
Byyyuuuuuurrrrrrrrr...
"Auuurrreeeell".teriak cika dan dua sahabatnya.
Mereka semua pun terkejut karena aurel lah yang terjatuh bukannya aleta,mereka menjadi panik karena melihat aurel yang tidak bisa berenang itu terus menjerit dan meminta tolong,aleta yang tidak tega melihat kondisi aurel pun lekas menyeburkan diri kelaut untuk segera menolong aurel, namun wanita temperamen itu menolak bantuan aleta,dirinya terus memberontak ketika tangan ale memegang tubuhnya.
"Lepaskan aku,aku tak sudi berhutang budi padamu".hardik aurel dengan nafas tersenggal sengal
"Diamlah,kau ingin selamat tidak".
"Lebih baik aku mati dari pada harus berhutang budi padamu".
Aleta yang sudah merasa kesal melepas tangan nya dari tubuh aurel,setelah itu dia yang tidak bisa berenang mendadak tubuhnya merasa lemas karna tidak bisa bernafas didalam air dengan cepat ale menyambar tubuh aurel kembali yang nyaris tengelam.
Kehebohan itu menyita seluruh perhatian orang yang sedang berlibur disana,nampak dari kejauhan haykal berlari menuju kerumunan itu,ketika ia melihat aurel nyaris tengelam ia lengsung menyeburkan diri dan lekas meraih tubuh aurel dari tangan aleta,dirinya nampak panik ketika aurel lemas tak berdaya,karena ia tau jika aurel tidak bisa berenang.haykal pun berhasil membawa aurel ketepi dan ia segera memberi pertolongan pertama untuk menyelamatkan aurel,tak lama wanita manis itu terbatuk batuk dan mulai sadar ia juga bertanya mengapa aurel bisa terjatuh,
"Apa yang terjadi?".tanya haykal
"aleta mendorongnya".jawab gugup cika
"Mana mungkin aleta yang melakukannya sedangkan ia juga menyelamatkan aurel tadi".bela haykal sembari menatap cika
"Kita saksinya,lagian kamu tidak berada disinikan tadi".sahut kedua teman aurel tiba tiba sembari menutupi kenyataan yang sebenarnya
Haykal pun terdiam dirinya masih tidak percaya jika aleta yang melakukannya pasalnya aleta bukanlah orang yang jahat seperti yang dikatakan mereka namun dirinya juga tidak bisa menyangkal karena tidak melihat langsung kejadian tersebut.
Aleta yang baru saja tiba ditepi itu disambut tatapan sinis dari orang orang sekitar,dirinya meresa sangat tidak nyaman ditatap seperti itu hingga seseorang buka suara,
"Eloh jahat banget sih al,tega sekali menjatuhkan aurel kelaut".
"iya,pasti dia sengaja karena aurel pernah menamparnya jadi dia ingin membalas dendam".
"Dasar pembunuh".
"Eh apa sih maksut kalian aku tidak mengerti".seru aleta
"Kami semua sudah tahu kalau kamu itu jahat".hardik semua orang pada aleta.
Tubuh aurel yang sangat dingin itu membuat kekasihnya merasa tak tega denganya,ia segera mengangkat tubuh aurel dan membawanya ke tempat yang jauh lebih aman dari sana,aleta pun lekas membantu haykal mengangkat tubuh aurel namun wanita manis itu menepis tangan aleta,
"Lepaskan,aku tidak ingin melihat mu aku takut kepadamu kau sangat jahat".seru aurel pura pura menagis dihadapan haykal
__ADS_1
"Aku sungguh tidak mengerti apa yang kau ucapkan ini".seru aleta
"Aku tau kau tidak menyukai aurel karena dikasar padamu,tetapi mengapa kau melakukan hal seburuk ini,jika aurel kehilangan nyawanya bagaimana??aku sangat kecewa padamu".seru haykal dengan nada sedikit meninggi dan lekas meninggalkan aleta yang basah kuyup itu.
semua orang yang berada disana pun meninggalkan aleta sembari mencibirnya,dia hanya bisa terdiam dipinggir pantai meratapi fitnah yang mereka semua lontarkan,dirinya tidak mengerti mengapa semua orang memfitnahnya hingga tak terasa air mata pun membasahi pipi putih aleta.
Dari kejauhan nampak 3 sahabatnya itu berlari menuju aleta berdiri,ia menanyakan apa yang terjadi padanya dan mereka sangat terkejut mendengar cerita dari aleta tentang aksi nekat aurel yang membahayakan nyawanya sendiri,bahkan fitnah dan ucapan haykal membuat 3 sahabatnya itu pun merasa iba kepada gadis cantik yang sedang menangis itu, hatinya pilu bukan karna perbuatan aurel tetapu fitnah dan ucapan haykal seakan menusuk hatinya.
