CINTA LAMA BERTEMU KEMBALI

CINTA LAMA BERTEMU KEMBALI
CLBK 115


__ADS_3

CLBK 115


Setelah melakukan tidur siang, empat pasangan yang baru bangun itu pun bersiap-siap untuk jalan-jalan sore menyusuri pantai dan menunggu sunset. Bryan dan Gita sudah siap dengan pakaian santai mereka. Bryan mengenakan kaos oblong berwarna putih dengan bawahan celana pendek berwarna abu-abu sedangkan Gita menggunakan daster dengan motif bunga-bunga yang sangat pas di kulit putihnya. Gita berputar pelan di depan kaca besar sembari mencoba topi bundar yang biasa di pakai oleh turis. Bryan hanya menggelengkan kepalanya pelan melihat kelakuan sang istri, padahal di luar sudah menjelang senja dan matahari pun tidak terlalu tinggi namun Gita memakai topi untuk menghalau sinar matahari, katanya.


Sedangkan pasangan lain, Karin dan Aldo sudah siap dengan baju couple mereka. Bawahan hitam dan atasan kaos putih dengan tulisan 'love forever' itu telah dipakai dan mereka pun bersiap untuk keluar kamar.


Sementara Dahlia dan Andre sudah berjalan-jalan lebih dahulu karena Dahlia ngidam ingin berfoto bersama pada touris. Akhirnya setelah bangun tidur tanpa mandi mereka pun langsung meluncur ke pantai dan mencari touris yang masih ada di sekitar pantai.


Berbeda dengan mereka, Romy dan Intan baru saja bangun tidur. Setelah menghabiskan waktu berdua dan kelelahan akhirnya mereka tertidur sampai sore hari. Bahkan sekarang mereka dengan paniknya melakukan mandi cepat secara bergantian. Karena jam sudah semakin sore dan mereka belum siap sama sekali.


Akhirnya setelah beberapa saat mereka sudah siap dengan baju santai mereka. Namun entah mengapa Intan justru memakai baju tidur dengan lengan panjang. Tak sempat menegur akhirnya Romy membiarkan sang istri memakai pakaian yang di sukai. Mereka keluar kamar, dan disaat mereka baru membuka pintu. Di depan pintu sudah ada dua pasangan yang menatap mereka tajam.


"Pengantin baru lama banget" ucap Karin sewot.


Sementara Romy dan Intan hanya saling pandang sambil meringis.


"Pantesan lama, keramas dulu sih" sahut Gita sembari mengalihkan pandangannya, tangannya pun memainkan topi bulat di atas kepalanya.


Intan hanya tersenyum kaku, ia lupa mengeringkan rambutnya yang basah karena tadi terlalu gugup. Meskipun Gita tak memandang nya namun Intan tau betul bahwa ucapan Gita di tujukan untuk dirinya.


Romy hanya memandang Aldo dan Bryan secara bergantian kemudian mengalihkan pandangannya. Sementara Aldo dan Bryan hanya tersenyum simpul. Bagaimana pun jika mereka menjadi Romy, mereka akan tetap berada di dalam kamar bersama sang istri.

__ADS_1


"Udah-udah, capek-capek kita nungguin ehhh yang ditunggu malah romantis romantisan di dalem. Yuk Ta kita duluan" ucap Karin sinis kemudian menarik tangan Gita untuk berjalan lebih dulu.


Karena merasa malu, akhirnya Intan pun menyusul kedua teman wanitanya. Sementara Romy menunggu Bryan dan Aldo yang tak kunjung berjalan.


Tiba-tiba Romy terkejut dengan pukulan pelan pada bahunya. Saat Romy menoleh, ternyata Bryan yang melakukan itu. Bryan merangkul bahu Romy kemudian berbisik.


"Lain kali bawa hair dryer kemana pun, biar kalo habis melakukan itu rambut istri mu tidak basah. Kan kalau basah membuat orang curiga" ucap Bryan pelan kemudian terkekeh.


Bryan pun meninggalkan Romy yang memandang dirinya. Sementara Aldo memukul-mukul pelan bahu Romy dan menyusul Bryan. Romy pun menyusul langkah kedua atasannya itu.


***


Dahlia yang sedang duduk di atas pasir pun menoleh dan tersenyum ketika melihat Karin dan Gita berjalan ke arahnya. Di belakang mereka ada Intan bersama suami dan dua bos nya.


Karin, Gita dan Intan pun ikut duduk seperti Dahlia. Dahlia memberikan jajanan seperti cimol yang tadi ia beli kepada tiga wanita itu. Tiga wanita itu pun dengan senang hati menerima jajan itu. Sedangkan para suami duduk di belakang para istri. Saat mood seorang wanita sedang baik, maka sebaiknya seorang lelaki diam. Karena jika berbicara mungkin justru akan membuat mood wanita hancur.


"Beli dimana?" Tanya Gita yang sudah menghabiskan beberapa tusuk cimol yang di pegang nya.


"Tadi di sana mbak" jawab Dahlia menunjuk tempat yang biasa digunakan para pedagang kaki lima berjualan.


"Tapi orang nya udah pulang. Tadi ini aja yang terakhir. Karena rasanya enak jadi aku beliin deh sekalian" lanjut Dahlia.

__ADS_1


"Sayang...." Ucap Gita merengek.


Bryan yang mendengar percakapan mereka sejak tadi sudah siap-siap jika sang istri akan meminta tambahan dan meminta di carikan makanan yang sama seperti yang baru saja di makannya.


"Iya sayang" jawab Bryan lembut.


Gita mengedarkan pandangannya, ia ingin menyuruh Bryan membeli cimol lagi. Namun saat ia melihat ke arah pantai, matahari sudah hampir tenggelam. Langit nya terlihat begitu indah, mata Gita berbinar.


"Siap-siap buat ambil gambar guuys!!" Seru Gita kemudian berdiri.


"Sunset nya bagus bangeeeet" teriaknya.


Seorang fotografer yang sudah di sewa oleh Bryan pun datang dari arah belakang. Fotografer itu memang sudah mengikuti mereka sejak tadi atas perintah Bryan. Bryan meminta apa saja yang di lakukan oleh Gita harus di foto.


Akhirnya, mereka pun berfoto sembari menyaksikan sunset. Dengan arahan dari fotografer mereka banyak mengambil gambar yang indah. Seindah senyuman mereka yang tengah berbahagia.


Semoga para pembaca juga selalu berbahagia. Salam dari author. Terima kasih sudah membaca cerita dari author, maaf-maaf yang banyak dari author jika ada kesalahan dalam penulisan.


Cerita CINTA LAMA BERTEMU KEMBALI


\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_END\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_\_

__ADS_1


__ADS_2