CINTA DALAM 3 BULAN

CINTA DALAM 3 BULAN
Extra Part 2


__ADS_3

🔞


Daniel menaikan tubuh Amanda ke atas meja. Daniel memainkan lidahnya dengan lembut. Perlahan Amanda membalas permainan Daniel. Setelah keduanya kehabisa nafas, mereka melepaskan tautan mereka. Mereka mengatur nafas yang hampir habis.


Daniel memandang wajah Amanda dengan lekat.


"Bolehkah aku meminta hakku?" ucap Daniel dengan tatapan mendamba.


"Apa ini saatnya? Sekarang yang ada di hadapanku adalah seorang pria yang sudah menungguku selama bertahun-tahun. Aku juga sudah lama menunggunya. Sudah saatnya aku menyerahkan seluruh hidupku padanya" pikir Amanda.


Amanda tersenyum pada Daniel.


"Mulai sekarang, tubuhku dan hidupku adalah milikmu" balas Amanda memberi lampu hijau pada Daniel.


Daniel tersenyum. Dia kembali menarik tengkuk Amanda dan menempelkan bibirnya dengan bibir Amanda. Amanda menyambut bibir Daniel dengan terbuka. Daniel mengangkat tubuh Amanda dan membaringkannya di atas tempat tidur. Daniel melepaskan tautannya.


Daniel menundukkan kepalanya menatap wajah Amanda yang berada dalam kungkungannya. Daniel mendekatkan wajahnya ke telinga Amanda.


"Ini akan menjadi yang pertama untuk kita sayang" bisik Daniel yang sukses membuat tubuh Amanda meremang.


Netra mereka bertemu membuat seluruh aliran darah Amanda terasa berkumpul di wajah. Daniel terus menatapnya dengan intens. Amanda merasa malu saat Daniel terus menatapnya tiada henti.


Dengan cepat Daniel menyambar bibir ranum Amanda, membuat Amanda tersentak kaget. Daniel mel*nat, menyesap, dan menggulum bibir Amanda dengan cukup cepat, membuat Amanda kepayahan. Amanda bisa merasakan nafas Daniel berat terbakar oleh api gairah yang mulai membuncah.


Daniel menurunkan kecupannya ke ceruk leher Amanda. Amanda merasakan ada sengatan listrik yang mengalir di aliran darahnya. Amanda mencengkram seprai kuat. Dia mengalihkan pandanganya saat perasaan aneh mulai muncul.

__ADS_1


Bibir Daniel makin turun ke bawah. Dan kini bibinya sudah nangkring di gundukan kembar milik Amanda yang masih terbungkus oleh baju tidur.


Daniel memainkan gundukan kembar itu dengan gemas. Amanda merasakan geli atas apa yang dilakukan oleh Daniel.


"Eugh.." salu legungan lepas dari mulut Amanda.


Legungan itu terdengar sangat merdu di telinga Daniel.


Daniel menurunkan tangannya ke kebun kacang milik Amanda. Dia mulai memainkan jarinya dengan lihai. Amanda tidak bisa menahan erangan yang keluar dari mulutnya. Daniel tambah bersemangat mendengar erangan dari Amanda.


Dan entah sudah sejak kapan, Amanda sudah tidak memakai sehelai benang pun. Daniel menatap


Amanda dengan tatapan takjub. Amanda merasa malu karna Daniel menatapnya.


Daniel tersenyum. Dia pun membuka baju yang dia pakai. Terlihatlah roti sobek 8 lembar, serta otot-otot milik Daniel yang lain. Amanda kembali memalingkan wajahnya. Wajahnya memanas melihat Daniel yang sudah bertelanjang dada. Sangat gagah. Itulah yang dilihat Amanda.


Daniel membuka ****** ********. Amanda dapat melihat DJ (Daniel Junior) sudah berdiri tegak dengan gagah perkasa pertanda dia sudah siap bertempur. Amanda bisa melihat DJ dengan sangat jelas.


Daniel menopang tubuhnya di atas lutut. Rasa gugup mulai melanda Amanda. Daniel memajukan wajahnya.


"Aku akan mulai" bisik Daniel.


"Hm.." balas Amanda menganggukkan kepalanya.


"Percayalah padaku. Apa kau percaya padaku?"

__ADS_1


"Ya. Aku percaya padamu"


Daniel kembali mel*mat bibir Amanda dengan lembut guna memberi rasa tenang. Tanpa sadar, mengalungkan tangannya pada leher Daniel. Tangan Daniel tidak diam saja. Tangannya terus meraba bagian sensitif Amanda.


"Kau sudah siap?" tanya Daniel dengan mata yang penuh gairah.


Amanda menganggukkan kepalanya.


Daniel mulai memasukan juniornya ke dalam gua milik Amanda. DJ sangat sulit untuk masuk ke dalam. Dengan satu hentakan, Daniel berhasil membobol pertahanan Amanda. Cairan merah keluar pertanda keperawanan Amanda sudah tergoyah. Daniel senang karna dia adalah orang yang pertama bagi Amanda.


Amanda memejamkan matanya saat merasakan ada benda asing yang masuk ke dalam kawasannya. Amanda berpegangan pada punggung Daniel. Tangannga tidak sengaja mencakar punggung Daniel.


Perih. Itulah yang Daniel rasakan. Tapi dia tau Amanda jauh lebih perih darinya.


Setelah melalukan proses panjang, akhirnya Daniel dapat bersatu dengan Amanda. Mereka pun melanjutkan percintaan mereka sepanjang malam.


Malam itu menjadi malam yang manis bagi Amanda dan Daniel. Ini malam terindah bagi mereka.


Keesokan harinya, Amanda berada dalam pelukan Daniel. Mereka terlalu lelah untuk bangun.


Tapi rupanya Daniel sudah bangun sedari tadi. Kini dia sedang menatap Amanda dengan perasaan yang tidak bisa diartikan. Sekarang Amanda sudah menjadi miliknya seutuhnya. Tidak akan ada yang bisa merebut Amanda darinya.


Rasanya baru kemarin Amanda datang ke rumahnya dan dia bekerja sebagai sekretaris di perusahaannya. Saat itu mereka tidak saling kenal. Dan akhirnya mereka sampai dititik sekarang. Titik di mana kebahagiaan milik mereka berdua.


"Aku sangat beruntung bisa memilikimu sayang. Aku akan membahagiakanmu. Aku tidak akan membiarkanmu sedih" ucap Zain.

__ADS_1


Maaf ya extra partnya lama. Author bingung harus nulisnya gimana.


Eum,, ada yang mau tau Amanda sama Daniel punya anak berapa?


__ADS_2