CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Pengepungan


__ADS_3

85


Keesokan paginya Amanda pergi ke kantor polisi unuk memberikan keterangan secara rinci. Setelah mendapat ketenangan dan dukungan dari Daniel, Amanda sekarang lebih tenang. Dia dengan leluasa mengatakan apa yang sebenarnya terjadi padanya dan pada Mayang.


Sudah hampir setengah hari Amanda berada di kantor polisi. Kini dia sudah kembali ke perusahaan untuk bekerja.


Saat Amanda hendak masuk ke dalam perusahaan, tiba-tiba dia dihadang oleh sekelompok orang. Amanda dikepung oleh orang-orang itu. Terdapat 10 orang yang mengepung Amanda. Amanda terkejut dengan pengepungan ini.


"Hei kau.." seseorang memanggil Amanda dengan berteriak.


Amanda membalikkan tubuhnya dan melihat siapa yang memanggilnya.


Sorang wanita paruh baya datang sambil berkacak pinggang dan memancarkam aura kemarahan. Dia berjalan cepat dan berdiri di hadapan Amanda.


"Kau, dasar wanita tidak punya hati" teriak wanita itu dengan memekik gendang telinga.


"Maaf, ibu siapa ya?" tanya Amanda dengan sopan.


"Jangan beelagak baik. Kau mencoba memb*nuh putriku" balas wanita itu.


"Putri?" pikir Amanda. "Ah,, rupanya dia adalah ibu Mayang".


Amanda menyadari kalo wanita paruh baya ini adalah ibu dari Mayang.


"Maaf bu, bisakah ibu berbicara lebih sopan padaku?"


"Gadis sepertimu tidak pantas mendapatkan sikap sopan dariku. Kau gadis kej*m. Kau sudah berusaha memb*nuh putriku. Kau tidak mempunyai hati" cerca ibu Mayang.


Amanda merasa tersinggung dengan perkataan ibu Mayang.


"Bu, janga berbicara omong kosong. Aku tidak pernah memiliki niatan seperti itu" balas Amanda.


"Aku tidak percaya. Kau sudah merebut posisi putriku di perusahaan ini. Dan sekarang kau mau mengambil nyawanya? Kau gadis tidak tau malu"


"Bu, cukup. Sudah kubilang aku tidak melakukan itu. Justru putrimulah yang mencoba memb*nuhku"

__ADS_1


"Kau menuduh putriku? Beranibsekali kau" heram ibu Mayang.


Ibu Mayang mengangkat tangan kanannya dan dilayangkan pada Amanda. Dia hendak mem*kul Amanda. Namun dengan cepat Amanda menangkap tangan ibu Mayang.


Amanda menghempaskan tangan ibu Mayang ke bawah. Ibu Mayang pun jatuh menyentuh aspal.


"Bu, jangan menguji kesabaranku. Dengan melakukan ini, kau sudah memancing kemarahanku. Aku menghormatimu karna kau lebih tua dariku. Jadi tolong, jangan melebihi batas. Atau kau akan menerima akibatnya" ucap Amanda dengan tegas.


Ibu Mayang tiba-tiba berubah sedih.


"Kenapa kau melakukan itu pada putriku? Putriku tidak salah apa pun. Dia tidak melakukan kesalahan padamu. Tapi kau tega melakukan itu pada putriku" ujar ibu Mayang.


Amanda menatap tak percaya pada ibu Mayang.


"Kau tau, putriku sangat sedih karna kehilangan pekerjaannya yang disebabkan olehmu. Tapi kau malah bahagia dengan hal itu" lanjutnya.


Seseorang mengambil video Amanda saat dia menjatuhkan ibu Mayang. Di video itu terlihat Amanda sengaja melakukan itu dan dia terlihat sedang menindas ibu Mayang. Ditambah dengan ibu Mayang yang pura-pura sedih dihadapan semua orang. Hal itu menyebabkan kontroversi.


Pada saat ini keamanan datang untuk mengusir ibu Mayang dan kelompok lainnya. Ibu Mayang tidak terima mau diusir. Dia berteriak dengan keras sampai semua orang yang ada di sana menatapnya.


Amanda menatap ibu Mayang dengan taj*m. Dia sangat kesal dengan ucapan ibu Mayang.


Pada saat itu juga, Daniel datang menghampiri Amanda. Daniel memeluk Amanda. Dia memerintahkan keamanan untuk mengusir sekelompok orang itu.


"Usir mereka. Jangan biarkan mereka menginjakkan kaki di perusahaanki lagi" titah Daniel.


"Baik tuan"


Daniel sangat khawatir pada Amanda. Dia takut Ibu Mayang melukai Amanda. Dia melepaskan pelukannya.


"Kau tidak papa?" tanya Daniel.


"Ya tuan. Aku tidak papa" balas Amanda.


"Maafkan aku. Aku tidak bisa menjagamu dengan baik"

__ADS_1


"Tidak tuan. Ini bukan salahmu"


"Aku berjanji padamu, aku tidak akan membiarkanmu terluka. Aku tidak akan membiarkan orang yang mengganggumu lagi" Daniel berusaha meyakinkan Amanda.


Daniel kembali memeluk Amanda dengan erat.


Amanda itu pemalu. Saat Daniel memeluk dan mengatakan itu padanya, dia merasa sangat malu. Karna dia ada di tempat umum. Dan banyak pasang mata yang melihat mereka berdua.


Karna malu, Amanda berlari meninghalkan Daniel. Dia pergi keruangannya. Amanda bisa menahan malu jika dimarahi di depan umum. Tapi dia tidak bisa menahan malu saat Daniel melakukan hal romantis padanya di depan umum. Amanda memilih untuk fokus bekerja. Dia tidak mau mengingat kejadian barusaha.


"Amanda..." terika sekretaris di sebelahnya.


"Hm,, ada apa?"


"Lihat lah. Kau masuk ke dalam berita"


"Benarkah?"


"Iya. Di sini dikatakan kalau kau melakukan percobaan pemb*han Mayang. Dan lihat ini" sekretaris menunjukkan sebuah video.


Amanda melihat video itu dengan dingin.


Video berisi dia yang sedang menjatuhkan ibu Mayang.


Maaf ya sedikit😔


Kepala author lagi pusing nih☹


Terua dukung author ya😊


Jangan lupa vote dan like 😉


Terus dukung Amanda dan Daniel😆


Salam hangat dari author😁

__ADS_1


__ADS_2