Cinta Elsaliani

Cinta Elsaliani
113.


__ADS_3

Setelah para suami yang memberi selamat kepada kedua mempelai, kini giliran para istri yang mulai mendekati pengantin lalu silih berganti mengucapkan selamat dan juga mendoakan kebahagiaan sang pengantin baru.


"Semoga bahagia selalu, selamat menempuh hidup baru!" Ucap Tia sambil bersalaman dengan Angel.


"Makasih banyak." Ucap Angel dengan raut wajah penuh bahagia.


"Sakinah mawaddah warahmah ya bang Hendra, semoga selalu jadi suami yang terbaik buat kak Angel." Ujar Elsaliani.


"Pasti dong, aku akan menjadikan Angel wanita paling bahagia di dunia ini." Jelas Hendra.


"Selamat bahagia abang Hendra, kak Angel!" Ucap Amanda.


"Makasih, semoga kamu juga cepat-cepat di halalin!" Ujar Hendra.


"Tamat sekolah dulu lah bang,,," Protes Amanda.


"Sambil nunggu lulus nikah aja dulu!" Ujar Erina.


"Nggak ah, nggak seru! lulus dulu baru nikah biar berurut tau!" Jelas Amanda.


"Berarti habis nih nggak jadi ke akadnya Manda nih? hmmmm atau ke mungkin ke rumah Khaira aja dulu." Ujar Angel.


"Doakan saja. Selamat ya, semoga keluarga kalian bahagia selalu." Ucap Khaira lalu bersalaman secara bergantian dengan ke dua mempelai.


"Elsa...!" Panggil seseorang yang langsung mengalihkan pandangan semuanya kearah pemilik suara yang memanggil nama Elsaliani dengan panggilan yang terasa begitu asing bagi semuanya.


"Ustad..." Ujar Elsaliani setelah melihat siapa yang memanggilnya.


"Abang Wahyu, El, apa kalian saling kenal?" Tanya Angel ketika melihat keduanya terlihat saling menatap.


"Hmmmmm dia, dia Elsa yang dulu sering abang ceritakan sama kamu. Apa kalian berteman?"


"Iya, El teman aku. El, dia abang sepupu aku." Jelas Angel.


(Elsa? ah aku ingat, muridnya yang di taksir abang di pesantren dulu. Jadi El yang selama ini membuat abang Wahyu tak kunjung menikah, jangan-jangan dia masih menunggu El dewasa, kan dulu dia sering cerita kalau dia ingin menikahi El saat El benar-benar telah menjadi wanita dewasa.)


"Elsa apa kabar?" Tanya Wahyu yang kembali menatap Elsaliani.


"Alhamdulillah baik ustad, ustad sendiri gimana? lama kita nggak jumpa, ustad masih terlihat sama seperti dulu, nggak ada yang berubah." Jelas Elsaliani.


"Alhamdulillah baik juga, pastinya dong, ustad kan awet muda." Ujar Wahyu dengan senyuman bahagia.


"Syukurlah!" Ucap Elsaliani.


"Elsa, boleh kita bicara sebentar?" Tanya Wahyu.


"Boleh!" Jawab Elsaliani.


"Ayo!" Ajak Wahyu.


"Loh, kemana?" Tanya Elsaliani


"Kita bicara sambil duduk di sana! Angel, abang pinjam teman kamu sebentar ya." Jelas Wahyu.

__ADS_1


"Oh, oke. Tapi jangan lama ya, soalnya kami mau foto bareng!" Jelas Angel.


"Oke, ayo Elsa!" Ajak Wahyu.


Sejenak berdiri, akhirnya Elsaliani mengikuti langkah Wahyu setelah melihat Hendra mengangguk, pertanda membolehkan Elsaliani ikut dengan Wahyu.


"Wah! Wahyu muncul disaat yang tidak tepat, kalau Iqbal lihat mereka berdua bakal perang dunia keempat nih!" Ujar Erina yang paham betul dengan wataknya Iqbal.


"Iya, aku rasa Iqbal akan mengamuk, lebih-lebih kalau dia tau tentang perasaan Wahyu." Ujar Khaira yang memang sedikit tau tentang Wahyu dari temannya dulu saat di pesantren yang sama dengan Elsaliani, yaitu pesantren yang di pimpin oleh kakek mereka.


"Perasaan yang sebenarnya??" Ulang Hendra dengan penekanan.


"Iya." Jawab Khaira.


"Abang Wahyu sangat mencintai El, ya mungkin El tidak menyadarinya toh abang Wahyu tidak menyatakan perasaannya sejak dulu, ia hanya ingin mengatakannya setelah El tumbuh menjadi wanita yang dewasa karena saat itu El masih kecil dan juga masih berstatus sebagai muridnya." Jelas Angel.


"Apa?" Tanya Hendra syok.


"Pelankan suaramu. Tuh lihat para undangan jadi lihat kesini semua kan." Ujar Khaira.


"Kenapa baru ngomong sekarang?" Tanya Hendra.


"Udah biarkan aja, biar mereka menamatkan cerita dimasa lalu mereka, biar nggak ada lagi beban." Jelas Khaira.


"Doakan aja pembicaraan mereka akan berakhir sebelum abang Iqbal melihat mereka berdua." Ujar Amanda.


"Semoga aja." Ucap yang lainnya hampir bersamaan.


--------------------


"Baru aja selesai beberapa bulan yang lalu, sekarang ustad kembali mengajar di pesantren."


"Ooo, baguslah!"


"Tapi Elsa nggak lagi di sana kan?"


"El udah keluar sejak kurang lebih beberapa tahun lalu."


"Kenapa?"


"Ya karena...."


"Apa ucapan mereka semua benar? mereka bohong kan? Elsa belum menikah kan?"


