CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Keromantisan Daniel


__ADS_3

114


Amanda tersenyum penuh saat dihujani oleh bunga. Amanda berjalan menuju tangga untuk turun. Saat berada di tangga, Amanda terdiam sejenak. Dia memperhatikan tangga itu dengan kagum. Bagaimana tidak, pegangan tangga itu dihiasi dengan rangkaian bunga. Sedangkan pijakan tangganya dilapisi karpet merah yang membentang dan dihiasi juga dengan bunga yang berwarna-warni.


Daniel tau betul kalo Amanda sangat menyukai bunga. Amanda turun melalui tangga dengan perasaan yang bahagia. Hari ini dimulai dengan kejutan yang sangat romantis dari Daniel. Entah hal romantis apa lagi yang akan diberikan pada Amanda.


Amanda berjalan menuju ruang makan. Dia bisa melihat Daniel yang sedang berkutat dengan peralatan memasak. Amanda bisa melihat Daniel karena sekat pemisah antara Dapur dan ruang masak adalah kaca transparan. Sehingga dia bisa melihat Daniel dengan jelasna. Daniel terlihat sangat tampan saat sedang memasak. Dia seperti chef muda yang handal memasak.


Amanda berjalan mendekati Daniel. Daniel menyadari kedatangan Amanda.


"Pagi sayang" sapa Daniel.


Amanda tersenyum saat Daniel memanggilnya dengan sebutan sayang. Amanda merasa kini mereka seperti suami istri sungguhan. Itu sangat lucu.


"Apa kau yang membuat semua itu?" tanya Amanda.


"Ya, tentu saja" jawab Daniel. "Apa kau suka?" tanya Daniel.


"Ya. Aku sangat suka" jawab Amanda dan dibalas senyuman oleh Daniel.


"Jadi chef-ku ini sedang memasak apa?" tanya Amanda mendekat.


"Eh,, jangan mendekat. Kau duduk saja. Aku sudah selesai. Ini tinggal menyajikannya di meja" cegah Daniel.


Daniel pergi ke meja makan sambil membawa makanan yang baru jadi. Amanda mengekori Daniel dari belakang. Amanda terpukau melihat masakan yang ada di atas meja makan.


"Tuan, ini kau yang membuatnya sendiri?" tanya Amanda tidak percaya.


"Ya" balas Daniel.


Amanda masih mengagumi masakan Daniel.


"Tunggu apa lagi, ayo kita makan" ajak Daniel. Amanda mengaggukkan kepalanya.


Daniel menarik kusi untuk Amanda.


Suasana sarapan sangat romantis. Daniel menyiapkan makanan untuk Amanda.


"Terima kasih"


"Apa pun untukmu baby"


Keduanya mulai makan. Amanda sangat menikmati makanan buatan Daniel. Berbagai gerakan Amanda lakukan sebagai respon kalo makanannya enak. Mulai dari menggangguk-anggukkan kepala, berkata 'eum,,', menghentak-hentakkan kaki dan bertepuk tangan. Ya,, katanya itu kebiasaan wanita jika memakan makanan enak.


Apa reader juga gitu kaya Amanda? Ako author si iya🤭


"Kai suka?" tanya Daniel.


"Sangat" jawab Amanda antusias.

__ADS_1


30 menit kemudian, sudah tidak ada makanan yang tersisa di atas meja makan. Amanda dan Daniel sudah menghabiskan makanan itu. Tapi kebanyakan Amanda yang memakakannya.


"Karena tuan sudah memasak, aku yang akan mencuci piring" ujar Amanda.


"Tidak biar aku saja" tolak Daniel.


"Kenapa? Sudah, biar aku saja" kekeh Amanda.


"Baiklah. Kau yang mencuci, aku yang membersihkan" usul Daniel.


"Tidak. Aku yang mencuci dan membereskan. Kau bersihkan saja meja makannya"


"Baiklah" setuju Daniel.


Amanda mencuci piring. Sementara Daniel membersihkan meja makan. Amanda sudah lihai dalam membereskan sesuatu. Apalagi mencuci piring, itu hal hayang mudah baginya.


"Siap" ujar Amanda setelah selesai.


Tiba-tiba dari arah belakang ada sebuah tangan kekar yang membelit pinggang Amanda. Amanda tau itu tangan Daniel. Daniel menaruh wajahnya di ceruk leher Amanda.


