
Dirinya merasa sangat bersalah karna tidak dapat menjaga aleta dengan baik hingga ia mengatakan maaf untuk ke sekian kali kepada aleta namun wanita cantik itu justru membalasnya dengan senyuman dan mengatakan jika ini bukan salahnya hingga ia tidak perlu meminta maaf kepadanya.
Mendengar ucapan aleta mampu membuat luluh seisi jiwa Haykal dan ia mencium pelipis mata kekasinya yang membiru dan mengatakan jika semua akan baik-baik saja.
"Aku berjanji pada diriku sendiri untuk menjagamu dan tidak ku biarkan seseorang menyakitimu”. Seru Haykal sembari mencium pelipis mata aleta yang lebam.
"Obat dari segala lukaku adalah kau berada disisiku, dan aku percaya kamu orang yang tepat untuk mendapatkan cintaku" seru aleta sembari membalas ciuman Haykal tepat di bibirnya.
Sesaat Haykal merasa terkejut dengan aksi kekasihnya itu namun ia merasa jantungnya berdebar saat wanita cantik itu menyentuh bibirnya.
"Kau nakal sekali ya”. Seru Haykal sembari mencubit pipi putih aleta
Namun aleta tidak memedulikan ucapan Haykal dirinya memilih untuk bermanja dipelukan sang kekasih dan mengatakan jika ia lelah meminta izin padanya untuk istirahat sebentar di dekapan lelaki tampan itu.
Haykal pun menganggukkan kepala tanda ia setuju dan membiarkan wanita cantik itu tidur sembari memeluknya, jari jemari Haykal tidak berhenti membelai rambut panjang aleta hingga ketukan pintu menyadarkan ia dari lamunannya.
"Siapa?”. Serunya lirih karna takut aleta terbangun
Ceklek..
Pintu pun terbuka dan ternyata Reno yang tadi mengetuknya, pria itu sedikit terkejut melihat aleta berada disana namun Haykal mengajaknya untuk berbicara diluar ruangan agar tidak mengganggu tidur kekasihnya.
Segeralah Reno menganggukkan kelapa tanda ia mengerti dan berlalu pergi menunggu Haykal diluar sedangkan Haykal dengan hati-hati melepaskan pelukan kekasihnya dan menaruh kepala aleta dibantal.
Setelahnya ia berlalu pergi meninggalkan ruangan itu untuk mencari ke mana Reno menunggunya.
"Ada apa mas Reno?".
"Begini kal besok NY.MODE berkunjung ke kota kita dan bagaimana jika kita menemuinya untuk menanyakan berkas ini?".
"Apa kau yakin jika beliau mau mendengarkan ucapan bocah sepertiku ini".
"Haykal aku yakin dengan kemampuanmu lagi pula kau ini kan pintar, beliau pasti mau mendengarkanmu ini kesempatan emas untuk menyelamatkan perkebunan milik keluargamu".
Sedikit ragu namun Haykal tidak mau melewatkan kesempatan ini dirinya menganggukkan kelapa tanda ia setuju dan menyuruh mas Reno untuk mengatur pertemuannya dengan NY.MODE tersebut.
"Baiklah aku akan mengaturnya".
"Hemm".
"Oh iya kal, mengapa aleta ada disini?".
Haykal pun menceritakan semua kejadian yang menimpa dirinya dan juga kekasihnya hingga membuat Reno terkejut karna yongki berusaha membalas dendam pada aleta.
"Apa yongki sudah gila".
__ADS_1
"Entahlah tetapi aku harus terus memantaunya, aku takut jika ia menyakiti aleta lagi".
Reno pun menepuk bahu Haykal tanda ia mendukungnya dan dalam benak Reno tersirat rasa kagum pada seseorang yang ia anggap sebagai adik kandungnya itu hingga ia mengatakan jika lelaki tampan itu harus terus menjaga dan membahagiakan kekasihnya.
Disisi lain aleta yang baru saja membuka mata merasa terkejut karna tidak mendapati kekasihnya berada disana dan ia beranjak dari tidurnya sembari melangkah keluar mencarinya.
Lorong demi lorong ia lewati namun tak kunjung menemukan lelaki tampan itu dirinya terhenti didekat jendela kaca di tengah lorong melihat luasnya perkebunan dari atas gedung membuatnya terpesona akan keindahan dan kemegahan perkebunan ini.
Lagi-lagi ia dibuat kagum oleh pemandangan indah itu hingga dirinya tersenyum simpul sembari mendekati jendela kaca itu
Dari kejauhan seseorang datang menghampiri dirinya dan menyapa dengan nada menghina.
"Apa yang sedang nona lakukan disini?".
