
"Boleh aku katakan sesuatu?" Tanya Amanda dengan mata yang terus menatap wajah Mikeal dari samping.
Mikeal terlihat begitu fokus menyetir, pertanyaan Amanda hanya dijawab dengan anggukan olehnya.
"Aku nggak tau dari sisi mana abang Mikeal dan abang Iqbal melihat kak Khaira sehingga kalian tidak menyukainya bahkan kalian berdua begitu menjaga jarak dari dia. Tapi satu hal yang harus kalian tau, mata aku bahkan tidak bisa melihat satu kekurangan pun dari kak Khaira, dia begitu anggun, sopan dan baik. Aku bahkan begitu mengagumi dia." Jelas Amanda.
"Saat ini hanya ada aku dan kamu, jadi bicaralah tentang kita, bukan tentang dia. Karena aku tidak ingin tau apapun lagi tentang Khaira." Tegas Mikeal dengan penuh penekanan dan raut wajah yang langsung berubah menjadi begitu sangar.
"Tapi..."
"Stop Manda! please, jangan bahas dia."
"Apa abang Mikeal begitu mencintainya?"
Dengan cepat Mikeal langsung menepikan mobilnya ke pinggir jalan. Mata Mikeal beralih menatap lekat wajah Amanda, membuat Amanda sedikit risih dan juga takut dengan perubahan Mikeal.
"Aku cinta sama kamu, bukan Khaira ataupun wanita lainnya." Tegas Mikeal.
Amanda mencoba membuang wajahnya kearah lain, namun Mikeal tidak membiarkannya, dengan lembut kedua tangan Mikeal menyentuh wajah Amanda.
"Kamu bukan pelampiasan! aku benar-benar ingin kamu jadi istri aku, mungkin terkesan buru-buru, tapi aku serius. Untuk sesaat mungkin hati aku pernah nyangkut di Khaira, tapi kini hanya kamu yang membuat jantung ini berdetak tak karuan, akal sehatku seakan menggila ketika memikirkan senyuman kamu. Amanda, aku suka kamu."
"Sebaiknya abang Mikeal yakinkan dulu hati abang. Tanyakan pada hati dan akal abang, apa iya, aku pilihan terbaik untuk abang Mikeal. Istikharah, jika hati abang Mikeal sudah mantap dengan keputusan abang, maka temui papa, aku masih tanggungan papa, jika papa menerima abang Mikeal, maka aku akan menjadi istri untuk abang Mikeal." Jelas Amanda.
Perlahan tangan Amanda berusaha memindahkan kedua tangan Mikeal dari wajahnya.
"Bisa kita lanjutkan lagi perjalanan kita?" Tanya Amanda.
"Aahhhh, sorry! hmm."
Mikeal kembali menjalankan mobilnya, untuk mengantarkan Amanda pulang.
----------------------
"Terima kasih sudah mengantarkan aku, dan juga maaf karena sudah merepotkan kamu!" Ujar Khaira ketika mobil Luqman berhenti tepat di depan gerbang rumah orang tua Khaira.
"Sama-sama, lagi pula aku sama sekali tidak merasa di repotkan." Jelas Luqman.
"Mau mampir dulu?"
"Lain kali aja, sekarang aku lagi buru-buru, sebentar lagi ada latihan, jika telat Iqbal akan memotong kaki aku." Jelas Luqman dengan tawa di akhir ucapannya.
"Ya udah, sekali lagi terima kasih." Ujar Khaira hendak keluar dari mobil.
"Boleh aku tanya sesuatu?"
"Tentu!"
Khaira kembali menatap kearah Luqman.
"Apa kamu menyukai Mikeal? atau mungkin Iqbal? sorry atas kelancangan aku!"
"Apa aku harus jawab dengan jujur?"
"Hmmm, kalau kamu bersedia, tapi aku nggak akan maksa kamu, kamu punya hak untuk tidak menjawabnya."
__ADS_1
"Hmmmm, aku sama sekali tidak punya perasaan apa-apa terhadap Mikeal. Iqbal, aku sempat tertarik dengan visual dia, namun semuanya sirna saat aku tau kalau dia adalah suami El. Mungkin agak konyol, tapi itulah kenyataannya."
"Apa mau berkenalan dengan aku?"
"Aku tidak sebaik yang kamu pikirkan."
"Dan aku juga tidak setampan Iqbal hingga bisa membuatmu jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi aku ingin mencoba mengenalmu lebih dulu, jika nantinya aku tidak bisa membuat hatimu bergetar, aku masih bisa kan jadi sahabat yang baik untukmu?"
"Baiklah! salam kenal, semoga kita bisa jadi teman yang baik!"
"Apa ini artinya kamu menerima tawaran aku?"
"Hmmm, apa kita harus berkenalan lagi?"
"Namaku Luqman Syarif dan aku masih jomblo." Jelas Luqman dengan senyuman manisnya.
"Khaira." Ujar Khaira lalu turun dari mobil.
"Setelah ini kita pasti akan sering bertemu!" Seru Luqman dari dalam mobil.
"Hmmm, hati-hati!" Ucap Khaira lalu melambaikan tangannya kearah Luqman yang kembali dibalas dengan senyuman oleh Luqman.
Mobil Luqman kembali melaju meninggalkan Khaira yang masih menatap kepergiannya. Setelah mobil Luqman menghilang dari pandangannya barulah Khaira masuk ke dalam rumahnya.
