CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 101- JENDELA KAMAR HAYKAL


__ADS_3

Terlintas dibenak aleta tentang semua kejahatan yang telah monica lakukan dan ia menyesal karena tidak menghabisi nyawa wanita itu tempo hari membuat nya menangis tak berdaya.


***


Senja pun mulai menghilang digantikan oleh malam yang hening seperti suasana yang saat ini imelda rasakan. Meskipun satu mobil dengan aleta tetapi sepatah katapun tidak keduannya ucapkan hingga imelda bertanya kemana aletta akan pergi setelah ini untuk memecah keheningan.


"Turunkan aku di depan mel".


"Ada apa? Bukannya itu masih jauh dari rumahmu".


"Aku tidak akan pulang hari ini".


"Kau mau kemana? Jangan buatku khawatir".


Aleta pun tidak menjawab ucapan sang ketua osis hingga imelda menurunkannya diujung jalan dan ia mulai meninggalkan wanita cantik itu disana sendiri.


Terlintas satu nama di pikiran aletta yaitu haykal hingga ia putuskan berjalan menuju rumah lelaki tampan itu. Sesampainya disana ia hanya berdiri di depan rumah karena tidak memiliki keberanian untuk bertamu.


Jam sudah menunjukan 22:00 WIB tetapi aleta masih tetap berdiri didepan rumah haykal tanpa beristirahat sedikit pun hingga ia melihat satu ruang yang lampunya masih menyala.


Aleta pun mulai melangkahkan kaki menuju sisi ruanganan itu dan ia berdiri di samping jendela, jujur dalam hatinya ragu untuk mengetuk jendela takut jika itu bukan kamar haykal tapi apa boleh buat ia berusaha mencoba.


Tokk..tokk..tokk


Tak sadar tangannya sudah mengetuk jendela hingga ia buru buru sembunyi. Dari dalam seseorang membuka jendela dan celangak celinguk mencari siapa yang telah mengetuknya. Sesaat ia merasa aneh karena tak mendapati orang sama sekali hingga ia mulai menutup kembali jendela itu.


"Haykal".


Merasa namanya dipanggil lelaki tampan itu membuka kembali jendela yang hampir ia tutup dan mendapati sesosok wanita cantik berada di depannya.


"Aleta, apa yang kau lakukan disitu?".


Wanita cantik itu tidak menjawab ucapan haykal tetapi ia justru meneteskan airmata yang membuat haykal merasa ada sesuatu yang tengah terjadi sehingga ia berlari ke pintu kamar dan menguncinya dari dalam agar  aletta dapat masuk lewat jendela tanpa diketahui oleh kedua orang tua haykal.


"Ayo masuklah".


Haykal pun membantu aletta masuk melewati jendela dan memasuki kamar lelaki tampan itu hingga ia juga memberikan sang mantan kekasih jaket untuk menghangatkan tubuhnya.

__ADS_1


"Apa yang terjadi".


Aletta pun mulai menceritakan semua tentang pembicaraannya dengan yongki yang membuat haykal terkejut karna ulah calon mertuanya itu. Ia juga berusaha meyakinkan aleta untuk tidak terlalu memikirkan masalahnya, perlahan haykal menggenggam tangan sang mantan kekasih agar aletta merasa lebih tenang.


"Aletta, aku sangat berterima kasih atas usahamu untuk menyelamatkan ku tapi jangan menghukum dirimu seperti ini. Itu membuatku rapuh".


"Aku hanya ingin kita bersama kal, tapi mengapa ujiannya seberat ini. Semua hilang tanpa sebab lenyap begitu saja.  Andai waktu bisa ku putar, aku lebih memilih tidak pernah datang ke kota ini".


"Kamu salah al, aku sangat bahagia bisa dipertemukan denganmu. Menjadi sandaran ternyaman yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Ale!!!!! Aku merindukanmu".


Ucapan haykal itu membuat aletta tak dapat menahan tangisannya hingga akhirnya ia meneteskan air mata untuk kesekian kali dan haykal pun memeluk sang mantan kekasih. Beberapa menit mereka larut dalam suasana rindu dimalam itu hingga ketukan pintu membuat kedua nya saling melepaskan perlukan.


Tokk...tokk..tokk..


