


"Aku tidak melakukan itu" balas Amanda datar.


"Alah,, bohong. Heh! Gara-gara kau, aku dipermalukan saat rapat dulu. Gara-gara desainmu itu membuat image ku rusak dihadapan tuan Daniel. Dan sekarang kau mengatakan kau tidak melakukan plagiat? Heheh,, licik sekali kau" ucap Mona panjang lebar.


"Huh.." Amanda menghembuskan nafas panjang. "Dengar nona Mona, aku tidak pernah melakukan plagiat. Aku tidak menjiplak desain itu. Dan soal kau merasa dipermalukan, aku minta maaf. Karna mungkin sudah seharusnya seperti itu.


Selamat berbuka puasa semuanya. Mungkin sudah ada yang berbuka dan juga yang belum ya. Karna daerahnya beda-beda😊

__ADS_1


Insya Allah nanti malem author up lagi. Tapi kali ini author gak janji ya. ☺


Tapi kalo yang kasih like nya banyak, author akan up lagi😆


__ADS_2