--------------------
"Mas boleh El katakan sesuatu?" Tanya Elsaliani.
Elsaliani masih duduk di atas tempat tidur dengan pandangan yang terus menatap Iqbal yang masih merapikan rambutnya di depan cermin sana.
"Hmmm, tapi mas harus janji, kalau mas nggak akan marah sama El."
"Iya sayang, mas janji! ada apa?" Tanya Iqbal.
Iqbal meletakkan sisir begitu saja, lalu beranjak mendekati sang istri, kemudian duduk di samping Elsaliani dengan tangan yang langsung mengelus perut Elsaliani.
"Jangan lagi pakai celana itu!" Tegas Elsaliani dengan sedikit tertahan dengan kata-katanya.
"Kenapa? apa celana ini buat sayang risih? oke mas akan ganti!" Ujar Iqbal lalu beranjak dari duduknya dan langsung menggantikan celananya.
Jika tadi Iqbal mengenakan jeans berwarna navy, kini Iqbal kembali menghampiri Elsaliani dengan jeans yang berwarna hitam.
"Gimana?" Tanya Iqbal yang kembali duduk di sisi Elsaliani.
"Mas, maksud El bukan warna celananya."
"Terus?"
"Hmmmm ini masalahnya." Jelas Elsaliani sambil menyentuh bagian lutut dan paha Iqbal yang terexspos begitu jelas.
Iqbal mengenakan jeans yang sobek pada bagian kedua lutut dan sedikit sobekan di bagian paha kirinya.
Protes yang Elsaliani ajukan sontak membuat Iqbal tertawa terbahak-bahak. Setelah puas tertawa Iqbal kembali menatap Elsaliani yang memandang heran dirinya.
"Kenapa? apa sayang cemburu?"
__ADS_1
"Mas jangan salah paham!"
"Sayang, semua jeans mas emang begini modelnya, nggak ada yang mulus. Masak ia mas harus pakai celana kain, hari ini mas mau latihan bukan mau menghadiri acara formal." Jelas Iqbal.
"Tapi mas..."
"Mas akan jaga semua milik sayang yang ada pada tubuh mas dengan baik, sayang tenang aja, nggak akan ada satu wanita pun yang bisa menyentuhnya."
"Mas bukan itu maksud El. Bukan niat menggurui mas, tapi aurat lelaki itu antara pusat dan lutut. El nggak mau mas berdosa." Jelas Elsaliani dengan kepala tertunduk.
"Terima kasih sudah begitu perhatian sama mas. Mas akan memperbaikinya, tapi mas butuh waktu, mas akan melakukannya pelan-pelan."
"Terima kasih."
"Mas yang harus berterima kasih."
"Aku ingin ke Syurga bersama mas."
"Sayang, love you more and more!" Ucap Iqbal yang langsung mendaratkan bibirnya di kening sang istri.
"Love you too!" Jawab Elsaliani lalu mengecup lembut punggung tangan kanan Iqbal.
Perlahan Iqbal mengelus lembut rambut Elsaliani yang di kuncir acak-acakan, yang membuat wajah Elsaliani terlihat lebih menggemaskan.
----------------------
Setelah Iqbal pergi, Elsaliani menghabiskan waktunya seorang diri dengan menonton drama Korea terbaru "Kim Sabu season 2". Drama tersebut cukup menghibur Elsaliani yang begitu kesepian, hingga suara chat masuk mengalihkan perhatiannya dari layar laptop. Setelah menekan tombol pouse pada laptonya, tangan Elsaliani beralih pada ponselnya lalu segera membuka chat yang baru saja masuk.
#Tuh lihat pesona suami El, bisa menggugurkan hati para wanita! wowww El belum pernah lihat kan gimana abang Iqbal pas lagi latihan? auranya menusuk jantung, tatapannya meluluh lantahkan hati setiap wanita apalagi gayanya yang begitu sexi😉 aku aja yang laki hampir tergoda🤭#
"Abang Mikeal apaan sih? apa coba maksudnya ngirim chat kayak gini?" Tanya Elsaliani namun matanya masih begitu fokus pada layar ponsel yang menampilkan foto sang suami.
Chat dari Mikeal kembali masuk.
#kalau yang ini gimana? sabar, bentar lagi juga pulang😅 habis tuh El boleh peluk sampe puas🤣🤣 atau mau lebih dari sekedar peluk juga boleh😁 kan halal😉😊#
"Dasar kurang kerjaan!" Gumam Elsaliani kesal.
Namun jemarinya kembali menscroll layar ponselnya, hingga gambar Iqbal kembali memenuhi layar ponselnya.
"Apa iya ini suami El? kenapa begitu sempurna? Waaah sampai jantung El mau copot dari tempatnya, gimana nih, mata El kayaknya nggak bisa beralih dari pesona mu mas. Ingin El peluk dengan erat biar nggak ada siapapun yang bisa merampas mas dari El." Jelas Elsaliani.
Elsaliani mengecup layar ponselnya dengan senyuman penuh rasa bahagia.***
_________________
Jangan lupa LIKE KOMEN n VOTE@ ya manteman semua@😊😊
Tetap setia sama Cinta Elsaliani 🥰🥰
KaMsaHamida ❤️❤️❤️
__ADS_1