"Haykal.. ini bunda apa kau belum tidur?" 


Kepanikan pun terjadi diwajah kedua nya hingga haykal menyuruh aletta bersembunyi dibawah tempat tidur dan lekas membuka pintu.


"Ini mau tidur bun. Ada apa?".


"Oh ya sudah, itu jendela kenapa terbuka???". Seru sang bunda yang mendapati jendela kamar haykal terbuka lebar 


Rasa bercampur aduk tengah menyelimuti hati haykal pasalnya dia takut bundanya menyadari keberadaan sang mantan kekasih tetapi bunda tidak melihatnya hingga ia bisa bernafas lega setelah sang ibu meninggalkan kamarnya.


Aleta keluar dari bawah tempat tidur setelah haykal kembali menutup pintu dan bertanya apakah bunda sudah pergi hingga mereka terduduk lemas tanda merasa lega.


Jam sudah menunjukan pukul 23:00 WIB dan haykal meminta aletta untuk bermalam di tempatnya karena hari sudah hampir larut hingga menyuruhnya tidur, tetapi belum sembat wanita cantik itu memejamkan mata ia mendengar suara ponsel berdering milik lelaki tampan itu dan tertera nama aurel disana yang membuat mata aletta melirik tajam ke arah haykal.


Namun lelaki tampan itu hanya menggelengkan kepala tanda ia tak tahu apa apa dan lekas mematikan ponsel miliknya dengan cepat tetapi aletta merebutnya dan mengangkatnya.


"Hallo!!! Ada apa?".


"Ale. Ngapain kamu disana".


"Suka suka aku dong. Lagian siapa kamu".


"Aku calon istri haykal dan Kita akan menikah besok".

__ADS_1


"Besok kan, jadi biarkan malam ini aku menemaninya tidur ya!!!. Kau juga cepat tidur agar besok tidak kelelahan dan satu hal lagi kau jangan mencemaskan pengantin pria mu dia akan bersenang senang malam ini dengan ku".


Tuut..tuut..tuut


Panggilan itu pun aletta putuskan sepihak hingga percakapannya membuat haykal tersenyum simpul dan bertanya apa yang sedang aletta lakukan.


"Aku cemburu tau".


Ucapan aletta membuat haykal kembali tersenyum dan mencium pucuk kepala sang mantan kekasih hingga mengatakan jika hari sudah malam sekarang tidurlah dan perintah itu segera aletta turuti.


"Kamu tidak tidur kal?".


"Aku mau sholat isya, tidurlah dulu nanti aku menyusul".


Aleta pun menganggukan kepala seraya merebahkan tubuhnya di atas kasur milik haikal tetapi matanya tidak bisa terpejam dan ia melihat sang mantan kekasih menunaikan ibadah sholat hingga membaca al quran dengan sangat hikmat.


Tak disangka suara merdu haykal saat melantunkan ayat ayat suci alquran membuat aleta merasa tenang sekaligus kagum hingga ia mendengarkannya sampai tertidur.


Lama haykal membaca alquran hingga tak sadar ia pun terlelap diatas sajadahnya dan mereka tertidur dikamar yang sama namun berbeda tempat.


Alarm haykal mulai berbunyi menunjukan pukul 02:00 WIB dini hari dan  membuat lelaki tampan itu terbangun. Ia segera mematikan nya takut jika aletta terbangun sembari melihat wanita cantik itu masih terlelap. 


Haykal pergi mengambil wudhu dan mulai menunaikan ibadah sholat tahajud untuk memantapkan hati atas keputusannya menikah dengan aurel dan disambung membaca alquran lagi sampai adzan subuh tiba. 


Setelah melaksanakan sholat subuh ia kembali tidur di dekat aletta dan membenarkan selimut milik wanita cantik itu hingga kedua nya terlelap di atas kasur yang sama.


Tok..tok...tok  


Bunda pun mulai mengetuk lagi pintu kamar haykal karena jam sudah menunjukan 07.00 WIB dan suara bunda mengagetkan haykal.


"Astaga haykal".


*


*


*

__ADS_1


*BERSAMBUNG..


HAY GAES JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR TERUS YA DENGAN CARA LIKE, VOTE DAN KOMEN😘😘😘


__ADS_2