"Hal romantis apa lagi yang akan kau berikan padaku?" tanya Amanda.


"Masih banyak" jawab Daniel.


Amanda membiarkan Daniel dalam posisinya saat ini. Daniel merasa nyaman berada di posisi itu.


"2 hari lagi kau akan kembali ke rumahmu" ujar Daniel.


"Apa ada cara agar kau tidak kembali?"


"Tidak" jawab Amanda.


Daniel membalikkan tubuh Amanda. Kini mereka saling bertatapan satu sama lain.


"Karna kau hanya punya waktu 2 hari, aku akan membuat 2 harimu itu menyenangkan dan penuh dengan kejutan. Kita akan menggunakan 2 hari itu untuk jalan-jalan, menghabiskan waktu hanya berdua, tak ada yang lain"


Amanda menganggukkan kepalanya setuju.


"Aku harap kau menikmati 2 hari ini" ujar Daniel


"Aku juga berharap seperti itu" balas Amanda.


Daniel memegang wajah Amanda dan mengusapnya lembut. Daniel memajukan wajah ke depan Amanda. Amanda diam tak memundurkan wajahnya. Daniel menarik tengkuk Amanda dan mulai mel*matnya. Amanda membalas l*matan Daniel. L*matan mereka sangat lembut dan mem*bukkan. Keduanya melepaskan tautan bibi mereka saat oksigen sudah menipis.


"Kau mandi dulu. Aku akan membawakan baju ganti untukmu" ucap Daniel dan diangguki oleh Amanda.


Skip.


Amanda dan Daniel sudah siap. Hari ini mereka akan jalan-jalan dan bersenang-senang. Daniel akan membawa Amanda ke tempat yang Amanda inginkan. Dia juga akan membelikan apa pun yang Amanda inginkan.

__ADS_1


Daniel dan Amanda pergi ke taman bermain. Mereka menaiki wahana permainan dengan senangnya. Mereka merasa sangat senang sampai mereka lupa akan terjadi perpisahan antara mereka. Selain ke taman bermain, mereka juga ke kebun binatang. Amanda ingin melihat buaya yang asli. Amanda sudah bosan melihat buaya yang sering berkeliaran di jalan. Tak lupa mereka juga pergi ke mall untuk nonton dan berbelanja. Seharian mereka bersenang-senang.


Setelah malam, mereka pulang ke rumah. Awalnya Daniel ingin pulang ke vila, namun Amanda menolaknya. Amanda harus membereskan barang-barangnya yang ada di rumah Daniel. Besok adalah hari terakhirnya tinggal di rumah itu.


Sepulangnya ke rumah, Amanda langsung membersihkan tubuhnya dan mengemasih barangnya. Daniel datang untuk membantu Amanda berkemas.


Pukul 9 malam, mereka baru selesai mengemasi semua barang-barang Amanda.


"Tuan, besok tujuan kita ke mana?" tanya Amanda.


"Pantai" jawab Daniel.


"Pantai? Wah,, aku sangat suka ke pantai" decak hore Amanda.


"Sekarang kau tidur, karna besok kita pagi-pagi sekali akan berangkat"


"Baiklah. Kau juga tidur"


"Ya, aku juga akan tidur"


Keesokan harinya Amanda dan Daniel pergi ke pantai. Pukul 08.00 mereka sudah sampai di pantai yang indah nan asri.


"Ah..." Amanda berlari di pasir pantai.


"Ah,, aku sangat suka pantai.." teriak Amanda yang tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.


Daniel tersenyum melihat tingkah Amanda. Daniel ingin terus melihat tawa Amanda. Dia tidak mau berpisah dengan Amanda. Sejujurnya ini hari yang berat bagi Daniel. Tapi dia harus menjalaninya dengan senang. Hari ini Amanda akan memberikan jawabannya.


Eum,, kira-kira Amanda bakalan jawab apa ya?


Menurut kalian Amanda bakalan nerima Daniel gak?


Komen ya, dan sertakan pendapat kalian juga.


Yang komennannya lucu dan masuk akal, akan author bales langsung diceritanya.


Oh, iya,, author juga mau promo nih,,



Itu novel author yang baru. Tapi masih belum terbit ya


Nanti kalo novel ini udah tamat, author bakalan terbitin novel ini.


Tanggapan kalian gimana soal novel baru author?


Penasaran gak?


Terima kasih sudah mampir

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak


Terus dukung Amanda dan Daniel ya


__ADS_2