CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISODE 42-Balkon sekolah


__ADS_3

Emmuuahhh...!!!!


Sontak saja perlakuan Aurel membuat Haykal terkejut dan tercengang sesaat sembari menatap Aurel dengan tajam. Mata Haykal seakan menghardik Aurel namun wanita manis yang licik itu hanya tersenyum memandang kearah Haykal.


Dirinya sangat puas mengerjai Aleta yang dari tadi memasang wajah cemburu kearah mereka.


Sekali dayung dua pulau terlampaui,aku sudah menunjukkan posisimu saat ini apa sekarang yang ingin kau lakukan.


Batin Aurel dalam hati sembari tersenyum licik kearah Aleta.


Kini Aleta pun mengerti apa maksud dari dibisikan Aurel tadi dan dirinya tidak mau mengalah dari wanita ular itu.


Kaki aleta melangkah ke depan menghampiri kerumunan yang sedang merayakan ulang tahun haykal,aleta berdiri diantara Haykal dan Aurel diiringi tatapan aneh dari semua orang.


"Minggir”. Seru aleta menggeser tubuh Aurel yang berada disebelah Haykal


"Aku sangat terkejut dengan sikap mu hari ini, ku akui kau pandai bersandiwara".


"Sandiwara apa maksud mu, bukannya pantas jika seorang pacar memberikan suprise kepada kekasihnya dihari ulang tahunnya”. Seru Aurel datar


"Kekasih katamu, itu hanya omong kosong darimu dan Haykal bukanlah kekasihmu".


"Ale cukup jangan bertengkar oke”. Seru Haykal lembut menenangkan aleta dengan menggenggam tangannya yang membuat Aurel marah dan ingin menampar Aleta namun Cika datang untuk menyelamatkan sandiwaranya.


"Ale pantaskah kau berdiri disana, kau sama saja menunjukkan posisi mu menjadi seorang pelakor”. Hardik Cika tiba-tiba diiringi seruan dari semua orang menyalahkan dan memojokkan Aleta.


"Iya dasar pelakor"


"Ihh najis banget sih"


"Gak menyangka gue ternyata tuduhan terhadap aleta selama ini benar"


Gunjingan demi gunjingan terus saja terlontar dari mulut mereka untuk memojokkan Aleta dan ketika Haykal ingin buka suara Aurel menghentikannya.


"Ku harap kau tidak lupa dengan janjimu padaku Haykal”. Seru Aurel tiba-tiba yang membuat Haykal menghentikan tindakannya namun Lendra dengan cepat menarik tangan Aleta dari kerumunan yang menyalahkan dia, Lendra membawanya ke balkon sekolah dan wanita itu menangis disana.


"Melihatmu seperti ini aku yakin jika kau menyukai Haykal”. Seru Lendra yang berada di samping Aleta berdiri


"Aku sedang tidak ingin membahasnya,tolong".jawab Aleta sembari mengusap air matanya


"Kau selalu bilang jika nasib mu tidak sama denganku tetapi nyatanya kau dan aku memiliki posisi yang sama”. Seru yongki tiba-tiba sembari berjalan menghampiri mereka


"Apa maksudmu”. Seru Lendra menahan yongki yang mendekati Aleta


"Minggir aku sedang berbicara pada Aleta”. Maki yongki sembari menepis tangan Lendra


Lendra berusaha menahan yongki namun kakak kelas itu mendorong Lendra hingga terjatuh dan akhirnya membuat Aleta membalikkan badan saat mendengar rintihan dari Lendra.

__ADS_1


"cukup. apa yang kau mau?”. Seru Aleta sembari membantu Lendra berdiri


"Jangan merasa sombong kamu, dirimu juga wanita murahan yang berusaha menggoda kekasih orang”. Seru yongki lantang dan diiringi tawa licik yang membuat Aleta merasa geram ingin segera menampar kakak kelas tersebut namun dihentikan olehnya.


"Kau ingin menamparku”. Seru yongki menahan tangan Ale diudara dan mencengkeramnya kuat-kuat hingga wanita cantik itu meringis kesakitan


"Lepaskan dia”. Teriak Lendra sembari memukul perut yongki yang mengakibatkan dia terpental mundur ke belakang diiringi tubuh aleta yang ikut terpental hingga hampir jatuh dari atas gedung sekolah namun ia masih berpegangan


"Aleta”. Teriak Lendra dan segera menghampiri wanita cantik itu untuk menyelamatkannya namun yongki menahan tubuh Lendra.