"Ustad....!"


"Elsa, ustad tau kamu diam-diam juga suka sama ustad kan? kamu cinta sama ustad kan?"


"Ustad jangan salah paham, nggak begitu!"


"Apanya yang nggak begitu? Elsa, katakan kalau semua cerita tentang kamu yang mereka katakan itu nggak benar!"


"Ustad...."

__ADS_1


"Kamu tau kenapa ustad memilih untuk melanjutkan kuliah? itu karena kamu, Elsa. Ustad benar-benar tidak sabar menunggu kamu tumbuh menjadi wanita dewasa, ustad ingin menikahi mu, karena itu ustad pergi, agar kamu dan ustad sama-sama mempersiapkan diri, biar kita sama-sama menjadi lebih baik sebelum akhirnya kita bersama."


"Ustad, selama ini El hanya mengagumi ustad sebatas seorang guru, nggak lebih. El senang belajar sama ustad, El senang mendengar ceramah ustad bahkan El juga senang ketika ustad menegur dan juga menghukum El. Tapi semua itu, bukan karena El cinta tapi karena El menyukai ustad sebagai ustad El."


"Elsa, umur kamu baru genap dua puluh tahun di tahun ini kan? jadi ustad nggak terlambat kan untuk kembali? ustad udah menghitung semuanya dari jauh-jauh hari, ustad kira diumur yang ke dua puluh tahun kamu udah bisa menjadi seorang istri, makanya ustad kembali."


"Perhitungan kamu salah, kamu meleset satu tahun, dia sudah siap menjadi istri sejak setahun yang lalu, yah diumur sembilan belas tahun dia udah jadi istri yang begitu baik." Jelas Iqbal yang baru saja muncul bersama Zea yang ada di dalam gendongannya dan juga Roger disisi kanan serta Rakes disisi kirinya.


"Mas....." Ujar Elsaliani lalu segera bangun dari duduknya dan lekas mendekati Iqbal.


"Aku suaminya." Tegas Iqbal yang langsung mendaratkan kecupan di keningnya Elsaliani tidak hanya itu, Iqbal bahkan mengusap lembut kedua bibir Elsaliani membuat Wahyu segera mengalihkan pandangannya dari pasangan tersebut.


Elsaliani hanya diam, ia tidak berani menghindari sentuhan Iqbal, karena wajah Iqbal saat ini benar-benar di dipenuhi amarah, ia terlihat ingin membunuh Wahyu, mungkin jika saat ini mereka tidak sedang berada di acara pesta pernikahan Hendra, bisa saja Iqbal sudah menghantam Wahyu tanpa ampun.


"Elsa..."


"Ustad, kenalkan, dia Iqbal suami El." Jelas Elsaliani.


"Hai,,, aku Kapten Ahmad Iqbal Ardimas Saka suami tercinta Nurul Elsaliani, dan ini putri kami, Nuri Zea Zahiya Saka." Jelas Iqbal dengan penuh kesombongan.


"Wahyu." Ucap Wahyu singkat dengan tatapan penuh kecewa.


"Abang Iqbal, ayo kita foto bareng, dari tadi Hendra cariin kalian semua loh!" Jelas Mikeal.


"Ok, ayo sayang!" Ujar Iqbal sambil merangkul Elsaliani.


"Ustad, El permisi, assalamu'alaikum!" Ucap Elsaliani.


"Waalaikumsalam." Jawab Wahyu.


-------------------------


Setelah tadi berfoto dengan para anggota keluarga kedua belah pihak kini saatnya para sahabat yang exis.


Disebelah Angel ada Elsaliani, lalu Iqbal yang menggendong Zea, disusul dengan posisi Mikeal, Amanda, Khaira dan Luqman. Sedangkan di sebelahnya Hendra ada Alam lalu Tia yang menggendong Zafran, disusul dengan Erina, Hadi, Ayu dan Adimaja, sedangkan Rakes dan Roger berdiri tepat didepan kedua mempelai.


'Creek' Momen penuh bahagia terabadikan didalam kamera bukan hanya selembar namun hingga beberapa lembar dengan segala macam gaya, bahkan mereka juga menukar-nukar posisi sesuai arahan sang fotografer, agar hasilnya memuaskan.


Akad nikah yang di lanjutkan dengan walimah berjalan sebagaimana yang mereka harapkan. Yang terlihat hanyalah kebahagiaan yang tiada tara, semua ikut bahagia dengan pernikahan yang baru saja dilangsungkan. Meski mungkin tidak semua orang bisa ikut bahagia, tertawa dan bercanda ria, karena mungkin hatinya sedang terluka, sakit tersayat namun tak berdarah, Wahyu.


_______________


Jangan lupa LIKE KOMEN n VOTE ya manteman ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


Tetap setia sama Cinta Elsaliani ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ


KaMsaHamida โค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธโค๏ธ


_______________


Assalamualaikum para pembaca Cinta Elsaliani semuanya๐Ÿ˜Š


Sorry๐Ÿ™๐Ÿ™ sebelumnya, mungkin selama Ramdhan Cinta Elsaliani tidak bisa up setiap hari, dua atau mungkin tiga hari x baru bisa up dan juga waktunya mungkin akan agak larut malam๐Ÿ˜” sekali lagi sorry๐Ÿ™โ˜บ๏ธ terlebih lagi kan hanya dua episode lagi, yah episode terakhir pas genap di 115๐Ÿ˜‰๐Ÿ˜…

__ADS_1


Marhaban ya Ramdhan, selamat menunaikan Ibadah Puasa semuanya, sehat selalu semuanya biar ibadahnya kuat, semoga Allah memberkahi setiap langkah kita semua, aamiin ya Rabb๐Ÿคฒ๐Ÿคฒ


Love you all๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


__ADS_2