"Tidak ada tadi aku mencari Haykal tetapi tidak menemukannya, apakah paman mengetahui dimana Haykal berada?".
"Aku tidak mengetahui siapa dirimu nona tetapi aku yakin keberadaanmu saat pasti akan membuat pengaruh buruk untuk tuan muda".
"Mengapa paman mencurigaiku seperti ini, apa salahku?".
"Nona wajahmu memang sangat cantik dan terlihat lemah lembut namun paman bisa menebak jika isi kepalamu hanyalah harta, jadi paman menyimpulkan jika dirimu mendekati tuan muda hanya untuk mendapat kekayaannya".
Mendengar ucapan paman andi membuat aleta sangat marah dan refleks menampar pipi lelaki itu namun paman andi menahan tangan aleta diudara.
"Tidak ku sangka tanganmu selembut ini nona”. Seru lelaki itu sembari menggenggam lembut tangan aleta namun wanita cantik itu merasa jijik dipegang olehnya dan segera menarik tangannya.
"Pelankan suaramu, dan bersikaplah tunduk".
"Apa??? Aku tunduk pada lelaki hidung belang sepertimu itu tidak akan pernah, jangankan untuk tunduk menghormatimu saja aku tidak sudi".
Mata aleta seketika memerah tanda ia geram pada lelaki paruh baya itu, dirinya melangkah meninggalkan tempat itu dengan tergesa gesa karna merasa takut namun tak sengaja ia menabrak seseorang dilorong.
BRUUUKKKkkkkkkk
"Aduuuhhhhhh".
"Sayang,".
Aleta pun menoleh ke sumber suara itu dan ternyata dirinya menabrak Haykal ,menyadari jika itu kekasihnya ia segera memeluk lelaki tampan itu dengan sangat kuat hingga Haykal bertanya ada apa dengan dirinya.
"Aku sangat takut, aku baru saja bertemu dengan raja iblis disana"
"Jangan bercanda sayang, mana mungkin disini ada raja iblis apa kau mengigau".
Pernyataan aleta yang sangat aneh itu membuat Haykal mengaruk kepalanya tanda ia tidak mengerti dan dirinya membawa aleta masuk ke dalam ruang pribadinya.
__ADS_1
Disisi lain paman andi merasa gemas dengan tingkah aleta yang sangat lucu ketika ia marah.
"Marah aja cantik apa lagi tersenyum”. Seru paman andi membayangkan sentuhan lembut tangan aleta
perasaan itu tiba-tiba saja muncul ketika pertama kali melihat aleta datang ke perkebunan dan tersirat niat jahat dari dalam hatinya untuk memiliki wanita cantik itu meskipun harus merebutnya dari tuan muda Haykal.
Pesona kecantikannya membuat paman andi merasa terusik pasalnya ia tidak pernah merasa jatuh hati berlebih pada seorang wanita sebelumnya walaupun kini usianya sudah tidak muda lagi namun gairahnya masih berjiwa muda.
Kriiinggg...kriiinggg...kriiinggg
Ponsel milik paman andi pun berdering tanda panggilan masuk dan tertera dilayar ponsel jika itu dari Monika dengan perasaan malas ia menjawabnya.
"Hallo, ada apa?".
"Sayang mengapa kau ketus padaku apa kau tidak merindukanku ha?".
"Urus saja suamimu yang sedang sakit sakitan itu, aku lagi sibuk".
"Aku bosan disini, aku ingin bertemu denganmu".
"Katakan saja apa mau mu, dan berapa uang yang kau inginkan".
Andi merasa sudah paham dengan gelagat dari Monika jika ia datang merayunya maka ujung-ujungnya pun dia mengincar uang miliknya namun karna Monika telah memegang kartu AS nya dengan terpaksa ia menurut perintah dari wanita paruh baya itu.
Mereka menjalin hubungan gelap sudah cukup lama hingga melahirkan gadis manis yang bernama Aurel, Monika menghianati suaminya sudah sejauh ini namun tidak ada yang mengetahui hubungan keduanya.
Semua kebutuhan Aurel pun telah dicukupi oleh andi meskipun tidak secara langsung namun ia selalu mengirim uang untuk putrinya tersebut.
Beruntung suami Monika tidak mengetahuinya sehingga dirinya tidak membenci Aurel, pak bowo tahu jika istrinya itu memiliki sikap temperamen namun dirinya tidak mengetahui jika istrinya itu suka bermain dengan para lelaki kaya diluar sana.
*
*
*
*
*BERSMBUNG...
__ADS_1
HALO GAIS GIMANA NIH PERASAAN KALIAN SETELAH MEMBACA NOVEL AUTHOR EPISODE HARI INI??? TULIS DIKOLOM KOMENTAR YA😍😍😍