"Sudah al jangan kau menangis lagi kita percaya padamu,kau tidak mungkin melakukannya".seru diandra
"iya al,kamu tidak usah mendengar fitnah dari mulut mereka aku yakin mereka mengatakan itu hanya karena tidak melihatnya langsung".imbuh bunga
"Cika,nindi dan fany pasti sudah menghasut mereka semua".ucap tasya
"Apa salahku,mengapa aku selalu yang disalahkan huuhhuuuhhuuu".seru aleta dengan nafas tersenggal karena menangis
"Mengapa semua membenciku".lanjut aleta diiringi pelukan para sahabatnya menengkan aleta yang sedang menangis pilu.
Disisi lain haykal membawa aurel kedalam bus,ia menurunkan aurel dikursi dan memberinya selimut untuk menghangatkan tubuhnya ketika ia mebungkuk benda dalam saku haykal jatuh diatas selimut dan aurel yang merasa mengenali benda itu pun segera membetulkan duduknya dan mengambil barang itu,
"Gelangku".seru aurel girang
"Apa maksut mu?".seru haykal tidak mengerti
"Kamu salah ini punyaku,aku membelinya tadi".seru haykal sembari merebut gelang dari tangan aurel
"Tidak ini milik ku aku sangat yankin,karena ini pemberian almarhum nenek ku".hardik aurel sembari merebutnya kembali
"Bagaimana kau bisa seyakin ini?".tanya haykal penasaran
"Karna aku selalu menyimpannya,aku sangat menyayangi gelang ini,kalau tidak salah aku menjatuhkan benda ini dibelakan sekolah,ia dibelakang sekolah".seru aurel polos
"Belakang sekolah didepan gudang?".tanya haykal yang berhasil menjebak aurel
Aurel pun tidak mengerti maksut haykal ia menoleh kearah haykal yang sudah menatapnya dengan tajam seperti seekor singa yang sedang mengintai mangsanya,ia menghela nafas dan menyadari kejadian tempo hari terhadap aleta,mata aurel membulat sempurna ia gelagapan harus menjawab apa kepada haykal dan ternyata dialah yang menyamatkan aleta.
"Katakan kepadaku yang sebenarnya".hardik haykal
"Apa maksut mu aku tidak megerti".seru aurel panik
"Apa kau yang menyekap aleta digudang tempo hari?".tanya haykal serius namun aurel terdiam tidak berani mengaku,
__ADS_1
"JAWAB!!!!".hardik haykal dengan nada tinggi yang membuat aurel ketakutan
"Tiiidaaakk,bukan aku!!!".jawabnya gugup sembari menatap mata haykal yang sudah nampak emosi
"Kau masih tidak mau mengaku?,lalu bagaimana gelang itu bisa jatuh didepan gudang tepat dimana aleta disekap".seru haykal dengan nada lebih meninggi
"Aaaakku bisa jelasin".seru aurel memohon sembari memegang tangan haykal namun ia menepis tangan aurel dengan kasar.
"Aku telah salah selalu membelamu,dan kau tidak pernah paham akan kesalahanmu".hardik haykal menyesal
"Mengapa kau marah padaku,ini semua salah wanita itu".seru aurel tidak terima disalahkan
"Dan aku sangat yakin aleta tidak mendorongmu kelaut tadi aku sangat menyesal telah marah padanya,kamu lah yang ingin mencelakainya".seru hayal dengan mata memerah disambut tatapan aurel yang tajam karena haykal terus saja membela wanita
"Ini semua salahmu,aku sakit hati padamu karna kau selalu saja membelanya".
Keributan didalam bus pun membuat imelda,cika dan 2 sahabat aurel masuk kedalam bus itu namun mereka sangat terkejut melihat sepasang kekasih itu sedang bertengkar.
"Apa yang kalian lakukan?".seru imelda
Namun mata haykal mengarah pada cika dan 2 sahabat aurel.
"kini aku tau siapa dirimu dan aku juga kecewa pada kalian bertiga".seru haykal beranjak pergi meninggalkan tempat itu.
Aurel pun terduduk dan menangis sejadi jadinya,hatinya sakit melihat haykal pergi meninggalkannya. kebencian terhadap aleta pun kini bertambah besar seperti gunung yang menjulang tinggi ia juga berjanji pada dirinya untuk membalas dendam pada wanita murahan itu.
*
*
*
*
*BERSAMBUNG..
Jangan lupa dunkung AUTHOR dengan cara,
Vote
Like
__ADS_1
Komen