CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Aku Percaya


__ADS_3

21


"Kek, lihat! Amanda memang mencuri cincinku" ucap Sonia.


"Iya kek, benar. Dia adalah seorang pencuri" timpal teman A.


"Seorang pencuri tidak pantas berada dipesta ini" ucap teman B.


"Huh,, gadis yang berasal dari kampung memang seperti itu" ucap teman C.


"Iya benar. Setiap ada barang yang berkilau, mereka pasti ingin memilikinya. Meskipun dengan cara mencuri" ucap D.


"Sekarang pesta kakek jadi hancur" sesal sonia. "Ini semua salah Amanda. Jika saja Amanda tidak hadir dipesta ini, pasti ini semua tidak akan terjadi" tuduh Sonia di depan semua orang.


"Dasar gadis kampung pembawa si*l" cerca teman A.


Amanda memandang Sonia dan yang lainnya dengan datar. Sungguh, inilah yang diharapkan oleh Amanda. Mereka semua berpikir kalau Amanda seorang pencuri. Tapi nyatanya, mereka semua terpedaya oleh jebakan Sonia.


Amamda harus mengakui kalau skenario yang Sonia buat cukup bagus. Namun hal itu bukanlah apa-apa untuk Amanda.


Kejadian ini hanyalah sebagian kecil dari peristiwa yang pernah Amanda alami. Amanda tidak akan mudah terperangkap pada jebakan murahan seperti ini.


Meskipun Amanda menapilkan ekspresi tenang, tapi dia tak memungkiri kalau dia benci pada pelayan yang sudah berani membantu Sonia menjalankan rencananya. Bagaimanapun caranya, Amanda harus bisa membuktikan kalau dirinya tidak bersalah. Amanda tidak mencuri cincin milik Sonia.


Untuk apa Amanda mencuri cincin Sonia? Toh dia memiliki koleksin cincin yang lebih mewah dan malah dari Sonia.


"Si*lan. Pelayan itu berani sekali membantu Sonia. Lihat saja, aku tidak akan masuk pada jebakanmu Sonia. Aku akan membalikan keadaan. Aku akan membuat kau yang malu di depan semua orang" ucap Amanda dalam hati dengan marah.


Sonia melihat Daniel berjalan mendekati Amanda. Seketika Sonia merubah mimik mukanya. Yang awalnya terlihat arogan dan mendominasi, menjadi lemah lembut serta anggun.


Alasannya mudah sekali, yaitu karna Sonia menyukai Daniel.


Diva dan Oliv juga mendekati Amanda.


"Aku sudah memberitahumu agar kau mengaku. Tapi kau tidak mendengarkan ucapanku" ucap Diva.


"Rupanya memang benar kau yang sudah mencuri cincin nona Sonia" ucap Oliv. "Dasar gadis kampung" lanjut Oliv.


"Apa kau tidak merasa malu? Semua orang sudah mengetahui perbuatanmu. Dan kau masih tidak mengaku? Heh, tebal sekali wajahmu" maki Diva.


"Seharusnya kau merasa malu atas apa yang kau lakukan" timpal Oliv.


"Sebaiknya kita laporkan kasus ini pada polisi" usul Diva.


"Benar tante. Aku akan memanggil polisi untuk datang ke sini" ucap Oliv yang kemudian menelpon polisi.

__ADS_1


Daniel berdiri berhadapan dengan Amanda. Daniel menatap Amanda dengan lekat.


"Amanda, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Daniel.


"Ini yang terjadi tuan. Aku adalah sumber masalah ini" jawab Amanda.


"Sumber masalah? Apa maksud kamu?" tanya Daniel bingung.


"Sebelum ini terjadi, aku pergi ke atap untuk mencari ketenangan. Tapi setelah aku kembali ke sini, ini sudah terjadi. Aku dituduh mencuri cincin milik nona Sonia" jelas Amanda.


Daniel mempercayai apa yang dikatakan oleh Amanda. Daniel juga yakin kalau Amanda bukanlah seorang pencuri.


Di saat Amanda dan Daniel sedang berbicara, Sonia muncul diantara mereka.


"Daniel.." rengek Sonia dengan manja dan menggelayut ditangan Daniel. "Aku sangat sedih. Hiks,, Amanda sudah mencuri cincin kesayanganku. Tapi dia tidak mengakui perbuatannya hiks,, bahkan dia tidak meminta maaf padaku. Hiks,, hiks,, dia itu wanita yang sangat jahat" adu Sonia dengan sedih pada Daniel.


Amanda membulatkan matanya saat Sonia mengatakan kalau dia wanita jahat.


"Eh,, apa ini gak kebalik ya? Kok jadi aku yang jahat? Sonia itu buta atau bagaimana? Jelas-jelas dia yang jahat, malah nuduh aku. Dasar lintah darat" gerutu Amanda dalam hati.


