CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Amanda Sangatlah Hebat


__ADS_3

39


Seminggu kemudan.


Hari ini, CEO proyek mode yang bernama Albert akan datang ke kota A. Dan dia akan datang ke perusahaan Daniel untuk membicarakan proyek kerjasama.


Amanda diatur untuk menjemputnya di bandara. Amanda sudah berada di luar perusahaan. Dia sedang menunggu taxi yang lewat. Tiba-tiba Daniel datang dengan mobilnya.


Tin,, tin.. Daniel mengklasoni Amanda.


"Tuan Daniel" gumam Amanda.


"Bukankah kau mau kebandara untuk menjemput tuan Albert?" tanya Daniel.


"Ya, tuan" jawab Amanda.


"Kalo begitu naiklah. Aku juga akan ke bandara" ajak Daniel.


"Untuk apa kau ke bandara tuan?" tanya Amanda heran.


"Albert itu temanku. Aku harus menjempunya sendiri untuk menunjukkan ketulusanku. Itu sebabnya, dari pada kau naik taxi, lebih baik kau ikut saja bersamaku" jelas Daniel.


Jawabab yang Daniel berikan cukup masuk akal bagi Amanda. Amanda pun menerima ajakan Daniel.


"Baiklah tuan, aku akan ikut bersamamu" ucap Amanda.


Sebenarnya Daniel tidak perlu menjemput Albert ke bandara. Namun, setelah tau Amanda yang akan menjemput Albert, tanpa sadar Daniel memutuskan untuk ikut menjemput Albert.


1 jam kemudian, Daniel dan Amanda sudah sampai di bandara mereka tiba 10 menit sebelum penerbangan Albert tiba.


"Tuan, aku ingin pergi ke kamar mandi dulu" ucap Amanda.


"Apa kau mengajakku?" goda Daniel.


"Jangan harap" balas Amanda kemudian pergi meninggalkan Daniel.


Daniel tersenyum saat kepergian Amanda.

__ADS_1


Di kamar mandi, Amanda mengirim pesan pada seseorang. Setelah pesan itu terkirim, Amanda menaruh handphonenya kembali ke dalam tas miliknya.


"Heheh.." Amanda tertawa kecil.


"Lihat saja, kejutan yang aku berikan untuk kalian. Kalian pikir aku tidak akan tinggal diam? Heheh,, tidak semudah itu sayang.." ucap Amanda berbicara sendiri.


Rupanya Amanda mempersiapkan pertunjukkan besar di sore hari. Dan pertunjukan itu diatur oleh Amanda. Amanda sangat menantikan pertunjukan itu berlangsung.


5 menit kemudian Amanda kembali ke lobi.


Amanda dan Daniel menunggu kedatangan Albert. Tak lama, mereka melihat Albert turun dari pesawat.


Albert berjalan ke arah Daniel dan Amanda. Saat Albert bertemu dengan Daniel, mereka saling berpelukan dengan hangat.


"Bonjour! longtemps sans voir (Hallo! Lama tidak bertemu)" ucap Daniel.


"Oui, j'ai oublié la dernière fois que nous nous sommes rencontrés (Ya, aku lupa kapan terakhir kali kita bertemu)" balas Albert.


"Comment ca va? (Apa kabar?)" tanya Daniel.


"Comme vous pouvez le voir, je vais bien (Seperti yang kau lihat, aku baik-baik saja)" jawab Daniel.


Daniel dan Albert saling menyapa. Mereka menggunakan bahasa Prancis.


"Présentation, c'est Amanda. Elle est ma secrétaire d'entreprise (Perkenalkan, ini Amanda. Dia adalah sekretaris perusahaanku)" ucap Daniel memperkenalkan Amanda pada Albert.


Albert menganggukkan kepalanya.


"Bonjour Monsieur Albert! (Hallo tuan Albert!)" Amanda berjabat tangan dengan Albert.


"comment était votre voyage? j'espère que tu passeras un agréable voyage (Bagaimana perjalanan anda? Saya harap perjalanan anda menyenangkan)" ucap Amanda.


"mon voyage était amusant. Je suis très content car je peux retourner en Indonésie (perjalananku menyenangkan. Aku sangat senang karena aku bisa kembali ke Indonesia)" balas Albert.


Amanda tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Daniel sangat terkejut saat mendengar Amanda bisa berbicara menggunakan bahasa Prancia. Daniel tidak menyangka kalau Amanda sangatlah hebat.

__ADS_1


"Kalo begitu, mari kita pergi ke perusahaanmu. Aku sudah tidak sabar ingin melihat proyek terbarumu" ajak Albert dalam bahasa Indonesia. Albert juga bisa berbahasa Indonesia.


"Sebelum ke perusahaan, bagaimana kalo kita makan siang dulu. Kebetulan ini sudah jam makan siang" usul Amanda.


"Ha,, iya kau benar. Karna terlalu bersemangat, aku lupa pada makanan, padahal dari tadi perutku sudah terasa lapar" balas Albert. "Apa lagi yang kita tunggu? Ayo kita ke restoran. Aku sudah sangat lapar" ajak Albert


"Mari tuan" balas Amanda.


"Ya, ayo" ucap Daniel.


Amanda, Daniel dan Albert makan siang di restoran terdekat dari bandara. Setelah selesai, mereka pergi ke perusahaan untuk rapat.


Kini Amanda, Daniel dan Albert berada di ruang konferensi. Tidak hanya mereka bertiga, Mona dan Mayang juga ada di sana.


Dan rapat pun dimulai.


Amanda sudah menyiapkan proposal dengan sangat sempurna. Amanda juga mempresentasikan proyeknya dengan sangat sempurna.


Amanda mendapat persetujuan dan tepuk tangan meriah dari Albert.


Detik berikutnya, Amanda hendak memperkenalkan desain proyek itu. Namun desain proyek itu berubah menjadi selembar kertas kosong.


Saat ini Daniel sangat tidak senang akan hal itu.


"Nona Amanda, apa maksudnya ini? Kenapa kau menunjukkan kertas kosong pada kami? Ke man desain proyeknya?" tanya Mayang.


Hallo semuanya👋🏻


Author mau minta maaf karna gak bisa up 2 bab😞


Semoga bab kali ini bisa menghibur kalian😃


Terima kasih sudah mampir😊


Jangan lupa tinggalkan jejak😆


Terus dukung author ya😉

__ADS_1


__ADS_2