CINTA UNTUK HAYKAL

CINTA UNTUK HAYKAL
EPISPDE 92-DRAMA MONIKA


__ADS_3

Jam demi jam pun telah berlalu hingga sang surya menunjukkan teriknya di tengah-tengah langit menandakan hari pun berganti siang dan mereka semua telah sampai disekolah.


Para orang tua pun datang untuk menyambut kepulangan anak-anaknya dan dengan antusias mereka memeluk sang anak seperti sudah beberapa minggu menahan rindu. Disisi lain Monika sengaja datang untuk menemui sang anak dengan ekspresi menangis tersedu sedu bak mendapat kabar buruk. Drama yang Monika ciptakan itu menyita banyak perhatian, salah satunya Haykal dan aleta yang baru saja turun dari mobil pak Virgo.


beberapa sahabat Haykal pun mulai mengeluarkan suara dengan sedikit menyindir drama yang dibuat oleh Monika itu hingga mengatakan jika keluarga Aurel sangat lebay.


"Iya, gak anaknya gak ibunya sama aja". Sahut yang lain


"Bikin sensasi mulu".


"Heh diam!!! Kalian semua itu tidak tahu apa-apa”. Bentak Monika tiba-tiba


Dari kejauhan nampak pak wira dan bunda datang menghampiri Haykal berdiri. Seperti biasanya lelaki tampan itu langsung menyambut kedua orang tuanya dengan mencium punggung tangannya namun kali ini berbeda justru sang ayah menepis tangan Haykal dengan kasar sedangkan bunda hanya bisa menangis.


Tanpa basa basi pak wira pun menampar pipi Haykal dengan sangat keras hingga membuat semua yang berada disana pun menoleh ke sumber suara itu. Aleta yang berada di samping Haykal pun ikut terkejut karna dirinya tidak mengetahui apa yang terjadi hingga tiba-tiba pak wira menampar anak semata wayangnya.


Haykal hampir terjatuh karna tamparan keras itu namun ada aleta yang menahan tubuhnya. Jujur dalam hati lelaki tampan itu ia juga tidak mengerti tentang semua yang tengah terjadi hingga ujung bibirnya pun mulai mengeluarkan darah.


"Anak kurang ajar, apa yang telah kau lakukan itu sangat mempermalukan keluarga”. Bentak pak wira


"Tunggu. Aku tidak mengerti dengan apa yang ayah katakan”. Seru Haykal mencoba membela diri


Dengan mata memerah pak wira kembali menampar sang anak diiringi suara tangisan dari bunda yang tidak tega melihat anak semata wayangnya terluka hingga mengatakan jika Haykal telah menghamili Aurel, kabar itu sangat mengejutkan semua pihak terutama para guru. Keheningan sempat terjadi karna mereka semua merasa shok dan tak percaya jika wakil ketua osis itu mampu melakukan hal hina seperti itu tetapi nasi sudah menjadi bubur apa yang aleta takutkan selama ini telah terjadi. Dari awal Haykal memang salah ia tak pernah menceritakan hal ini pada siapa pun kecuali 3 orang yang telah ia percaya hingga kedua dari tiga orang yang tahu berusaha membela lelaki tampan itu ditengah-tengah kericuhan. Disisi lain yongki tiba-tiba datang dan memperkuat bukti jika Haykal adalah ayah kandung dari bayi yang dikandung Aurel itu.


"Apa maksudmu?” bentak Haykal yang mulai emosi


"Sekarang sudah jelas kal!!!!! semua orang juga melihat. Akhir-akhir ini sikap mu berbeda pada Aurel. Kau selalu ada disamping-Nya bahkan di perkemahan pun kau sangat perhatian padanya melebihi yang lain”. Seru yongki


"Iya benar, kita lihat sendiri dari caramu memperlakukan Aurel itu sangat berbeda”. Sahut yang lain

__ADS_1


"Kecurigaan kita selama ini sudah terungkap”. Imbuh yang lain


"Astaga kal!!! kita gak menyangka Orang yang selama ini menjadi idola disekolah ternyata melakukan hal hina seperti itu".


"Apa-apaan kalian ini ha? Bukti yang yongki tunjukan itu palsu. Dia mencoba membalikkan fakta, Kalian semua jangan mudah terhasut dengan omongannya”. Bentak Imelda yang mulai emosi dengan gunjingan siswa yang lain


"Hanya karna kau berhubungan baik dengannya sekarang kau mati-matian membela dia. Tolong mel bersikaplah seperti saat kau menjadi ketua osis ,bukan seorang sahabat”. Sahut cika


Kini semua orang menjadi menyalahkan Imelda karna dia  terus membela Haykal sedangkan aleta hanya bisa menangis sembari menggenggam tangan kekasihnya untuk sedikit menguatkan dia. Monika yang tadinya diam pun kini berjalan kearah Haykal dan mulai membuat keributan hingga mencaci maki lelaki tampan itu.