Daniel melepaskan tangan Sonia yang melingkar di tangannya. Daniel beralih pada Amanda tanpa mau memperdulikan ucapan Sonia.


Daniel memegang bahu Amanda.


"Apakah kamu mencurinya?" tanya Daniel.


"Aku percaya" jawab Daniel dengan tegas.


Amanda tersentuh dengan perkataan Daniel. Saat semua orang menuduhnya sebagai pencuri, Daniel malah memilih untuk percaya padanya.


Amanda tersenyum dan menapilkan ekspresi tenang. Daniel juga tersenyum pada Amanda.


Kepercayaan diri dan ekspresi tenang Amanda membuat Sonie gelisah. Dia takut kalau Amanda akan terbukti tidak bersalah.


"Kenapa Daniel malah berpihak pada Amanda? Seharusnya dia berpihak padaku. Jika Daniel berpihak pada Amanda, maka rencanaku akan gagal" cemas Sonia dalam hati.


Sonia sangat cemas akan hal ini.


"Aku yakin, Amanda bukanlah seorang pencuri. Dia tidak mungkin melakukan itu. Aku harus menyelidiki hal ini. Tapi bagaimana caranya?" pikir Daniel.


Daniel terus berpikir dengan seras.


"CCTV" pikir Daniel menemukan ide. "Tapi aku yakin, Sonia tidak akan mengekspos perbuatannya. Dia pasti akan menyembunyikan hal ini dari orang lain. Yang artinya,, CCTVnya pasti sudah dirusak olenya" pikir Daniel.


Tak lama, polisi pun datang.

__ADS_1


"Selamat malam" ucap komandan polisi.


"Malam" balas semu orang.


"Kami mendapat laporan kalau di sini ada kasus pencurian" ucap Komandan polisi.


"Benar pak. Cincinku terlah dicuri. Dan pencurinya adalah dia, Amanda" jawab Sonia.


"Cepat tangkap dia. Dan jebloskan dia ke dalam penjara" timpal Oliv.


"Maaf nona, kami tidak bisa langsung menangkap nona Amanda" tolak komandan polisi itu.


"Tapi kenapa? Sudah jelas-jelas dia pelakukanya. Semua orang sudah menyaksikannya" tanya Sonia tak terima.


"Sebelum kami menangkap nona Amanda, kami harus menyelidikinya terlebih dahulu. Setelah semua bukti tertuju pada nona Amanda, kami baru bisa menangkapnya" jelas komanda polisi.


"Kalo begitu, tunggu apa lagi? Cepat selidiki. Aku yakin Amanda memang seorang pencuri cincin" ucap Amanda.


Komandan polisi mulai melakukan penyelidikan. Mulai dari saksi hingga bukti. Tidak ada yang terlewatkan. Semua orang menunggu dengan tidak sabar. Kecuali Amanda.


Amanda tau kalau dia tidak bersalah. Jadi dia tidak perlu merasa takut ataupun khawatir.


Hai semuanya🤗


Author mau berterima kasih pada kalian yang sudah setia menunggu author up.


Kalian pasti udah tau kalau novel ini adalah novel misi kepenulisan. Jadi jangan aneh kalau ada novel yang alurnya sama dengan novel yang ini.


Alhamdulillah nya,, novel author lulur review. Jadi novel ini akan terus berjalanjut. Mungkin dinovel yang lain hanya akan ada 20 bab. Tapi dinovel ini, akan terus berlanjut sampai akhir.


Ini bukan keputusan author ya,, ini sudah jadi keputusan editor. Authorpun sadar, kalau karya author masih kalah jauh dari para author yang alur novelnya sama dengan novel ini. Authorpun juga agak bingung mengenai itu. Namun mungkin ini udah rezekinya author.


Autho juga mau minta maaf kalau seandainya karya author kurang memuaskan untuk kalian semua. Karna author udah melakukan yang terbaik untuk karya ini. Dan author harap, kalian jangan membeda-bedakan novel author dengan novel yang lain. Karna itu akan membuat author down dan tidak percaya diri.


Jika kalian ingin memberikan kritikan, author minta berikan kritikan itu sebagai saran yang membangun. Karna terkadang ada pembaca yang membuat mental para author menciut dengan memberikan komentar yang negatif.


Bukannya author mengeluh, hanya saja,, ya,, kalian pasti taulah gimana rasanya digituin😥


Maaf ya,, kok malah jadi curhat ini,,🤭


Sekian dari author


Jangan lupa terus pantengin novel author


Terima kasih karna sudah mampir

__ADS_1


Insya Allah untuk novel ini author akan up setiap hari


__ADS_2