Kini yongki dan Lendra terlibat pertengkaran yang cukup sengit diantara keduanya, Lendra berusaha menyelamatkan wanita incarannya itu namun yongki tidak membiarkan Lendra menyelamatkannya hingga Aleta menjerit histeris dari atas gedung meminta pertolongan.


Di bawah sana semua orang yang mengetahui aleta tergantung disisi gedung itu pun menjerit tak karuan hingga kehebohan terjadi membuat semua siswa berkumpul disana menyaksikannya.


Haykal yang mendengar kejadian itu langsung berlari ke atas balkon untuk menyelamatkan Aleta namun Aurel menghentikannya dengan refleks Haykal mendorong Aurel karna menghawatirkan Aleta.


Haykal mendapati Lendra dan yongki bertengkar disana namun dirinya tidak melerai dia memilih menyelamatkan Aleta terlebih dahulu namun Cika menghentikan Haykal dengan memukulnya dari belakang.


Tubuh Haykal pun terjatuh ke lantai balkon yang membuat Cika lebih dulu mendekati Ale dan menginjak tangannya yang sedang berpegangan.


"Awwwwww ..Saaakkiiiittt”. Teriak Aleta


Kebenciannya yang menggebu-gebu membuatnya tidak memiliki hati nurani terhadap Aleta justru dia ingin hari ini wanita cantik itu tewas terjatuh dari atas gedung.


Aleta pun yang merasa tidak kuat lagi menahan tangannya terus berteriak memanggil nama Haykal hingga Cika semakin menekankan kakinya dan akhirnya membuat aleta menjerit  dengan tak sengaja melepaskan pegangannya karna kesakitan.


Tiba diatas balkon aleta langsung memeluk tubuh Haykal karena sangat ketakutan hingga ia menangis dipilukannya.


Cika pun merasa terkejut melihat Aleta yang selamat dirinya ingin menghampiri mereka berdua namun ditahan oleh tiga sahabat Aleta yang membuatnya tidak bisa bergerak karna tangannya dipegang oleh mereka.


Disusul Aurel yang baru saja tiba diatas balkon segera menghampiri Aleta dan Haykal, sebenarnya matanya sakit melihat keduanya berpelukan namun dirinya masih dengan sandiwaranya.


"Aleta apa kau baik-baik saja”. Seru Aurel menyentuh tangan Aleta namun ditepis oleh Haykal


"Pergilah, urus saja sepupumu itu”. Maki Haykal


"kenapa sih kal aku juga menghawatirkan Ale".


"Tidak usah bersandiwara dihadapkanku, aku tidak akan tertipu dengan mu dan satu lagi diantara kita sudah tidak memiliki hubungan apa pun kau bukanlah kekasihku”. Maki Haykal


"Apa maksudmu?” tanya Aurel sembari menahan amarahnya


"Aku sudah tidak peduli lagi dengan  perjanjian kita, kau sendiri yang menghianatinya aku tahu ini adalah bagian dari rencana licikmu”. Hardik Haykal


Aurel yang tidak terima dituduh seperti itu pun lekas menjambak rambut panjang Aleta dengan sekuat tenaga, sontak saja membuat semua orang terkejut termasuk Haykal segera lah lelaki tampan itu melepaskan tangan Aurel dan menjauhkannya dari aleta.


Lendra dan bara pun berlari menghampiri mereka sembari menahan tubuh Aurel yang ingin menyerang Aleta lagi.

__ADS_1


"Bawa Aleta pergi dari sini kal, biar wanita ini kita yang urus”. Seru bara


Haykal pun lekas membawa Aleta pergi dari balkon tetapi tiba-tiba tubuh wanita cantik itu lemas dan tidak sadarkan diri, segeralah Haykal mengendongnya dan menuruni tangga untuk membawanya ke UKS disambut petugas yang berada didalam UKS.


Imelda melaporkan kejadian itu kepada kepala sekolah dan para guru, segera lah para guru berlari ke atas balkon dan menyuruh mereka semua ikut keruang BK hingga mereka semua menuruti perintah kepala sekolah.


Semua siswa pun kembali ditertibkan kecuali mereka yang tadi berada diatas balkon digiring menuju ruang BK, berbagai pertanyaan pun dilontarkan oleh kepala sekolah namun mereka saling menyalahkan satu sama lain hingga kehebohan pun terjadi.


"Sttoooppp".


 


 


 


*


 


 


*


 


 


 


*


 


 


*


 


 


*BERSAMBUNG


 


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA LIKE DAN TINGGALKAN KOMENTER😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2