Sebagai seorang ibu ia tidak terima jika putrinya dicampakkan seperti itu oleh orang lain dan ia meminta Haykal untuk bertanggung jawab atas kehamilan Aurel hingga wanita licik itu bersimpuh dikaki bunda Karin.


"Mbak Karin saya mohon kerendahan hati mbak, mbak juga seorang ibu pasti mbak tahu apa yang saat ini saya rasakan. Kasihan Aurel mbak, Haykal telah membuangnya setelah dia puas dan sekarang kita lihat sendiri dia bersama aleta”.


"Tante, tolong jaga ucapan tante. Aku tidak pernah menyentuh anak tante bahkan menidurinya. Justru saya jijik dengan wanita licik seperti keluarga tante”. Bentak Haykal dengan mata memerah tanda ia sangat marah dan ucapan Haykal barusan sangat menyakiti hati Aurel hingga bunda menampar anak semata wayangnya sendiri karna ucapannya.


Plaakkkkkk


"Bunda....!!!!".seru Haykal lirih sembari memegangi pipinya dengan menitikkan air mata pasalnya baru pertama kali ia melihat sang bunda sangat marah padanya.


Bunda pun menatap Haykal dengan tajam dan mengatakan jika bukan soal percaya atau tidak percaya tetapi bukti apa yang ia punya untuk menyangkal kenyataan ini hingga pak wira menyerat Haykal masuk kedalah mobilnya dan mengatakan jika Haykal akan segera menikahi Aurel.


Genggaman aleta masih terus menempel pada tangan sang kekasih hingga ia terkejut saat pak wira menarik tangan Haykal dari genggamannya secara paksa. Tangisan aleta semakin pecah melihat mobil pak wira melaju di hadapannya tanpa bisa ia menghentikan. pak Virgo terus menguatkan aleta dengan mengusap punggungnya dan diiringi semua orang membubarkan diri.


"Ale sudah ya, bapak antar pulang. Kamu jangan sedih lagi. Air matamu tidak pantas untuk lelaki seperti itu”. Bujuk pak Virgo melembut


Mata aleta tiba-tiba memerah sembari memandang kearah Monika dan ia melangkah mendekati wanita licik itu berdiri hingga menjambak rambutnya.


"Puas kau!!!!! Sebenarnya rencana apa yang telah kau buat”. Bentak aleta

__ADS_1


"Lepaskan, apa kau tidak punya sopan santun ha?.


"Sopan santu seperti apa yang kau minta??? harusnya aku membunuhmu tempo hari tapi aku salah membiarkan mu hidup. Kau justru menambah masalah".


"Apakah ini didikan orang tuamu ha? Lepaskan aku. Cepat".


"Jangan pernah membawa nama kedua orang tua ku disini. Didikan mereka jauh lebih baik darimu. Aku tidak pernah suka denganmu apalagi keluargamu".


"Diam Al!!!, cukup!!!! sudah cukup. jangan kau hina ibuku lagi”. Bentak Aurel


"Ibumu???? Oh aku lupa, wanita licik ini ibumu ya. Kamu akan sangat menyesal mengatakan jika dia adalah ibumu, kau tidak pernah tahu kebenaran yang telah bertahun tahun wanita ini sembunyikan darimu, tapi terserah aku tidak peduli. Yang terpenting sekarang adalah akan ku bawa bukti kuat untuk membebaskan Haykal dari jebakan kalian dan aku sendiri yang akan menyeret ibumu ke dalam penjara".


“Apa kau mencoba mengancamku???”


“Tidak!!!!! Ini adalah suatu keharusan. Jadi bersiaplah kau akan membusuk dipenjara”.


"Hahahahahahaha. Aleta!!!!! Ucapanmu itu membuat ku sangat takut. Bagaimana kalau nanti aku mati atau jangan-jangan kau yang duluan mati hahahahahahaha”.


“Dasar wanita gila!!!!”.


“Carilah bukti sebanyak yang kau bisa, aku akan menunggumu dan ku pastikan Haykal akan tetap menikahi Aurel".


Melihat aleta terdiam sembari mengepalkan tangannya membuat pak Virgo menarik aleta dari sana dan memasukkan ke dalam mobil pribadinya hingga mengantar wanita cantik itu pulang. Dalam hati pak Virgo ia juga merasakan sedih melihat aleta menangis tetapi disisi lain ia juga merasa senang karna hubungan sepasang kekasih itu sudah diujung tanduk.


Mata yang sudah lelah menangis itu perlahan terasa berat untuk terbuka dan pada akhirnya ia terjatuh pingsan di pangkuan pak Virgo hingga membuat lelaki itu menjadi panik.


*


*

__ADS_1


*


**BERSAMBUNG


__ADS_2